Bandar Betting Sbobet – Chelsea kembali menelan kekalahan di lanjutan Premier League 2025/ 2026. Bertamu ke AMEX Stadium, The Blues tumbang dengan skor telak 3- 0 di laga ini.
Brighton unggul berkat berhasil Ferdi Kadioglu di dini babak awal. Sedangkan di babak kedua, Jcak Hinshelwood serta Danny Welbeck memenuhi penderitaan The Blues.
Bonus 3 poin ini membuat Brighton menggusur posisi Chelsea di peringkat keenam dengan raihan 50 poin. Sedangkan kekalahan ini membuat regu London Barat itu melorot ke peringkat ketujuh dengan raihan 58 poin.
Bermain di depan pendukung mereka sendiri, Brighton memulai laga dengan baik. The Seagulls langsung mendominasi kemampuan bola serta menyerbu pertahanan Chelsea.
Laga baru berjalan 3 menit, tuan rumah sukses membuka keunggulan. Menggunakan skema sepak pojok, Ferdi Kadioglu membebaskan tembakan mendatar yang pernah menimpa barisan pertahanan Chelsea saat sebelum masuk ke gawang Robert Sanchez. Skor berganti jadi 1- 0 buat keunggulan tuan rumah.
Berhasil tersebut membuat tuan rumah terus menjadi yakin diri dalam melanda. Di menit ke- 15, Brighton hampir menggandakan keunggulan lewat sundulan Van Hecke tetapi bola sukses ditepis oleh Sanchez.
Chelsea sendiri kesusahan buat meningkatkan game. Mereka betul- betul terbuat tidak berdaya oleh kubu tuan rumah di laga ini.
Sampai babak awal berakhir, Brighton masih mendominasi jalannya pertandingan serta skor bertahan 1- 0 sampai turun minum.
Merambah babak kedua, Chelsea membuat satu pergantian pemain dengan memasukkan Alejandro Garnacho selaku pengganti Wesley Fofana. Chelsea berupaya menaikkan keseriusan game mereka. Tetapi Brighton meladeni game terbuka dari regu tamu.
Hasilnya baru 11 menit babak kedua berjalan, tuan rumah sukses membobol gawang Chelsea lagi. Kali ini lewat serbuan balik, Jack Hinshelwood menuntaskan umpan pendek Rutter jadi berhasil. The Seagulls unggul 2- 0 atas regu tamu.
Terletak dalam posisi defisit 2 berhasil, Liam Rosenior membuat beberapa pergantian. Marc Guiu serta Dario Essugo masuk mengambil alih Liam Delap serta Romeo Lavia.
Brighton terus menjadi kasar dalam melanda pertahanan Chelsea. Kaoru Mitoma serta Kadioglu pernah membebaskan tembakan terukur ke gawang Chelsea yang sukses dihentikan oleh Sanchez.
Merambah menit- menit akhir laga, Chelsea baru mulai panas. Alejandro Garnacho serta Marc Guiu membuat satu kesempatan beresiko ke arah gawang tuan rumah, tetapi bola masih melebar dari gawang The Seagulls.
Asyik melanda, gawang Chelsea kembali bobol di masa injury time. Penyerang pengganti Brighton, Danny Welbeck berhasil mengonversi umpan De Cuyper jadi berhasil. Skor berganti jadi 3- 0 buat keunggulan tuan rumah.
Sampai babak bonus waktu berakhir, skor 3- 0 bertahan serta membuat Chelsea kembali menelan kekalahan di laga ini.
KSOKLUB memberitakan bahwa Jan Paul van Hecke terpilih jadi man of the match pertandingan Brighton vs Chelsea tipe Liga Inggris baru- baru ini. Si bek dinilai tampak dominan serta jadi pembeda di laga ini.
Di minggu ke- 34 Liga Inggris 2025/ 2026 ini, Brighton kehadiran tamu istimewa. Mereka menjamu salah satu regu kokoh Inggris, Chelsea buat berebut 3 poin.
Tampak di hadapan para pendukung setia mereka, Brighton sanggup memetik kemenangan besar di laga ini. Mereka menggilas si tamu dengan skor telak 3- 0.
Terpilihnya van Hecke selaku man of the match sebab si bek tampak solid di jantung pertahanan The Seagulls.
Dia sanggup mengordinir para bek Brighton buat tampak solid. Walhasil Chelsea kandas membebaskan satu- pun tembakan pas sasaran di laga ini serta mereka mencatatkan clean sheet.
Jan Paul Van Hecke pula sanggup membuat satu assist di pertandingan ini. Dengan kontribusinya yang besar itu, si bek dinilai sangat layak dinobatkan selaku man of the match di laga ini.
Dengan kekalahan ini memperpanjang tren negatif di liga. Pelatih kepala Liam Rosenior mengaku kecewa dengan penampilan timnya.
Laga baru berjalan 4 menit kala gawang Chelsea telah kebobolan. Berhasil kilat itu langsung mempengaruhi keyakinan diri para pemain. Semenjak dikala itu, Brighton tampak lebih dominan serta mengendalikan game tanpa banyak tekanan.
Merambah babak kedua, suasana tidak berganti signifikan. Tuan rumah menaikkan satu berhasil di dini paruh kedua. Mereka setelah itu menutup pertandingan melalui berhasil ketiga di masa injury time.
Hasil ini jadi kekalahan kelima beruntun Chelsea di liga, tanpa mencetak satu berhasil juga. Tekanan saat ini menuju ke Liam Rosenior serta staf pelatih. Mereka dituntut lekas menciptakan pemecahan sebab agenda berarti telah menunggu.
Akhir minggu ini, Chelsea hendak tampak di semifinal FA Cup. Laga tersebut jadi kesempatan terakhir buat melindungi asa mencapai trofi masa ini.
Liam Rosenior tidak menyembunyikan kekecewaannya. Dia memperhitungkan regu bermain tanpa keseriusan serta kehabisan rasa bangga dikala menggunakan seragam klub. Menurutnya, ini merupakan salah satu penampilan terburuk masa ini.
Dari sisi statistik, Chelsea kalah dalam banyak duel, paling utama bola hawa di zona pertahanan sendiri. Kelemahan itu dimanfaatkan Brighton buat menghasilkan kesempatan. Kesalahan mendasar semacam ini membuat mereka kesusahan tumbuh selama laga.
” Dalam perihal mendasar, soal kebanggaan yang sepatutnya Kamu miliki dikala menggunakan jersey ini, performa tadi sangat tidak dapat diterima,” ucap Rosenior.
” Aku telah membela para pemain serta aku bertanggung jawab atas hasil ini, tetapi sehabis malam ini para pemain pula butuh berkaca pada apa yang sudah mereka bagikan,” lanjutnya kepada beberapa stasiun televisi.
Kekecewaan Liam Rosenior meningkat sebab penyusutan performa terjalin dalam waktu pendek. Sebagian hari lebih dahulu, dikala mengalami Manchester United, timnya masih menampilkan komitmen yang jelas walaupun kalah. Terdapat gejala revisi yang pernah nampak.
Tetapi, penampilan di laga ini malah bertolak balik. Keseriusan rendah serta sedikit keterlibatan membuat Chelsea gampang ditekan. Perihal ini jadi fokus utama regu pelatih buat lekas dibenahi.
” Aku memandang komitmen dikala melawan Manchester United 3 hari kemudian, kinerjanya sangat bagus walaupun kami kalah,” kata Liam Rosenior.
” Hari ini malah kebalikan dari seluruh aspek, seperti itu yang sangat mengecewakan untuk aku secara individu,” tambahnya dengan wartawan di Indonesia.
Liam Rosenior menguasai respon suporter yang kecewa. Dia mengakui hasil di lapangan tidak penuhi ekspektasi. Sebab itu, dia menegaskan hendak bekerja lebih keras buat membetulkan keadaan regu.
Sasaran terdekat merupakan semifinal melawan Leeds United. Pertandingan tersebut hendak diselenggarakan di Wembley Stadium. Kemenangan jadi sasaran utama buat membuka jalur ke final.
” Aku mengerti kenapa fans frustrasi, aku pula merasakan perihal yang sama dengan performa yang kami tunjukkan dikala ini,” jelas Liam Rosenior kepada beberapa awak media.
” Aku wajib terus bekerja keras 24 jam satu hari bersama staf buat membuat keputusan pas demi pertandingan besar di hari Pekan nanti,”
Chelsea butuh lekas melupakan kekalahan ini serta memulihkan keadaan mental regu. Laga di Wembley hendak jadi tes berarti buat memandang respons para pemain tutupnya kepada Bandar Bola Palembang.(ss)

