BANDAR BOLA ITALIA Secara luas, Jack Wilshere dikenal sebagai bintang Arsenal dan Timnas Inggris. Hanya saja, kini namanya tenggelam nyaris tak lagi terdengar.
Jauh sebelum Bukayo Saka sebagai primadona, The Gunners sudah lebih dulu punya Jack Wilshere.
Legenda yang kini berusia 31 tahun itu sosok gelandang cemerlang dalam kurun waktu yang cukup lama, dari 2008 hingga 2018, walau ia sempat dipinjamkan kepada Bolton Wanderers dan AFC Bournemouth.
Sayang, kariernya harus terhenti karena cedera, padahal usianya masih terbilang produktif.
Dokter bedah menyatakan cedera akan mencegahnya berjalan dengan baik lagi, apalagi bermain sepak bola di level tinggi.
Walhasil, sang bintang mengalami kemunduran drastis lalu pamit dari lapangan dan melanjutkan karie sebagai pelatih tim muda di Emirates Stadium.
Tak cuma Jack Wilshere, sejumlah pemain berbakat juga mengalami nasib yang sama. Dilansir Givemesport, berikut lima di antaranya:
Kombinasi tidak terduga antara Neil Warnock dan Adel Taarabt adalah kombinasi yang akan selalu dikenang oleh penggemar QPR, karena sangat jarang bakat seperti pemain Maroko itu bersinar di Loftus Road.
Daftar Bola Setelah berjuang di Tottenham, kekuatan kreatif itu mampu melakukan apa saja dengan bola di kakinya, tetapi Warnock tampaknya menjadi satu-satunya manajer yang hanya beruntung bisa menjangkaunya.
Selain waktunya di London, tidak banyak yang bisa dibanggakan tentang Taarabt.
Masa-masa yang gagal di AC Milan adalah masa ketika ia bisa menjadi sosok ikonik mengingat keahliannya, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, ia harus beradaptasi dengan peran playmaker di Benfica.
Saat ini ia berada di Uni Emirat Arab, di mana ia, tidak mengherankan, membuat segalanya tampak mudah. ??Jika semuanya berjalan seperti yang diharapkan, kita mungkin akan melihat pemain berusia 35 tahun itu dalam sudut pandang yang sama dengan penipu seperti Ronaldinho.
Dalam beberapa tahun terakhir, jelas terlihat kejatuhan Dele Alli bukan sepenuhnya karena ulahnya sendiri. Gelandang itu sangat berani membuka diri tentang masa kecilnya dan berbagai masalah yang telah menimpanya sejak saat itu.
Dia mungkin tidak akan pernah kembali menjadi pemain seperti dulu. Namun, dia adalah pemain yang luar biasa.
Dengan sikap seorang pemain yang menanjak dari liga sepak bola dan keterampilan seseorang yang dapat memukau di panggung mana pun, keberanian yang ditunjukkan Alli dalam membuat bek terhebat sekalipun terlihat konyol adalah alasan mengapa dia begitu dikagumi di masa mudanya.
BANDAR BOLA KALIMANTAN Meskipun tidak menghasilkan apa pun dalam hal trofi, itu pasti menciptakan banyak kenangan yang akan dikenang oleh para penggemar Spurs dan Inggris pada masa itu.(HS)


