Agen Bola Asia – Wolverhampton menundukkan Liverpool 2- 1 dalam laga minggu ke- 29 Premier League 2025/ 2026 di Molineux Stadium, Rabu, 4 Maret 2025 jam 03. 15 Wib. Berhasil Rodrigo Gomes serta Andre membenarkan 3 poin buat regu tuan rumah.
Liverpool pernah membandingkan peran melalui Mohamed Salah pada menit ke- 83 sehabis tertinggal lebih dahulu. Tetapi, berhasil Andre di masa bonus waktu membuyarkan harapan regu asuhan Arne Slot.
Hasil ini membuat Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan 48 poin dari 29 laga. Sedangkan itu, Wolves ramuan Rob Edwards mencapai kemenangan krusial walaupun masih terletak di bawah klasemen.
Pertandingan berjalan dalam tempo naik- turun, dengan dominasi kemampuan bola dari Liverpool, tetapi tuan rumah tampak lebih efektif dalam melanda.
Laga diawali dengan Liverpool mengambil inisiatif serbuan. Tetapi, kesempatan awal yang betul- betul menuju ke gawang baru muncul pada menit ketujuh melalui sepakan Cody Gakpo yang gampang diamankan Jose Sa.
Wolves tampak disiplin dengan formasi 3 bek serta menutup ruang di lini tengah. Jackson Tchatchoua sebagian kali merepotkan sisi kiri pertahanan Liverpool melalui akselerasinya.
Pada menit ke- 22, Ryan Gravenberch menerima kartu kuning sehabis melanggar Joao Gomes. Keseriusan duel di lini tengah bertambah, namun kesempatan bersih senantiasa sedikit.
Liverpool mengandalkan bola mati, tetapi eksekusi Dominik Szoboszlai serta Mohamed Salah sering kandas membahayakan. Jose Sa tampak tenang mengamankan sebagian umpan silang.
Menit ke- 30, Hugo Ekitike membebaskan tembakan yang masih terblok. Wolves sendiri belum mencatatkan satu juga tembakan selama babak awal.
Sampai turun minum, skor senantiasa 0- 0. Liverpool dominan dalam kemampuan bola, namun kurang tajam di sepertiga akhir.
Arne Slot melaksanakan pergantian dikala sela waktu dengan memasukkan Curtis Jones mengambil alih Gravenberch. Liverpool langsung tingkatkan tekanan di dini babak kedua.
Menit ke- 51, kesempatan emas muncul dari suasana sepak pojok. Bola liar kandas dioptimalkan Jones serta Milos Kerkez, sedangkan Wolves selamat dari kemelut di depan gawang.
Liverpool terus menggempur serta mencatatkan 11 tembakan tanpa balasan sampai pertengahan babak. Tetapi, daya guna jadi permasalahan sebab cuma sedikit yang menuju pas ke sasaran.
Kejutan tiba pada menit ke- 78. Tolu Arokodare menahan bola panjang serta memberikannya kepada Rodrigo Gomes, yang dengan tenang menaklukkan Alisson buat bawa Wolves unggul 1- 0. Itu jadi tembakan awal Wolves di laga ini.
KSOKLUB mengabarkan Liverpool merespons kilat. Pada menit ke- 83, Salah menusuk dari sisi kanan serta membebaskan sepakan kaki kiri yang menembus sela kaki Jose Sa buat mengganti skor jadi 1- 1.
Dikala laga nampak hendak berakhir imbang, Wolves mencetak berhasil penentu pada menit 90+4. Jackson Tchatchoua mengirim umpan kepada Andre yang membebaskan tembakan dari luar kotak penalti, bola berbelok arah serta mengecoh Alisson buat mengganti skor jadi 2- 1.
Liverpool pernah berupaya membalas di sisa waktu bonus, tercantum melalui kesempatan Federico Chiesa. Tetapi, Jose Sa sigap mengamankan bola sampai peluit panjang berbunyi.
Berhasil kemenangan Wolves bermula dari suasana yang sepatutnya dapat diduga Liverpool. Alisson Becker membebaskan umpan ke arah Federico Chiesa di sisi sayap, tetapi keduanya kandas menjalakan koneksi yang baik.
Sehabis kehabisan bola, Chiesa dinilai tidak lumayan kilat buat melaksanakan tekanan balik. Suasana itu dimanfaatkan Wolves buat melancarkan serbuan yang kesimpulannya berujung pada berhasil penentu.
Tendangan Andre dari luar kotak penalti pernah membentur Joe Gomez saat sebelum berganti arah serta mengecoh Alisson. Bola melambung masuk ke gawang serta membenarkan tuan rumah mengamankan 3 poin berarti.
Sesaat sehabis berhasil tersebut, Liverpool Echo memberi tahu Van Dijk nampak sangat marah serta berteriak ke arah Chiesa. Kapten asal Belanda itu nampak tidak terkesan dengan upaya si winger Italia dalam momen krusial tersebut.
Kekalahan melalui berhasil di menit akhir jelas meninggalkan rasa frustrasi mendalam untuk Liverpool. Terlebih lebih dahulu mereka baru saja mencatatkan sebagian clean sheet serta tampak solid secara defensif.
2 berhasil yang bersarang ke gawang Alisson dinilai lahir dari suasana yang sesungguhnya dapat dicegah. Perihal seperti itu yang membuat respon para pemain, tercantum Van Dijk, begitu emosional.
Walaupun nampak meledak di lapangan, Van Dijk berdialog lebih tenang dalam wawancara usai pertandingan. Tetapi nada kekecewaan senantiasa terasa dikala dia menjawab proses terbentuknya berhasil.
” Kebobolan berhasil senantiasa membuat frustrasi,” katanya kepada Bandar Bola TanjungBalai kala ditanya apakah terdapat rasa frustrasi tentang metode 2 berhasil Wolves terbentuk.” Jelas kami baru saja mencatatkan sebagian clean sheet serta aku pikir secara defensif kami sangat solid.” (ss)

