Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa – Keinginan Arsenal untuk memboyong Yohan Cabaye menerima sambutan baik dari sang pemain. Akan tetapi, kubu Newcastle United belum tentu ingin melego pemain andalannya itu.
Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa mengatakan bahwa prospek tampil di ajang tertinggi antarklub Eropa itu bersama The Gunners sudah menarik perhatian Yohan Cabaye. Meski begitu, kedua belah pihak klub belum tentu bisa mencapai kata sepakat di bursa transfer musim panas ini.
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya oleh Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa, Meriam London memang pernah mencoba mengajukan penawaran dengan nilai sebesar 10 juta poundsterling kepada Newcastle untuk mendapatkan tanda tangan Cabaye di jendela transfer musim panas ini. Akan tetapi, pihak The Magpies langsung menolaknya lantaran nilai transfer itu tidak sesuai dengan harga diinginkan. Mereka kabarnya hanya akan melepas pemain yang kini berumur 27 tahun ini dengan nilai transfer sebesar 20 juta pounds.
Menurut laporan terbaru yang didapatkan dari Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa menyatakan bahwa harga yang dipatok Newcaste itu tidak heran lagi karena Cabaye merupakan salah satu pemain terpenting di dalam skuadnya dan juga masih memiliki sisa kontrak selama tiga tahun lagi.
Cabaye tak diturunkan saat Newcastle melawan Manchester City di laga pertama Liga Primer Inggris di Etihad Stadium pada akhir pekan lalu. Bahkan dalam pertandingan berlangsung itu, dia juga tidak ada di pinggir lapangan. Berita yang berhembus mengatakan kalau pelatih Alan Pardew memberi waktu istirahat untuk si pemain memikir apakah ingin bertahan atau tidak.
“Sebelumnya, kami telah siap untuk memainkan Yohan Cabaye di laga melawan Manchester City. Namun, lantaran adanya pinangan yang masuk kepadanya dari Arsenal membuat dirinya kacau balau,” ungkap Pardew kepada Pembagian Grup Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa.
“Jadi, lebih baik saya istirahatkan dia untuk berpikir apakah ingin betahan atau ingin pergi dengan bergabung ke klub lain. Dan, kami tak ingin bermain dengan adanya beban di pikiran kami.” (As)

