BANDAR BOLA ASIA Kecelakaan terjadi di Tol Probolinggo yang melibatkan rombongan klub Persewangi Banyuwangi, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban yang meninggal adalah Syamsuddin Batola, pelatih kepala klub yang dikenal sebagai Laskar Blambangan. Mantan pelatih PSM Makassar ini dinyatakan meninggal saat kecelakaan yang melibatkan dirinya, Sekretaris Persewangi Ari Mustofa, dan sopir bernama Hari.
Rombongan Persewangi Banyuwangi sedang dalam perjalanan menuju Surabaya untuk mengikuti MCM Asprov PSSI Jatim. Klub kebanggaan Banyuwangi ini baru saja meluncurkan tim untuk persiapan Liga 4 Indonesia.
Mobil yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan.
Kecelakaan ini menjadi perhatian publik mengingat posisi penting Syamsudin Batola sebagai pelatih dan dampaknya terhadap klub Persewangi yang baru saja meluncurkan tim untuk Liga 4 Indonesia.
Daftar Bola Syamsudin Batola adalah seorang pelatih sepak bola Indonesia yang dikenal sebagai legenda PSM Makassar. Ia lahir pada 4 Juli 1967 di Maros, Sulawesi Selatan. Sebagai pemain, Batola berposisi sebagai libero dan memulai karier profesionalnya di Pelita Jaya sebelum bergabung dengan PKT Bontang dan kemudian PSM Makassar, di mana ia meraih kesuksesan, termasuk trofi juara Liga Indonesia pada musim 1999-2000.
Setelah pensiun sebagai pemain, Batola beralih ke dunia kepelatihan. Ia memulai kariernya sebagai asisten pelatih di Persim Maros dan kemudian melatih beberapa tim muda, termasuk SSB Maros dan tim Diklat Sulsel. Pada tahun 2017, ia menjadi asisten pelatih PSM Makassar hingga 2019, di mana ia dikenal karena kemampuannya mengembangkan skuat yang terdiri dari pemain lokal.
Sayangnya, Syamsudin Batola meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Tol Probolinggo pada 12 Desember 2024 saat dalam perjalanan bersama rombongan tim Persewangi Banyuwangi menuju MCM Asprov PSSI Jatim. Kecelakaan tersebut juga menyebabkan dua orang lainnya mengalami kondisi kritis. Kepergian Batola meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola Indonesia, terutama bagi klub-klub yang pernah ia latih dan cintai.
BANDAR BOLA BALI dan akan terjadi pertendingan yang akan di kenang oleh fens dan sporter yang lain bahwa akan ada pertandingan yang lain yang telah dia lalui akan menjadikan sebuah kenangan yang sangat indah dana kan menjadikan mimpi untuk yang lainya.(HS)


