Judi Bola Italia -Real Madrid senantiasa tidak berubah- ubah melindungi kesempatan dalam persaingan mengarah tangga juara LaLiga masa ini. Armada Los Blancos berhasil mengamankan kemenangan kedelapan secara berturut- turut usai menaklukkan Valencia 2- 0 di Stadion Mestalla, Senin( 9/ 2/ 2026) dini hari Wib.
Raihan 3 poin tersebut membuat Madrid kembali mendekat ke puncak klasemen dengan selisih cuma satu angka dari Barcelona.
Hasil ini terasa krusial untuk Madrid yang lebih dahulu terletak di dasar bayang- bayang tekanan sehabis Barcelona lebih dahulu memetik kemenangan atas Real Mallorca.
Walaupun tidak tampak dominan selama laga, hasil ini memperpanjang tren positif Real Madrid di dasar arahan Alvaro Arbeloa yang saat ini mencapai kemenangan dalam 4 pertandingan liga beruntun semenjak ditunjuk selaku pelatih. Madrid juga terus melekat ketat Barcelona dalam perburuan gelar LaLiga ke- 37.
Sedangkan itu, Valencia kembali wajib menelan kapsul getir. Perjuangan keras serta determinasi besar belum lumayan memperkenalkan poin. Kekalahan ini jadi yang ketiga berturut- turut di seluruh ajang serta membuat Los Che masih terjerat ancaman degradasi, cuma berjarak satu poin dari zona merah klasemen.
Bertandang ke Mestalla buat mengalami Valencia yang tengah berupaya keluar dari ancaman degradasi, skuad besutan Alvaro Arbeloa langsung dihadapkan pada duel sengit dengan keseriusan besar.
Valencia menampilkan organisasi game yang apik semenjak peluit dini. Pelatih Carlos Corberan mempraktikkan skema bertahan rapat dengan tujuan membendung dominasi regu tamu. Pendekatan tersebut lumayan menyulitkan Madrid di paruh awal.
Kylian Mbappe pernah mendapatkan kesempatan matang, namun aksinya masih sanggup dimentahkan penjaga gawang Valencia, Stole Dimitrievski. Peluang lain pula terbentuk lewat David Jiménez, tetapi belum membuahkan hasil.
Merambah sela waktu, Madrid belum seluruhnya tampak meyakinkan. Mbappé nampak jengkel mengalami pertahanan solid tuan rumah, sedangkan Valencia sebagian kali menebar ancaman melalui skema serbuan balik kilat.
Usai turun minum, Valencia hampir membuka keunggulan lebih dahulu. Arnaut Danjuma membebaskan umpan beresiko yang menuju ke Lucas Beltrán, namun sepakan si penyerang masih melebar tipis dari sasaran.
Kebuntuan kesimpulannya terpecahkan pada menit ke- 65.
Alvaro Carreras timbul selaku penentu sehabis menusuk ke zona penalti serta membebaskan tembakan keras dengan kaki kanan. Bola meluncur melewati celah kaki bek Valencia saat sebelum bersarang di gawang Dimitrievski. Berhasil tersebut jadi berhasil kedua Carreras masa ini, serta menariknya, segala golnya terbentuk dikala mengalami Valencia.
KSOKLUB memberitakan Valencia nyaris membalas tidak lama setelah itu. Lucas Beltrán mendapatkan kesempatan emas usai menerima sodoran Filip Ugrini?, tetapi sepakan kaki kirinya cuma menimpa tiang gawang. Momen itu jadi peluang terbaik tuan rumah yang terbuang percuma.
Madrid setelah itu mengunci kemenangan pada masa bonus waktu. Mbappe kesimpulannya memecah kebuntuannya dengan penyelesaian satu sentuhan yang tenang serta tidak sanggup dihalau Dimitrievski. Berhasil tersebut jadi koleksi ke- 38 Mbappe di tingkat klub masa ini sekalian membenarkan kemenangan 2- 0 untuk Los Blancos.
Alvaro Carreras dinobatkan selaku Man of the Match berkat performa impresifnya selama 90 menit pertandingan. Carreras mencatatkan rating paling tinggi di laga ini, ialah 8, 5, suatu angka yang mencerminkan pengaruh besarnya di kedua sisi game. Tidak cuma solid dalam bertahan, dia pula jadi pembeda melalui donasi ofensif yang efisien.
Salah satunya berhasil yang dia cetak jadi momen krusial untuk Real Madrid. Menariknya, berhasil tersebut lahir dari salah satunya tembakan yang dia lepaskan, menampilkan efisiensi optimal dalam menggunakan kesempatan. Carreras pula aktif menusuk ke zona beresiko lawan dengan 4 sentuhan di kotak penalti lawan.
Dalam aspek duel satu lawan satu, Carreras tampak dominan. Dia tercatat selaku pemain dengan dribel berhasil paling banyak di laga ini, menuntaskan 2 percobaan dribel dengan tingkatan keberhasilan 100%. Keberanian serta ketenangannya dalam memahami bola sering memforsir lini balik Madrid kehabisan wujud.
Donasi Carreras tidak menyudahi di zona serbu. Secara defensif, dia mencatat 6 donasi bertahan, tercantum 4 sapuan, 3 di antara lain lewat duel hawa. Dia pula menorehkan satu intersep, 5 recovery, dan disiplin melindungi zona flank kiri dari tekanan lawan.
Distribusi bolanya juga pantas diapresiasi. Carreras sukses mengalirkan 6 umpan ke sepertiga akhir, menolong Valencia senantiasa progresif dikala membangun serbuan dari balik.
Judi Bola Inggris menginformasikan dengan campuran kedudukan ofensif serta defensif yang balance, Alvaro Carreras layak menyandang predikat pemain terbaik pertandingan. Penampilan ini jadi sinyal kokoh kalau si bek bukan semata- mata pelapis, melainkan figur berarti dalam skema game Real Madrid. (ss)

