Bandar Bola KelapaDua – Karena tingkah laku Vinicius Junior dilapangan mendapatkan predikat oleh mantan wasit Piala Dunia Javier Castrilli. Menurut pandangannya penyerang 25 tahun tersebut provokator lapangan.
Dalam pertandingan Benfica Vs Real Madrid ternyata Vinicius menjadi pusat perhatian yang diadakan di Lisbon Minggu lalu. Pemain Real Madrid tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah dihina dengan rasis oleh pemain lawan yaitu Gianluca Prestianni.
Ungkapan tersebut menjadi masalah yang akhirnya membuat Prestianni mendapatkan hukuman dilawang bertanding satu kali oleh UEFA dan saat ini untuk penyelidikan atas dugaan ungkapan rasisme sedang berlangsung.
Daftar Bola Prestianni langsung mematahkan tuduhan rasisme yang diberikan oleh Vinicius. Penyerang yang berasal dari Argentina tesebut menjelaskan bahwa dirinya memanggul Vini homo bukan mono jika diartikan dalam Bahasa Spanyol yaitu monyet.
Kejadian tersebut pas dilakuakn Prestianni pada saat Vinicius berhasil mencetak gol. Penyerang yang berumur 25 tahun lali bergoyang di tiang sudut yang membuat aksinya mendapatkan respon negative oleh penggemar Benfica.
Hukuman yang diperoleh Prestianni dari UEFA telah dikritik sangat tajam oleh Javier Castrilli. Pria yang pernah menjadi wasit di Piala Dunia 1998 mengungkapkan bahwa Vinicius adalah seoran provokator yang menggunakan aktivisme Social justice warrior.
Agen Sbobet “Provokator telah mendapat perlindungan oleh impunitas yang diberikan kepadanya dan wasit-wasit pengecut telah membuat malu, menghina, dan menimbulkan kekerasan, hanya untuk kemudian berperan sebagai korban dalam pembelaan atas dasar kebodohan manusia. Percayalah pada rekayasa yang sangat berlebihan kaum woke,” Castrilli mengungkapkan perasaannya di x. (an)


