• Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
  • Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
You are here: Home / Berita Bola / Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Akhirnya Berakhir

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Akhirnya Berakhir

September 1, 2026 by sbobet

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Akhirnya Berakhir

Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Keputusan tersebut diumumkan pada 31 Agustus 2026, beberapa pekan setelah La Albiceleste gagal mempertahankan gelar Piala Dunia usai kalah dari Spanyol di partai final. Messi menutup karier internasional dengan status sebagai pemain dengan penampilan dan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Argentina.

Bagi sepak bola Argentina, keputusan tersebut bukan sekadar kabar tentang seorang pemain yang meninggalkan tim nasional. Pensiunnya Messi menandai berakhirnya sebuah era yang berlangsung lebih dari dua dekade.

Selama mengenakan seragam Albiceleste, Messi melewati berbagai fase. Ia pernah menjadi pemain muda yang dibebani harapan besar, mengalami kegagalan berulang di final, bahkan sempat meninggalkan tim nasional sebelum akhirnya kembali dan mengantarkan Argentina meraih sejumlah trofi bergengsi.

Kini, perjalanan itu resmi mencapai garis akhir.

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina pada Usia 39 Tahun

Messi mengumumkan keputusan pensiun dari Timnas Argentina setelah melalui proses pemikiran yang cukup panjang. Ia sebelumnya telah menulis pesan mengenai keputusan tersebut tidak lama setelah final Piala Dunia 2026, tetapi pengumumannya baru disampaikan kemudian.

Keputusan tersebut datang setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Kekalahan itu menjadi salah satu pertandingan terakhir Messi bersama negaranya sekaligus menutup peluang Argentina untuk mempertahankan mahkota juara dunia yang mereka raih pada 2022.

Messi disebut memilih mengakhiri karier internasional karena merasa sudah tiba pada waktu yang tepat. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama Argentina.

Dengan demikian, laga terakhir Messi bersama Timnas Argentina menjadi bagian dari pertandingan yang sangat emosional. Meski gagal mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya, kontribusinya terhadap sepak bola Argentina tetap sulit dipisahkan dari sejarah modern negara tersebut.

Statistik Lionel Messi Bersama Timnas Argentina

Angka-angka yang ditinggalkan Messi menunjukkan betapa besar pengaruhnya terhadap Timnas Argentina.

Messi mengakhiri karier internasional dengan 207 penampilan dan 125 gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain dengan jumlah caps terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Argentina.

Selama bertahun-tahun, Messi menjadi pusat permainan Argentina. Ia bukan hanya bertugas mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang, mengatur serangan, dan menjadi pemimpin di lapangan.

Statistik tersebut semakin istimewa karena Messi bermain pada periode ketika tekanan terhadap Timnas Argentina sangat besar. Setiap pertandingan besar selalu membawa ekspektasi bahwa sang kapten akan mengantarkan negaranya meraih gelar.

Pada akhirnya, ia berhasil memenuhi harapan tersebut.

Messi dan Trofi Piala Dunia 2022

Salah satu pencapaian terbesar Lionel Messi bersama Argentina terjadi di Piala Dunia 2022 Qatar.

Argentina menjadi juara setelah melewati turnamen dramatis hingga partai final melawan Prancis. Messi tampil sebagai salah satu tokoh utama dalam keberhasilan tersebut dan akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia yang selama bertahun-tahun menjadi target terbesar dalam kariernya.

Kesuksesan di Qatar mengubah perjalanan Messi bersama Timnas Argentina.

Sebelum Piala Dunia 2022, masih ada perdebatan mengenai apakah Messi mampu membawa Argentina menjadi juara dunia. Setelah turnamen tersebut, pertanyaan itu terjawab.

Messi akhirnya memperoleh trofi yang selama bertahun-tahun dianggap sebagai bagian yang hilang dari koleksi prestasinya.

Dua Gelar Copa America Bersama Argentina

Selain Piala Dunia 2022, Messi juga berhasil membawa Argentina menjadi juara Copa America pada 2021 dan 2024.

Gelar Copa America 2021 memiliki arti khusus karena menjadi trofi senior pertama Messi bersama Timnas Argentina.

Sebelumnya, ia harus menerima sejumlah kegagalan di pertandingan final. Argentina bahkan beberapa kali gagal meraih gelar ketika Messi berada dalam skuad.

Kemenangan pada 2021 akhirnya menjadi titik balik.

Setelah itu, Argentina semakin percaya diri. Mereka kembali meraih gelar Copa America pada 2024 dan kemudian menjadi juara dunia pada 2022. Rentetan kesuksesan tersebut membuat era Messi bersama Argentina menjadi salah satu periode paling sukses dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Dari Kritik hingga Menjadi Pahlawan Argentina

Perjalanan Messi bersama Timnas Argentina tidak selalu dipenuhi pujian.

Pada awal kariernya, Messi menghadapi tekanan besar. Banyak penggemar membandingkan dirinya dengan legenda Argentina sebelumnya, termasuk Diego Maradona.

Ekspektasi tersebut semakin tinggi setelah Messi tampil luar biasa bersama Barcelona. Publik Argentina berharap kemampuan yang sama dapat menghasilkan kesuksesan bersama tim nasional.

Namun, beberapa kekalahan di final membuat kritik semakin keras.

Argentina kalah dari Jerman di final Piala Dunia 2014. Setelah itu, mereka kembali gagal di final Copa America 2015 dan 2016.

Pada 2016, Messi bahkan sempat mengumumkan keputusan untuk pensiun dari sepak bola internasional setelah Argentina kembali kalah dari Chile di final Copa America. Namun, keputusan itu tidak bertahan lama. Messi kemudian kembali memperkuat Albiceleste.

Keputusan kembali tersebut ternyata menjadi salah satu titik penting dalam sejarah kariernya.

Messi Pernah Mengalami Masa Sulit Bersama Argentina

Sebelum memperoleh kesuksesan besar, Messi harus melewati periode penuh tekanan.

Kegagalan di berbagai final membuat statusnya sebagai pemain terbaik dunia tidak otomatis diterima di negaranya sendiri. Sebagian kritik bahkan mempertanyakan kemampuan Messi ketika bermain untuk Argentina.

Namun, Messi tidak berhenti.

Ia terus kembali ke tim nasional dan mencoba membangun generasi baru bersama pemain-pemain seperti Ángel Di María, Rodrigo De Paul, Lautaro Martínez, dan sejumlah pemain lainnya.

Di bawah arahan Lionel Scaloni, Argentina kemudian berkembang menjadi tim yang lebih solid.

Messi tidak lagi harus memikul seluruh beban permainan seorang diri. Struktur tim yang lebih kuat membuat kemampuan individu Messi semakin maksimal.

Piala Dunia 2026 Menjadi Penutup Perjalanan Messi

Piala Dunia 2026 akhirnya menjadi panggung terakhir Messi bersama Argentina.

Sebelum turnamen, masa depan sang kapten sudah menjadi bahan pembicaraan. Usianya yang telah mencapai 39 tahun membuat publik bertanya apakah ia akan terus bermain untuk tim nasional.

Setelah Argentina melaju hingga final, harapan untuk melihat Messi mengakhiri karier dengan trofi kembali muncul.

Namun, Argentina akhirnya kalah dari Spanyol pada pertandingan final.

Kekalahan tersebut membuat Messi gagal menutup karier internasional dengan gelar Piala Dunia kedua. Meski demikian, pencapaiannya tetap luar biasa karena ia mampu membawa Argentina kembali ke final dalam usia yang sudah tidak muda lagi.

Mengapa Pensiun Messi Menjadi Momen Besar?

Pensiunnya Messi memiliki dampak lebih besar dibandingkan sekadar kehilangan seorang pemain.

Selama lebih dari 20 tahun, nama Messi hampir selalu identik dengan Timnas Argentina.

Ia menjadi wajah generasi sepak bola Argentina. Nomor 10, ban kapten, serta gaya bermainnya menjadi simbol sebuah era.

Argentina kini harus mempersiapkan generasi berikutnya tanpa pemain yang selama bertahun-tahun menjadi pusat perhatian.

Pemain-pemain muda akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk mengambil peran penting di Albiceleste.

Namun, menggantikan Messi tentu bukan pekerjaan mudah.

Argentina tidak hanya kehilangan pencetak gol. Mereka kehilangan seorang kreator, pemimpin, dan pemain yang mampu mengubah pertandingan dalam hitungan detik.

Messi Masih Akan Bermain di Level Klub

Pensiun dari Timnas Argentina bukan berarti Messi berhenti bermain sepak bola.

Messi masih melanjutkan karier profesionalnya bersama Inter Miami di Major League Soccer. Ia juga memiliki kontrak bersama klub tersebut hingga 2028.

Artinya, penggemar masih dapat menyaksikan aksi Messi di level klub.

Perbedaannya, setelah keputusan tersebut, tidak akan ada lagi pertandingan kompetitif Messi bersama Argentina.

Tidak ada lagi kesempatan melihat sang kapten mengenakan seragam Albiceleste dalam pertandingan internasional resmi.

Warisan Messi untuk Sepak Bola Argentina

Warisan Messi tidak hanya dapat diukur melalui jumlah gol atau trofi.

Ia meninggalkan contoh tentang bagaimana seorang pemain menghadapi kegagalan.

Messi pernah kalah di final, mendapat kritik, meninggalkan tim nasional, kemudian kembali dan akhirnya meraih hampir semua pencapaian yang diinginkannya bersama Argentina.

Ia berhasil memenangkan Copa America, Piala Dunia, serta berbagai penghargaan individu.

Lebih penting lagi, Messi membantu mengembalikan rasa percaya diri Argentina sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Bagi generasi penggemar Argentina, era Messi akan selalu dikenang sebagai periode ketika mereka menyaksikan salah satu pemain terbaik sepanjang masa bermain untuk negara kelahirannya.

Akhir Sebuah Era

Pensiunnya Lionel Messi dari Timnas Argentina menjadi akhir dari perjalanan yang sangat panjang.

Dari seorang pemain muda berbakat hingga menjadi kapten dan legenda nasional, Messi melewati hampir semua jenis pengalaman yang dapat dirasakan seorang pesepak bola.

Ia pernah menangis setelah kekalahan, menerima kritik, mengalami kegagalan di final, kembali ke tim nasional, lalu akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia.

Kini, setelah 207 pertandingan dan 125 gol, waktunya tiba bagi Messi untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Albiceleste.

Argentina akan terus berjalan tanpa dirinya.

Namun, sejarah tidak akan mudah memisahkan nama Lionel Messi dari Timnas Argentina. Ia bukan hanya bagian dari sejarah tersebut. Messi adalah salah satu tokoh terbesar yang membentuknya.


FAQ Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina

1. Apakah Lionel Messi sudah resmi pensiun dari Timnas Argentina?

Ya. Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada 31 Agustus 2026.

2. Berapa usia Lionel Messi saat pensiun dari Timnas Argentina?

Messi berusia 39 tahun ketika mengakhiri karier internasionalnya.

3. Berapa jumlah pertandingan Messi bersama Argentina?

Messi menutup kariernya dengan 207 penampilan untuk Timnas Argentina, menjadikannya pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah negara tersebut.

4. Berapa gol Lionel Messi untuk Argentina?

Messi mencetak 125 gol untuk Timnas Argentina dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Albiceleste.

5. Apa saja trofi utama Messi bersama Argentina?

Messi memenangkan Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024. Ia juga memiliki prestasi internasional pada level usia muda dan Olimpiade.

6. Mengapa Messi pensiun dari Timnas Argentina?

Messi menyatakan bahwa setelah memikirkan keputusan tersebut, ia merasa sudah tiba pada waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan bersama tim nasional. Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 turut menjadi bagian dari konteks keputusan tersebut.

7. Apakah Messi juga pensiun dari sepak bola profesional?

Tidak. Pensiun yang diumumkan Messi adalah dari sepak bola internasional bersama Argentina. Ia masih melanjutkan karier klubnya bersama Inter Miami.

8. Apakah Messi pernah pensiun dari Timnas Argentina sebelumnya?

Ya. Pada 2016, Messi pernah mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah Argentina kalah dari Chile pada final Copa America. Namun, ia kemudian membatalkan keputusan tersebut dan kembali membela Argentina.

9. Apakah Messi menjadi pencetak gol terbanyak Argentina?

Ya. Dengan 125 gol, Messi merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina.

10. Siapa yang akan menjadi penerus Messi di Timnas Argentina?

Belum ada satu pemain yang dapat disebut sebagai pengganti langsung Messi. Argentina memiliki sejumlah pemain muda dan pemain senior yang berpotensi mengambil peran lebih besar setelah kepergian sang kapten.

 

Ditulis oleh: Redaksi Bandarbola.com
Update terakhir: 1 September 2026
Editor: ss.

Livechat

live chat

Mobile Support

Whatsapp BandarBola WeChat BandarBola Line BandarBola

Nawala

Nawala Unblocker
Agen Taruhan Bola

Slot Online Terbaru

agen bola

Bandar Bola Games

Hasil Madura United vs Persib Bandung: Gol Menit ke-89 Bawa Laskar Sape Kerap Menang 1-0

Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Panas Liga Champions di Parc des Princes

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Drama Gila Liga Inggris City Menang Epik – MU Di Selamatkan Gol Telat Cunha

Bandar Bola Tangerang – Brighton Berhasil Menyingkirkan Arsenal Tanpa Perlawanan

Arsenal & Chelsea Hancur Lebur – Raphinha Menggila Hingga Rekor Sempurna Persija Jakarta

Bandar Bola Jakarta – Tottenham Dikalahkan Aston Villa Dalam Liga Inggris 3-2

Chelsea Babak Belur Di Hajar Brentford – Panggung La Liga Menyajikan Drama Enam Gol

Man City Ngamuk Di Carabao Cup – Juventus Berondong Gawang Lawan Di Liga Europa

Bandar Bola Malang – Rapinha Memihak Lamine Yamal Setelah Gagal Di Penalti

Barcelona Ngamuk Pesta Gol – Persib Bandung Bikin Kejutan Besar Di Asia

Prediksi Manchester City vs Norwich 18 September 2026: Skor, Line Up dan Jadwal

Bandar Bola Lampung – Timnas Indonesia Di Unggulkan Menjadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Camp Nou Resmi Jadi Tuan Rumah Final UCL 2029 – Badai Cedera Hantam Persiapan Garuda Jelang FIFA Asean Cup

Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026: Blaugrana Diunggulkan Menang

Como Raih Kemenangan Bersejarah – Gairah FIFA ASEAN Cup 2026 Mulai Membakar Indonesia

Lamine Yamal Makin Kuat di Ballon d’Or 2026, Ini Alasannya

Bandar Bola Jakarta – Ferran Torres Memberikan Kemenangan Untuk PSG

Haaland Bungkam Old Trafford – Barcelona Sempurna Via Drama Enam Gol

Hasil Manchester United vs Manchester City 0-1: Haaland Cetak Gol, City Menang di Old Trafford

Bandar Bola Padang – Tidak Ada Kesepakatan Antara Jadon Sancho dengan Atletico Madrid

Debut Gila Emil Audero Tahan Gempuran Madrid – Persija Bungkam Persib Di GBK

Bandar Bola Palu – Liverpool Mendapatkan Peringatan Dari Iraola Saat Bertanding Bersama Fulham

5 Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Masa, Cristiano Ronaldo Jadi yang Teratas

Drama Gila Matchday 1 UCL – Debutan Como Ngamuk Besar MU Hancurkan Sabah FK

Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026: Skor, Line Up, dan Jadwal

Bandar Bola Palu – Infantino Tidak mendapatkan Dukungan Federasi Prancis

Como Cetak Sejarah Gila Di UCL – Bayern Munchen Dan MU Malah Tsunami Gol

Bandar Bola – Arsenal Masih Belum Totalitas Ungkap Decline Rice

Blunder Konyol Martinez Berujung Petaka Inter – Real Madrid Auto Tersenyum Lebar

Barcelona vs Feyenoord 5-1: Raphinha Menggila, Blaugrana Buka Liga Champions dengan Pesta Gol

Blunder Kiper Inter Bikin Madrid Senang – Haaland Ngamuk Hancurkan Porto

Bandar Bola Lampung – Pertandingan Yang Menegangkan Real Madrid Vs Inter Milan

Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid di UCL 2026/27: The Reds Diunggulkan Menang di Anfield

Arsenal Hantam Chelsea Di Derby London – Garuda Muda Cetak Sejarah Lolos Ke China

Bandar Bola Ketapang – Aubemayang Mulai Beraksi

Prediksi Skor Real Madrid vs Inter Milan Liga Champions 2026/2027, 9 September 2026

Bandar Bola Dunia – Maitland-Niles Berhasil Membobol Gawang MU

Derby London Membara – Arsenal Sukses Jinakkan Chelsea Lewat Comeback Epik

Hasil Arsenal vs Chelsea 2-1: The Gunners Comeback, Havertz dan Odegaard Jadi Penentu

Bandar Bola Tapanuli – Bayern Gagal Di Bundesliga

Jadwal Bank

Transaksi

  • Bola Tangkas
  • Deposit
  • Home
  • Ibcbet Online
  • Pendaftaran
  • Peraturan bandar Bola
  • Sbobet
  • Withdraw

HOT TIPS

Hasil Madura United vs Persib Bandung: Gol Menit ke-89 Bawa Laskar Sape Kerap Menang 1-0

Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Panas Liga Champions di Parc des Princes

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Berita Terbaru

Hasil Madura United vs Persib Bandung: Gol Menit ke-89 Bawa Laskar Sape Kerap Menang 1-0

Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Panas Liga Champions di Parc des Princes

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Find us on Google+

Find us on Google+

Copyright © 2010. All rights reserved BandarBola.com

Peraturan - Contact Us - FAQ - Tentang Kami - Sitemap
Duniatangkas Online