Bandar Bola Parung – Jude Bellingham terus menunjukkan peran krusialnya bagi Real Madrid di bawah arahan pelatih anyar Jose Mourinho. Meski kerap tampil impresif dan tak pernah absen memberikan kontribusi nyata di lapangan, bintang muda asal Inggris tersebut rupanya masih memiliki satu aspek permainan yang kurang disukai oleh sang manajer.
Performa apik Bellingham kembali terlihat saat El Real menggilas Malaga dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (30/8/2026). Bellingham membuka keran gol kemenangan Madrid lewat eksekusi yang tenang, sebelum disempurnakan oleh gol bunuh diri kiper Malaga Alfonso Herrero, serta sumbangan gol dari Kylian Mbappe dan Arda Guler.
Kemenangan ini mempertegas start mulus Real Madrid di Liga Spanyol musim 2026/2027. Dari tiga pertandingan awal yang sudah dilalui bersama Mourinho, Bellingham selalu diturunkan sebagai starter dan telah menyumbangkan dua gol serta dua assist.
Kenangan Masa Lalu dan Evaluasi Mourinho
Meski memuji kualitas teknis dan daya jelajah Bellingham yang luar biasa, Mourinho membeberkan catatan kritis terkait kebiasaan bertahan sang pemain. Pengalaman tersebut didapatkan Mourinho musim lalu saat ia masih menukangi klub asal Portugal, Benfica.
Saat itu, Benfica berhadapan dengan Real Madrid di babak fase grup Liga Champions dan berhasil memetik kemenangan mengejutkan dengan skor 4-2. Dalam laga tersebut, Mourinho menganalisis pergerakan Bellingham dan menemukan celah yang kemudian berhasil dieksploitasi oleh timnya.
Daftar Bola Mourinho menilai Bellingham terlalu jauh turun membantu pertahanan hingga berada di posisi yang tidak ideal untuk seorang gelandang serang.
“Ketika kami bertanding melawan Real Madrid saat saya masih di Benfica, saya menyadari bahwa Jude Bellingham bertahan hampir seperti seorang bek kiri tambahan,” ujar Mourinho seperti dikabarkan oleh Sportskeeda.
“Kami benar-benar memanfaatkan hal itu di Benfica. Saya tidak menyukainya dan saya tidak ingin melihatnya lagi di tim ini,” tegas pelatih berjuluk The Special One tersebut.
Reorganisasi Taktik demi Efisiensi Bellingham
Pernyataan Mourinho menegaskan keinginannya untuk mendisiplinkan struktur taktik Real Madrid musim ini. Pelatih asal Portugal itu tidak ingin potensi dan stamina Bellingham terbuang sia-sia hanya untuk menutup area pertahanan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemain bertahan.
Dengan menempatkan Bellingham di posisi yang lebih ideal serta menjaga kedisiplinan posisinya, Mourinho berharap efektivitas lini serang Real Madrid bisa makin tajam. Kehadiran Bellingham di dekat kotak penalti lawan dinilai jauh lebih berbahaya dibanding saat ia terdistraksi hingga melapis sektor bek kiri.
Hasil Real Madrid vs Malaga Perubahan taktis ini terbukti mulai membuahkan hasil di awal musim. Konsistensi permainan Bellingham bersama Mbappe dan Arda Guler menjadi sinyal positif bagi publik Santiago Bernabeu dalam perburuan gelar musim ini. (an)


