• Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
  • Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
You are here: Home / Berita Bola / Hasil Final Piala AFF 2026: Vietnam Vs Thailand 2-2, Vietnam Juara Agregat 4-2

Hasil Final Piala AFF 2026: Vietnam Vs Thailand 2-2, Vietnam Juara Agregat 4-2

August 26, 2026 by sbobet

Hasil Final Piala AFF 2026 Vietnam Vs Thailand: Imbang 2-2, Vietnam Pertahankan Gelar di My Dinh

HANOI – Hasil final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand berakhir imbang 2-2 pada leg kedua yang berlangsung di My Dinh National Stadium, Hanoi, Rabu (26/8/2026) malam WIB.

Meski gagal memenangkan pertandingan di kandang sendiri, Vietnam tetap keluar sebagai juara setelah mengamankan keunggulan agregat 4-2. Hasil tersebut sudah cukup bagi tim asuhan Kim Sang-sik untuk mempertahankan gelar ASEAN Cup.

Vietnam datang ke pertandingan penentuan dengan modal kemenangan 2-0 pada leg pertama di Rajamangala Stadium, Bangkok, Sabtu (22/8/2026). Dua gol Vietnam dalam laga tersebut dicetak Nguyen Hai Long pada menit ke-62 dan Nguyen Quang Hai tujuh menit berselang.

Dengan keunggulan dua gol tersebut, Vietnam hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan trofi tetap berada di tangan mereka. Thailand, sebaliknya, wajib menang dengan selisih minimal tiga gol jika ingin membalikkan keadaan dan merebut gelar.

Pertandingan leg kedua berlangsung dramatis. Thailand mampu mencetak gol lebih dulu, tetapi Vietnam berhasil menyamakan kedudukan. Tim tamu kembali membuat skor menjadi ketat, sebelum sebuah gol bunuh diri pemain Thailand pada fase akhir pertandingan memastikan laga berakhir 2-2.

Thailand Langsung Menekan Sejak Awal

Thailand memahami bahwa mereka tidak memiliki banyak pilihan. Tim asuhan Anthony Hudson membutuhkan gol cepat untuk memangkas defisit dua gol dari pertemuan pertama.

Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-12. Yotsakorn Burapha berhasil membawa Thailand unggul 1-0 melalui penyelesaian setelah mendapatkan ruang dari sisi kanan. Gol itu membuat agregat berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Vietnam.

Gol cepat tersebut membuat suasana My Dinh sempat berubah tegang. Vietnam yang awalnya memiliki keuntungan besar harus kembali berhati-hati menghadapi agresivitas Thailand.

Thailand terus mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sementara itu, Vietnam lebih banyak menjaga keseimbangan permainan dan berusaha memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain Thailand ketika maju menyerang.

Menjelang akhir babak pertama, Vietnam hampir menyamakan kedudukan. Sundulan Nguyen Xuan Son pada menit ke-43 mengenai tiang gawang setelah menerima umpan dari Truong Tuan Tai. Bola gagal masuk sehingga Thailand tetap memimpin 1-0 hingga turun minum.

Thailand Gagal Memanfaatkan Penalti

Drama semakin meningkat pada awal babak kedua.

Thailand memperoleh peluang emas untuk memperbesar keunggulan setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-47. Penalti diberikan setelah Pham Xuan Manh melakukan pelanggaran terhadap Kakana Khamyok di area terlarang.

Kakana Khamyok maju sebagai eksekutor. Namun, kesempatan tersebut tidak berhasil dimanfaatkan. Tendangannya melambung di atas mistar gawang.

Kegagalan itu menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan. Jika penalti tersebut berhasil dikonversi menjadi gol, Thailand akan memiliki momentum besar untuk mengejar ketertinggalan agregat.

Sebaliknya, Vietnam mendapatkan keuntungan psikologis. Pasukan Kim Sang-sik kemudian mulai menemukan ruang lebih banyak untuk melakukan serangan balik.

Vietnam Menyamakan Skor

Vietnam akhirnya mendapatkan gol penyama kedudukan melalui sebuah situasi yang cukup beruntung.

Sebuah tembakan pemain Vietnam membentur tiang gawang. Bola kemudian memantul mengenai tubuh kiper Thailand sebelum bergulir masuk ke dalam gawang.

Skor berubah menjadi 1-1 pada leg kedua dan agregat kembali menjadi 3-1 untuk Vietnam.

Gol tersebut membuat Thailand harus kembali bekerja keras. Mereka tidak hanya membutuhkan kemenangan dalam pertandingan, tetapi juga harus mengejar selisih agregat yang semakin besar.

Thailand tetap menunjukkan karakter menyerang. Mereka tidak mengendurkan tekanan meski peluang untuk mempertahankan harapan juara semakin kecil.

Thailand Kembali Menyamakan Agregat, Vietnam Menutup Laga

Thailand kemudian berhasil mencetak gol kedua untuk mengubah skor pertandingan menjadi 2-1.

Gol tersebut membuat pertandingan kembali berada dalam situasi menegangkan. Secara agregat, Vietnam masih berada di depan, tetapi Thailand terus mencoba menciptakan peluang untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, usaha Thailand akhirnya terhenti pada penghujung pertandingan.

Vietnam melancarkan serangan balik yang berujung pada kesalahan pemain belakang Thailand. Bola masuk ke gawang Thailand setelah mengenai pemain lawan sehingga tercatat sebagai gol bunuh diri.

Skor berubah menjadi 2-2.

Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada lagi gol yang tercipta. Vietnam pun memastikan gelar ASEAN Cup 2026 dengan agregat 4-2.

Vietnam Pertahankan Gelar ASEAN Cup

Hasil final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand ini sekaligus mempertegas dominasi Vietnam dalam dua leg final.

Setelah menang 2-0 di Bangkok, Vietnam mampu menjaga keunggulan tersebut di Hanoi. Mereka tidak hanya mempertahankan margin agregat, tetapi juga berhasil melewati tekanan Thailand dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Vietnam kini mencatat sejarah dengan mempertahankan gelar ASEAN Cup secara beruntun.

Pelatih Kim Sang-sik sebelumnya memang sudah menargetkan pencapaian tersebut. Dalam pernyataan resmi ASEAN United FC menjelang final, Kim mengatakan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar akan menjadi sejarah bagi sepak bola Vietnam.

“After winning the last ASEAN Championship, we’re in the final again so this is history for Vietnam football and I don’t want to miss this chance.”

Pernyataan Kim tersebut disampaikan menjelang final ketika Vietnam berusaha meraih gelar secara beruntun untuk pertama kalinya.

Kim juga menegaskan bahwa para pemain memiliki motivasi besar untuk kembali menjadi juara.

“The players want to become champions and I hope we can prove that on the pitch.”

Kutipan tersebut menjadi relevan setelah Vietnam akhirnya mampu memenuhi target meski harus melalui pertandingan final yang tidak mudah.

Perjalanan Vietnam Menuju Final

Kesuksesan Vietnam mempertahankan gelar tidak datang secara instan.

Sebelum menghadapi Thailand di final, Vietnam menyingkirkan Malaysia pada semifinal. Pada leg kedua semifinal di Hanoi, Vietnam menang 2-0 melalui dua gol Nguyen Xuan Son. Hasil tersebut membuat Vietnam unggul agregat 4-0 dan berhak melaju ke partai puncak.

Kemenangan atas Malaysia menjadi modal penting bagi Kim Sang-sik untuk mengelola skuadnya sebelum menghadapi Thailand.

Di fase final, Vietnam kemudian tampil efektif di Bangkok. Thailand sebenarnya memiliki sejumlah peluang, tetapi gagal memaksimalkannya. Vietnam justru mencetak dua gol pada babak kedua melalui Hai Long dan Quang Hai.

Keunggulan tersebut menjadi fondasi utama keberhasilan Vietnam mengamankan gelar pada leg kedua.

Final Vietnam Vs Thailand Berlangsung di Hadapan Puluhan Ribu Suporter

My Dinh National Stadium menjadi saksi pertandingan final yang sarat tekanan.

Lebih dari 38.000 penonton hadir untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Kehadiran suporter dalam jumlah besar membuat atmosfer pertandingan semakin kuat, terutama setelah Thailand mencetak gol pembuka.

Menurut laporan resmi Vietnam News Agency yang dimuat Nhan Dan, para pendukung Vietnam kemudian merayakan keberhasilan mempertahankan gelar di sekitar stadion setelah pertandingan selesai.

Final tersebut juga dihadiri Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström. Keduanya hadir di Hanoi untuk menyaksikan laga final ASEAN Cup 2026.

Kehadiran petinggi FIFA menambah perhatian internasional terhadap duel dua raksasa sepak bola Asia Tenggara tersebut.

Statistik Penting Final Vietnam Vs Thailand

Berikut beberapa poin penting dari pertandingan final leg kedua:

  • Pertandingan: Vietnam vs Thailand
  • Kompetisi: Final ASEAN Cup 2026
  • Leg: Kedua
  • Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026
  • Stadion: My Dinh National Stadium, Hanoi
  • Skor akhir: Vietnam 2-2 Thailand
  • Skor leg pertama: Thailand 0-2 Vietnam
  • Agregat: Vietnam 4-2 Thailand
  • Juara: Vietnam
  • Pelatih Vietnam: Kim Sang-sik
  • Pelatih Thailand: Anthony Hudson

Hasil ini membuat Vietnam tidak hanya menjadi pemenang pertandingan dua leg, tetapi juga sukses mempertahankan mahkota ASEAN Cup.

Apa Arti Hasil 2-2 bagi Thailand?

Bagi Thailand, hasil imbang 2-2 merupakan akhir mengecewakan dari perjuangan mereka di final.

Thailand sebenarnya memiliki awal yang ideal setelah Yotsakorn Burapha mencetak gol pada menit ke-12. Mereka bahkan mendapatkan penalti pada awal babak kedua. Namun, kegagalan mengeksekusi penalti menjadi titik balik penting.

Thailand kemudian mampu mencetak gol kedua, tetapi gol bunuh diri pada fase akhir pertandingan membuat mereka kehilangan kesempatan untuk menutup final dengan kemenangan.

Kekalahan agregat 2-4 juga menunjukkan bahwa hasil leg pertama di Bangkok menjadi faktor penentu. Vietnam berhasil memanfaatkan keunggulan tersebut dengan baik.

FAQ Hasil Final Piala AFF 2026 Vietnam Vs Thailand

Berapa skor Vietnam vs Thailand di final Piala AFF 2026?

Pertandingan final leg kedua Vietnam vs Thailand berakhir 2-2 di My Dinh National Stadium, Hanoi.

Siapa yang menjadi juara Piala AFF 2026?

Vietnam menjadi juara ASEAN Cup 2026 setelah bermain imbang 2-2 pada leg kedua. Vietnam menang agregat 4-2 atas Thailand.

Berapa skor leg pertama Thailand vs Vietnam?

Pada leg pertama final di Rajamangala Stadium, Vietnam menang 2-0 atas Thailand. Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai menjadi pencetak gol Vietnam.

Kapan final Vietnam vs Thailand dimainkan?

Leg kedua final berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, di My Dinh National Stadium, Hanoi. Kick-off dijadwalkan pukul 20.00 waktu setempat.

Siapa pelatih Vietnam di ASEAN Cup 2026?

Vietnam dilatih Kim Sang-sik, pelatih asal Korea Selatan yang membawa Vietnam menuju keberhasilan mempertahankan gelar ASEAN Cup.

Mengapa Vietnam tetap juara meski bermain imbang 2-2?

Karena final ASEAN Cup 2026 dimainkan dalam dua leg. Vietnam sudah menang 2-0 pada leg pertama sehingga hasil 2-2 pada leg kedua membuat agregat menjadi 4-2 untuk Vietnam.

Kesimpulan

Hasil final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand berakhir 2-2, tetapi Vietnam tetap menjadi kampiun setelah unggul agregat 4-2.

Thailand sempat memberikan perlawanan kuat melalui gol cepat Yotsakorn Burapha dan kembali mencetak gol setelah Vietnam menyamakan kedudukan. Namun, kegagalan penalti serta gol bunuh diri pada penghujung pertandingan membuat perjuangan Thailand berakhir.

Bagi Vietnam, hasil tersebut menjadi penutup sempurna perjalanan mereka di ASEAN Cup 2026. Tim asuhan Kim Sang-sik berhasil mempertahankan trofi sekaligus mencatat pencapaian bersejarah berupa gelar secara beruntun.

Sementara bagi Thailand, final ini menjadi pengingat bahwa hasil leg pertama sangat menentukan. Keunggulan dua gol Vietnam di Bangkok akhirnya menjadi pembeda utama dalam duel klasik sepak bola Asia Tenggara.

Dengan demikian, Vietnam 2-2 Thailand bukan sekadar hasil imbang pada malam final. Skor tersebut memastikan Vietnam kembali mengangkat trofi ASEAN Cup di hadapan publik sendiri di My Dinh National Stadium.

 

 

Ditulis oleh: Redaksi Bandarbola.com
Update terakhir: 27 Agustus 2026
Editor: ss.

Livechat

live chat

Mobile Support

Whatsapp BandarBola WeChat BandarBola Line BandarBola

Nawala

Nawala Unblocker
Agen Taruhan Bola

Slot Online Terbaru

agen bola

Bandar Bola Games

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Drama Gila Liga Inggris City Menang Epik – MU Di Selamatkan Gol Telat Cunha

Bandar Bola Tangerang – Brighton Berhasil Menyingkirkan Arsenal Tanpa Perlawanan

Arsenal & Chelsea Hancur Lebur – Raphinha Menggila Hingga Rekor Sempurna Persija Jakarta

Bandar Bola Jakarta – Tottenham Dikalahkan Aston Villa Dalam Liga Inggris 3-2

Chelsea Babak Belur Di Hajar Brentford – Panggung La Liga Menyajikan Drama Enam Gol

Man City Ngamuk Di Carabao Cup – Juventus Berondong Gawang Lawan Di Liga Europa

Bandar Bola Malang – Rapinha Memihak Lamine Yamal Setelah Gagal Di Penalti

Barcelona Ngamuk Pesta Gol – Persib Bandung Bikin Kejutan Besar Di Asia

Prediksi Manchester City vs Norwich 18 September 2026: Skor, Line Up dan Jadwal

Bandar Bola Lampung – Timnas Indonesia Di Unggulkan Menjadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Camp Nou Resmi Jadi Tuan Rumah Final UCL 2029 – Badai Cedera Hantam Persiapan Garuda Jelang FIFA Asean Cup

Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026: Blaugrana Diunggulkan Menang

Como Raih Kemenangan Bersejarah – Gairah FIFA ASEAN Cup 2026 Mulai Membakar Indonesia

Lamine Yamal Makin Kuat di Ballon d’Or 2026, Ini Alasannya

Bandar Bola Jakarta – Ferran Torres Memberikan Kemenangan Untuk PSG

Haaland Bungkam Old Trafford – Barcelona Sempurna Via Drama Enam Gol

Hasil Manchester United vs Manchester City 0-1: Haaland Cetak Gol, City Menang di Old Trafford

Bandar Bola Padang – Tidak Ada Kesepakatan Antara Jadon Sancho dengan Atletico Madrid

Debut Gila Emil Audero Tahan Gempuran Madrid – Persija Bungkam Persib Di GBK

Bandar Bola Palu – Liverpool Mendapatkan Peringatan Dari Iraola Saat Bertanding Bersama Fulham

5 Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Masa, Cristiano Ronaldo Jadi yang Teratas

Drama Gila Matchday 1 UCL – Debutan Como Ngamuk Besar MU Hancurkan Sabah FK

Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026: Skor, Line Up, dan Jadwal

Bandar Bola Palu – Infantino Tidak mendapatkan Dukungan Federasi Prancis

Como Cetak Sejarah Gila Di UCL – Bayern Munchen Dan MU Malah Tsunami Gol

Bandar Bola – Arsenal Masih Belum Totalitas Ungkap Decline Rice

Blunder Konyol Martinez Berujung Petaka Inter – Real Madrid Auto Tersenyum Lebar

Barcelona vs Feyenoord 5-1: Raphinha Menggila, Blaugrana Buka Liga Champions dengan Pesta Gol

Blunder Kiper Inter Bikin Madrid Senang – Haaland Ngamuk Hancurkan Porto

Bandar Bola Lampung – Pertandingan Yang Menegangkan Real Madrid Vs Inter Milan

Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid di UCL 2026/27: The Reds Diunggulkan Menang di Anfield

Arsenal Hantam Chelsea Di Derby London – Garuda Muda Cetak Sejarah Lolos Ke China

Bandar Bola Ketapang – Aubemayang Mulai Beraksi

Prediksi Skor Real Madrid vs Inter Milan Liga Champions 2026/2027, 9 September 2026

Bandar Bola Dunia – Maitland-Niles Berhasil Membobol Gawang MU

Derby London Membara – Arsenal Sukses Jinakkan Chelsea Lewat Comeback Epik

Hasil Arsenal vs Chelsea 2-1: The Gunners Comeback, Havertz dan Odegaard Jadi Penentu

Bandar Bola Tapanuli – Bayern Gagal Di Bundesliga

Haaland Menggila Bawa Man City Sempurna – Real Madrid Malah Tumbang Di Tangan Betis

Hasil Manchester City vs Coventry City 1-0: Haaland Jadi Penentu di Etihad

Jadwal Bank

Transaksi

  • Bola Tangkas
  • Deposit
  • Home
  • Ibcbet Online
  • Pendaftaran
  • Peraturan bandar Bola
  • Sbobet
  • Withdraw

HOT TIPS

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Berita Terbaru

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Find us on Google+

Find us on Google+

Copyright © 2010. All rights reserved BandarBola.com

Peraturan - Contact Us - FAQ - Tentang Kami - Sitemap
Duniatangkas Online