Bandar Bola Bandung — Sebuah rekor bersejarah baru saja tercipta di panggung sepak bola Eropa. Bintang asal Mesir, Mohamed Salah, secara resmi memulai babak baru dalam karier profesionalnya setelah menyepakati kepindahan ke klub papan atas Liga Super Turki (Süper Lig), Trabzonspor. Kepindahan ini terjadi tepat setelah masa baktinya bersama klub raksasa Inggris, Liverpool, resmi berakhir.
Kedatangan Salah di Turki disambut secara meriah oleh ribuan pendukung Trabzonspor yang memadati area kedatangan. Penandatanganan kontrak ini tidak hanya menjadi salah satu transfer paling mengejutkan musim ini, tetapi juga mencatatkan rekor finansial baru yang belum pernah terjadi sebelumnya di sepak bola Turki.
Rincian Kontrak dan Nilai Gaji Fantastis
Berdasarkan berbagai sumber terpercaya, kepindahan Mohamed Salah ke Trabzonspor memecahkan rekor sebagai pemain dengan gaji tertinggi sepanjang sejarah Liga Turki. Pemain berjuluk The Egyptian King tersebut menyepakati kontrak berdurasi dua musim hingga akhir masa baktinya di Trabzonspor.
Nilai finansial yang diterima Salah mencakup beberapa poin utama:
Gaji Pokok: Salah menerima bayaran sebesar 17 juta Euro per musim (atau setara dengan kurang lebih Rp 351 miliar per tahun).
Bonus Penjualan Merchandise: Pundi-pundi pendapatan Salah dipastikan kian melimpah berkat klausul bonus sebesar 20 persen dari seluruh hasil penjualan merchandise resmi klub yang mengatasnamakan dirinya.
Daftar Bola Hak Citra (Image Rights): Salah juga berhak mengantongi tambahan 20 persen dari pengoperasian hak citra dan pemasaran komersial selama membela klub tersebut.
Menolak Petrodolar Arab Saudi Demi Bertahan di Eropa
Sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan pada Trabzonspor, Mohamed Salah sempat menjadi target perburuan utama dari klub raksasa Liga Pro Arab Saudi, Al Ittihad. Tawaran finansial yang disodorkan oleh Al Ittihad dikabarkan jauh lebih tinggi dibandingkan tawaran klub manapun di Eropa.
Namun, Salah secara tegas menolak iming-iming dana besar dari Timur Tengah tersebut. Keputusan ini mendasarkan pada komitmen sang pemain yang masih berhasrat tinggi untuk tampil di level kompetitif benua Eropa. Trabzonspor berhasil meyakinkan Salah bahwa proyek olahraga yang mereka tawarkan sangat relevan dengan ambisi besarnya di sisa karier profesionalnya.
Tantangan Musim Baru dan Ambisi Trabzonspor
Meski kini telah menginjak usia 34 tahun, stamina dan ketajaman Mohamed Salah di lini depan diyakini masih berada di level tertinggi. Pengalamannya menjuarai Liga Premier Inggris dan Liga Champions bersama Liverpool dipandang sebagai aset berharga bagi ruang ganti Trabzonspor.
Pada musim lalu, Trabzonspor sukses finis di posisi tiga besar klasemen akhir Liga Super Turki. Pencapaian tersebut mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat penantang gelar juara musim ini, bersaing ketat dengan rival-rival tradisional seperti Galatasaray, Fenerbahce, dan Besiktas.
Lamine Yamal Ujian terdekat yang harus dihadapi Salah dan Trabzonspor adalah laga babak playoff Liga Europa. Kehadiran Salah diharapkan menjadi kunci utama untuk membawa Trabzonspor lolos ke putaran final dan melangkah jauh di panggung kompetisi antarklub Eropa musim depan. (an)


