Sbobet Link 168 – Alan Pardew menyebut dirinya tidak menutup peluang jika Andy Carroll ingin kembali mengenakan kostum Newcastle United di musim ini.
Menurut berita terbaru yang didapat dari Sbobet Link 168 menyatakan bahwa Alan Pardew membuka peluang untuk kembali memboyong Andy Carroll di bursa transfer musim panas ini. Akan tetapi, pelatih Newcastle United itu akan menyerahkan semua keputusan soal transfer si pemain pada pihak klubnya.
Seperti yang sudah diketahui oleh Sbobet Link 168, akhir-akhir ini Carroll kerap diisukan akan dijual Liverpool di jendela transfer musim panas ini. Terkait The Reds dikabarkan ingin merekrut pemain anyar, yang kabarnya hasil pelepasan striker asal Inggris itu akan dimanfaatkan untuk memboyong pemain lainnya di antara Ibrahim Afellay, Klaas Jan Huntelaar, Theo Walcott, dan Daniel Sturridge.
Pantauan dari Sbobet Link 168 menyebut sejak diboyong Liverpool dengan harga transfer yang sangat besar yakni, senilai 35 juta pounds pada awal tahun 2011, Carroll memang tak bisa menunjukkan ketajamannya. Oleh karena itu, si pemain dispekulasikan akan balik ke Newcastle atau bergabung ke West Ham United, yang berniat meminjamnya selama satu tahun. Akan tetapi, dua tim tersebut merasa harga yang dipatok Liverpool terlalu tinggi senilai 17 juta pounds.
Apabila Carroll tidak jadi dijual sampai bursa transfer ini yang akan segera ditutup, maka striker berusia 23 tahun ini akan kerap duduk di bangku cadangan atau menjadi pemain pelapis kedua.
Soal rumor yang tengah mencuat sekarang ini, Pardew menyebut dirinya siap kembali menampung Carroll, jika si pemain bersedia kembali mengenakan kostum The Magpies di musim 2012/2013.
“Jika Andy Carroll ingin kembali bergabung ke Newcastle United, maka kami siap menampungnya. Kami tak akan menutup peluang untuk dia kembali bersama kami. Dia adalah striker yang pernah membantu tim ini ke jalur kesuksesan,” ungkap Pardew seperti yang dilansir oleh Sbobet Link 168.
“Kini tinggal waktu 24 jam lagi bursa transfer musim panas ini akan ditutup, kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi,” tutup Pardew. (As)

