Bola Tangkas Offline -Sir Alex Ferguson mengaku bahwa gol dari Cristiano Ronaldo dimana dicetaknya saat menghadapi klub besutannya sungguh fantastis.
Sir Alex Ferguson memberikan penilaian tinggi dimana dikoleksi oleh Cristiano Ronaldo ke jala The Red Devils dan bahkan hingga membuat dirinya tidak jadi memarahi Patrice Evra dimana lalai dalam menjaga posisi Cristiano Ronaldo.
Dalam leg I paruh 16 besar Liga Champions dimana dilangsungkan di Santiago Bernabeu, kamis dinihari (14/2/2013), United ditekan sejak menit awal laga namun sanggup unggul lebih dulu melalui tendangan Danny Welbeck.
Sebagaaimana pantauan Bola Tangkas Offline, berselang sepuluh menit kemudian, Los Blancos membalas dengan gaya sama melalui tandukan, akan tetapi terkatakan sangat luar biasa. Umpan silang Angel Di Maria dari posisi sayap kiri menuju mistar jauh.
CR7 dimana berlari dari posisi belakang telah siap untuk menyambutnya, ia melompat paling tinggi untuk menghindari Evra dan menyundul bolanya dengan sangat kencang ke pojok kiri bawah mistar tanpa dapat ditepis oleh David De Gea. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga pertandingan berakhir.
Gol tandukan trademark Ronaldo sekaligus mengingatkan pada sebuah gol dimana dikoleksinya di final Liga Champions saat menghadapi The Blues tahun 2008 silam. Golnya indah namun tak ada selebrasi sedikitpun dari pemain sepak bola berkebangsaan Portugal tersebut. Apa ungkapan Ferguson tentang hal tersebut?
“Sungguh-sungguh tandukan fantastis. Sungguh tak bisa dipercaya. Kita ak dapat menghentikannya, lentingan sekaligus lompatan dalam menahan tubuhnya diatas udara,” ungkap Fergie kepada Bola Tangkas Offline.
“Aku katakan kepada Patrice Evra diparuh perdana,” kenapa kamu tak bisa menjaganya?,” dan kemudia aku melihat ulang tayangan itu dan berpikir tentang yang telah kukatakam. Ternyata kami sungguh-sungguh dapat menjaganya dengan bagus,” lanjutnya.
“Aku rasa sangat rumit baginya menghadapi eks klub dan agak menguras emosi kita sebab dirinya tampil untuk tim selama enam musim lamanya, namun dirinya tetao menjadi ancaman terbesar bagi klub. Saat dirinya memperoleh bola, maka kita mesti banyak berdoa,” demikian ungkapan pelatih tersebut kepada Bola Tangkas Offline. (As)

