Bola Tangkas Net – Menghadapi Malaga di babak perempatfinal Liga Champions musim ini, Borussia Dortmund menganggap Malaga seperti Real Madrid atau Barcelona.
Kendati lebih difavoritkan untuk lolos dari babak delapan besar Liga Champions musim ini, Borussia Dortmund tetap tidak ingin meremehkan lawan. Die Borussien akan menganggap tim yang akan dihadapinya itu seperti Real Madrid atau Barcelona. Dikutip Bola Tangkas Net.
Pantauan dari Bola Tangkas Net menyebut Dortmund akan berhadapan dengan Malaga di babak delapan besar Liga Champions musim ini. Klub Spanyol itu terlebih dulu akan bertindak sebagai tuan rumah pada 3 April, kemudian satu minggu ke depan, juara bertahan Bundesliga musim lalu itu yang akan menjamu Malaga di laga leg kedua.
Usai lewat babak penyisihan grup secara fantastis dengan menaklukkan Manchester City, Real Madrid dan juga Shakhtar Donetsk, Dortmund diperkirakan bisa menyingkirkan Malaga di babak perempatfinal dan sekaligus meraih tiket lolos ke babak berikutnya.
Namun, Roman Weidenfeller tak ingin memandang lemah kekuatan tim lawannya. Menurut penjaga gawang Dortmund itu, jika ada klub yang berhasil masuk ke babak perempatfinal berarti tim itu sangat tangguh.
“Saya pikir apabila klub-klub lain yang sukses masuk ke babak delapan besar Liga Champions musim ini, itu berarti tim-tim yang sangat tangguh dan kuat. Jika tidak tim-tim tersebut tidak mungkin bisa melaju hingga babak perempatfinal. Lawan kami Malaga, tapi kami tetap tidak ingin meremehkan mereka,” ungkap Weidenfeller kepada Bola Tangkas Net.
“Kami akan anggap Malaga seperti Real Madrid atau Barcelona. Jadi, kami akan tampil dengan kekuatan terbaik kami dan fokus menjalani pertandingan ini hingga usai,” sambungnya.
“Kami tahu Malaga baru pertama kali berhasil masuk ke babak perempatfinal Liga Champions di musim ini. Saya pikir itu yang harus kami waspadai karena mereka ingin mencoba masuk ke final dan Saya yakin di laga leg pertama nanti yang digelar di La Rosaleda, mereka bakal tampil habis-habisan dan mendapat dukungan penuh dari suporternya. Jadi, kami harus konsentrasi,” katanya. (As)

