Bandar Bola Purbalingga – Sekarang ini kondisi internal AC Milan sedang tidak kondusif dikarenakan hubungan Paulo Fonseca dan Zlatan Ibrahimovic tidak akur. Dimana hubungan keduanya menjadi tidak akur bukan hanya karena hasil-hasil buruk yang diraih AC Milan. Akan tetapi juga karena adanya tiga insiden.
AC Milan memang tidak tampil sesuai ekspetasi pada musim 2024/2025 ini. Rossoneri baru berhasil menang sekali dari empat laga. Dalam Liga Champions, Milan dihajar oleh Liverpool dengan skor 1-3 di San Siro. Nasib Fonseca pun berada pada ujung tanduk dan ia bisa disebut akan dipecat jika Rossoneri kalah dari Inter Milan.
Daftar Bola Ini semua bermula dari sebelum laga melawan Torino di awal musim. Lebih tepatnya setelah AC Milan sudah beresmikan transfer Youssouf Fofana dari AS Monaco. Pada saat itu Fonseca mengatakan Fofana adalah rekrutan terakhir Rossoneri. Akan tetapi Ibrahimovic membantahnya beberapa hari kemudian, tepatnya saat Fofana diperkenalkan ke publik, dan ia mengatakan jendela transfer Milan baru akan ditutup jika ia yang memberikan perintah untuk berhenti merekrut pemain baru.
Dari laporan yang didapatkan, Fonseca tidak terima dengan ucapan Ibrahimovic tersebut. Sang pelatih asal Portugal tersebut pun langsung mengungkapkan apa pendapatnya terkait ucapan Ibra pada pihak klub. Setelah itu, ada dua insiden yang lainnya yang membuat hubungan Zlatan Ibrahimovic dan Paulo Fonseca semakin retak. Keduanya terjadi didalam lingkungan klub di Milanello.
Bandar Bola Gold Lebih tepatnya menjelang laga Milan melawan Torino. Karena pada saat itu Ibrahimovic telah mengumpulkan para pemain Milan di tempat latihan klub dan berbicara kepada tim tanpa didampingi pelatih. Hal yang sama juga terjadi sebelum pertandingan melawan Liverpool ketika mantan striker Swedia tersebut kembali ke Milanello untuk pertama kalinya dalam dua minggu. Pada saat itu, Ibrahimovic menegaskan bahwa ialah bos di San Siro, plus menanyakan kepada para pemain bagaimana keadaan mereka bersama Fonseca. (SP)


