Jonjo Shelvey terlihat bisa menggantikan peran Luis Suarez yang harus absen ketika Liverpool mengalahkan tuan rumah West Ham United 3-2. Dilansir oleh Judi Bola Terbaik – Bandarbola.comKetidakhadirannya Luis Suarez tidak menjadikan The Reds susah untuk mengoleksi gol. Oleh karena itu, Jonjo Shelvey bermain dengan baik dengan menjadi striker palsu, tiga gol berhasil dilakukan oleh Si Merah.
Suarez merupakan mesin gol bagi Liverpool di Premier League, dengan raihan sepuluh gol dan jauh melebihi trehan gol rekan satu timnya. Tidak heran andai dirinya menjadi pemain unggulan utama dala Liverpool di barisan depan.
Oleh sebab itu,dari pantauan Judi Bola Terbaik, kecemasan bakal puasa gol dibarisan depan pun sempat timbul saat pemain diharuskan istirahat ketika melakoni laga tandang ke kandang West Ham United, semalam, sebab dihukum larangan tampil.
Namun, kecemasan tersebut tidak terbukti sebab dalam pertandingan tersebut, Liverpool memetik kemenangan tipis, yakni 3-2. Hasil itu dikatakan oleh pelatih Liverpool, Brendan Rodgers sebagai satu kemenangan skuat.
“Saya sangat mempercayakan kepada seluruh pemain bahwa mereka baik dalam posisi manapun dapat mencetak gol. Saya rasa kita semua telah menyaksikannya, bahkan ketidakadanya Luiz, tidak membuat kualitas dan semangat juang skuat ini meemah. Ini hasil memuaskan,” ungkap Rodgers seperti dilansir Judi Bola Terbaik.
Selain dikarenakan jumlah pemain yang ada, pelatih Brendan Rodgers juga menyebut kepada Judi Bola Terbaik bahwa ada harapan dan kekuatan besar Shelvey dalam kemenangan klub mereka. Walaupun Suarez tidak turun untuk bermain, Shelvey dikatakan menjadikan klub seperti tak kehilangan seorang striker tengah.
Shelvey juga sangat berperan besar dalam gol penentu kemenangan usai tendangannya dimenit ke 79 mengenai kaki dari James Collins, masuk ke jala skuatnya sendiri dan merubah skor menjadi 3-2 untuk hasil positif Liverpool.
“Namun, kita bisa lihat Jonjo belia diusia 20 tahun menampilkan peran sebagai striker dengan gaya permainan berbeda. Ia melakukan kerja sama dengan pemain tengah lainnya dan dirinya menjadi ancaman lawan saat ia ada pada kotak titik putih,” tutup Rodgers. (As)

