Juventus maupun Torino mengaku kalau satu kartu merah keluar dari wasit mengubah jalannya pertandingan di derby Turin. Dilansir Judi Bola Kaskus – Bandarbola.com
Satu buah kartu merah keluar dari kantong sang pegadil lapangan dipertandingan Derby della Mole atau biasa dikenal dengan derby Turin, yakni laga antara Juventus kontra Torino. Kedua skuat mengaku kepada Judi Bola Kaskus bahwa kartu merah itu sangatlah berpengaruh kepada jalannya pertandingan.
Pada minggu dinihari ini (2/12/2012), di Juventus Stadium, Torino sempat membuat repot skuat tuan rumah pada awal berjalannya laga. Mereka hampir lebih unggul hanya saja serangan dari Riccardo Meggiorini tidak melebar.
Ketika pertandingan memasuki menit ke 36, Torino telah kehilangan satu orang pemain andalannya, Kamil Glik dikeluarkan dari lapangan sebab melakukan pelanggaran keras dengan menekel Emanuele Giaccherini.
Usai Glik ditarik keluar, dominan pertandingan kerap lebih cenderung diunggulkan Juve, Walaupun penalti dari Andrea Pirlo tidak berhasil, Bianconeri dapat mengoleksi tri gol dibabak kedua melalui Sebastian Giovinco dan Claudio Marchisio. Pada akhir laga, Juve memetik kemenangan 3-0.
Asisten manajer Juve, Angelo Alessio, mengaku kepada Judi Bola Kaskus bahwa dirinya membenarkan tentang kartu merah diterima Glik tersebut menjadikan skuatnya lebih gampang untuk menekuk sang lawan.
“Tak gampang untuk melawan satu skuat yang terurus dengan bagus. Kami merasakan sejumlah kerumitan pada 20 menit perdana dan laga berubah saat kartu merah terjadi,” ungkap Alessio kepada Judi Bola Kaskus.
“Namun, ini juga merupakan keputusan yang tidak dapat dihindari dari sang pegadil lapangan. Untunglah kaki dari Giaccherini sedang tidak berada ditanah, jika tidak, dia bakal melukai diri sendiri,” lanjutnya.
Manajer Torino, Giampiero Ventura, mengungkapkan kepada Judi Bola Kaskus bahwa dirinya memiliki pendapat sama. Dia juga akui bahwa skuatnya kehilangan harapan usai satu pemain dikeluarkan.
“Penampilan kami usai setelah Glik keluar sebab kami tidak dapat tampil dengan sepuluh pemain,” ungkap sang pelatih.
“Akan tetapi, pada paruh pertama kami telah mempermalukan Juve. Kami jauh lebih banyak dalam penguasaan bola dilapangan dan tampil baik, lalu kejadian itu merubah semuanya,” ungkap Ventura. (As)

