Bandar Bola Karawang – Sepertinya Newcastle United sudah banyak belajar dari kesalahan klub-klub kaya lainnya. Meskipun banyak uang, mereka tidak sembarangan dalam mendatangkan para pemain baru. Industri sepak bola memang sudah mengalami perubahan drastis sekitar satu dekade terakhir.
Ada beberapa klub yang menerima suntikan dana masif dari investor baru atau pemilik baru, contoh yang paling mudah ialah Manchester City dan PSG. Kedua klub top tersebut dimiliki oleh kolongmerat asal Timur Tengah. Dimana keduanya juga mempunyai skuad level top. Membeli pemain dengan harga tinggi sudah menjadi hal yang wajar, seperti yang dilakukan PSG dengan Neymar.
Daftar Bola Meskipun begitu, PSG adalah contoh yang buruk, apalagi jika dibandingkan dengan Manchester City. memang kedua klub tersebut sering membeli pemain dengan harga yang tidak masuk akal, namun perencanaan skuad Man City masih lebih baik. Pada sisi lain, PSG sering mendapatkan “ZONK” saat membeli pemain dengan harga yang fantastis. Neymar adalah contoh kasus yang paling mudah, harga yang fantastis, tapi kontribusi sangat minim.
Newcastle membawa beberapa pemain top ke St. James Park. Dimana mereka menghabiskan uang lebih dari 130 juta Euro untuk berbelanja pemain. Alexander Isak yang menjadi pembelian yang paling mahal mereka dengan harga 70 juta Euro. Dan nama yang lain yang didatangkan adalah Dan Burn, Nick Pope, Kieran Trippier, dan juga Bruno Guimaraes. Mereka telah mengangkat performa tim, khususnya dengan sentuhan dari sang pelatih Eddie Howe.
Bandar Bola Cibinong Biar begitu, didalam dua bursa transfer berikutnya, Newcastle tidak benar-benar membuat kejutan. Dimana mereka langsung mendatangkan para pemain top, padahal jika mau mereka mempunyai cukup uang untuk itu. Sepertinya pihak klub memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih Eddie Howe. Perlahan tapi pasti, dimana Newcastle terus berkembang. Puncaknya, musim lalu mereka berhasil finish di peringkat empat Premier League, dan langsung lolos ke Liga Champions musim depan. (SP)


