Bandar Bola Subang – Kabarnya sejumlah para pemain Manchester United akan menjadikan kebijakan Erik ten Hag pada pramusim lalu sebagai kambing hitam atas betapa inkonsistennya performa mereka di musim 2023/2024 ini.
Manchester United kini sudah tercatat sebanyak sembilan kali menelan kekalahan didalam 18 laga pertama di semua kompetisi musim 2023/2024. Sembilan laga sisanya berakhir dengan kemenangan. Artinya, rasio kemenangan MU sampai saat ini berada pada angka 50 persen dan 50 persen sisanya adalah kekalahan. Setan Merah sejauh ini belum pernah meraih hasil imbang.
Daftar Bola Manchester United kini sudah tersingkir dari ajang Carabao Cup, menduduki peringkat enam di tabel klasemen Premier League, dan memiliki peluang sangat kecil untuk melaju ke fase knock out Liga Champions. Media Inggris, The Guardian kini mengklaim bahwa beberapa pemain MU merasa bahwa tenaga mereka terlalu banyak terkuras di masa pramusim lalu, dengan bermain dalam delapan laga di lima negara berbeda.
Selain bermain empat kali di Amerika Serikat, Manchester United pada akhir Juli hingga awal Agustus lalu juga sempat memainkan laga pramusim di Inggris, Skotlandia, Irlandia, dan Norwegia. Pada pramusim lalu, Ten Hag memang meningkatkan intensitas latihan timnya dengan tujuan bersaing dijalur juara.
Bandar Bola Semarang Meskipun demikian, hingga kini para pemain tersebut masih belum mengungkapkan secara terang-terangan keluhan mereka soal kekalahan akibat pramusim ini terhadap ten Hag. Pemain gelandang Christian Eriksen sebelum musim dimulai sempat mengakui bahwa pramusim timnya memang terbilang sangat berat. Akan tetapi, Eriksen kala itu menyebut bahwa hal tersebut memang sudah ia perkirakan. (SP)


