• Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
  • Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
You are here: Home / Berita Bola / Agen Bola Liga – Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia, 1 Juli 2026

Agen Bola Liga – Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia, 1 Juli 2026

June 29, 2026 by sbobet

Agen Bola Liga – Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua tim Eropa, Prancis dan Swedia, dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit di MetLife Stadium, East Rutherford. Laga fase gugur tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 04.00 WIB. Pertemuan ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan karena mempertemukan salah satu kandidat kuat juara melawan tim yang lolos ke fase gugur dengan perjuangan yang tidak mudah.

Prancis datang ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan performa impresif sepanjang penyisihan grup. Tim besutan Didier Deschamps tampil sempurna dengan meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan di Grup I. Les Bleus mengoleksi sembilan poin dan mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen tanpa memberikan kesempatan kepada para pesaingnya untuk merebut posisi teratas.

Sepanjang fase grup, Prancis berhasil mengungguli Senegal, Irak, dan Norwegia. Dominasi mereka terlihat jelas, baik dari segi penguasaan permainan maupun efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Total sepuluh gol berhasil dicetak, sementara lini pertahanan hanya kebobolan dua kali. Statistik tersebut menunjukkan keseimbangan permainan yang membuat Prancis menjadi salah satu tim paling konsisten di turnamen ini.

Penampilan terbaik Prancis terjadi saat menghadapi Norwegia pada pertandingan terakhir fase grup. Dalam laga tersebut, Les Bleus menang meyakinkan dengan skor 4-1. Ousmane Dembele menjadi sorotan utama setelah mencetak tiga gol yang memastikan kemenangan telak bagi timnya. Trigol tersebut sekaligus membuktikan bahwa kekuatan lini serang Prancis tidak hanya bergantung pada Kylian Mbappe.

Keberhasilan Dembele tampil gemilang memberikan keuntungan tersendiri bagi Didier Deschamps. Kehadiran banyak pemain berkualitas di lini depan membuat Prancis memiliki variasi serangan yang sulit diprediksi lawan. Selain Mbappe dan Dembele, masih ada Michael Olise serta Desire Doue yang mampu memberikan ancaman dari berbagai sisi lapangan.

Kedalaman skuad menjadi salah satu senjata utama Prancis di Piala Dunia 2026. Hampir di setiap posisi, mereka memiliki pemain dengan kualitas yang mampu tampil sebagai pembeda. Situasi ini memberikan fleksibilitas kepada Deschamps untuk melakukan rotasi maupun perubahan strategi tanpa mengurangi kualitas permainan tim.

Meski demikian, sejumlah pengamat masih memberikan catatan terhadap permainan Prancis, terutama dalam hal intensitas ketika kehilangan bola. Tekanan yang diberikan kepada lawan dinilai belum sepenuhnya konsisten. Namun, efektivitas serangan mereka mampu menutupi kekurangan tersebut. Hingga memasuki fase gugur, belum ada tim yang benar-benar mampu meredam produktivitas lini depan Les Bleus.

Sementara itu, Swedia datang ke babak 32 besar dengan kondisi yang berbeda. Tim asuhan Graham Potter berhasil lolos sebagai salah satu penghuni peringkat ketiga terbaik setelah mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan di fase grup. Perjalanan mereka menuju babak gugur tidak semulus Prancis karena harus berjuang hingga pertandingan terakhir.

Swedia membuka fase grup dengan kemenangan atas Tunisia sebelum bermain imbang melawan Jepang. Namun, kekalahan telak 1-5 dari Belanda menjadi pukulan besar yang memperlihatkan sejumlah kelemahan di sektor pertahanan. Hasil tersebut sekaligus menjadi alarm bahwa mereka harus segera melakukan perbaikan jika ingin bersaing di fase gugur.

Secara statistik, Swedia mencetak tujuh gol dan kebobolan tujuh kali sepanjang fase grup. Catatan tersebut menunjukkan bahwa mereka masih memiliki masalah dalam menjaga konsistensi permainan. Lini depan memang cukup produktif, tetapi rapuhnya pertahanan menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Graham Potter.

Meski demikian, Swedia tetap memiliki sejumlah pemain yang mampu memberikan ancaman bagi lawan. Anthony Elanga diprediksi menjadi andalan utama dalam membangun serangan balik berkat kecepatan yang dimilikinya. Di lini depan, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres juga diharapkan mampu memanfaatkan setiap peluang yang tercipta untuk membobol gawang Prancis.

Namun, persiapan Swedia menghadapi pertandingan ini tidak berjalan sempurna. Cedera yang dialami Isak Hien memaksa Graham Potter melakukan perubahan di sektor belakang. Victor Lindelof diperkirakan akan bergeser ke posisi bek tengah, sementara Lucas Bergvall berpeluang mengisi lini tengah bersama Yasin Ayari untuk menjaga keseimbangan permainan.

Di kubu Prancis, kabar baik datang dari kondisi William Saliba. Bek Arsenal tersebut diperkirakan sudah pulih dari masalah punggung yang membuatnya diistirahatkan pada laga terakhir fase grup. Kehadirannya akan memperkuat lini pertahanan bersama Dayot Upamecano yang tampil solid sepanjang turnamen.

Pada sektor tengah, Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot hampir dipastikan kembali menjadi duet gelandang utama. Keduanya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu proses transisi dari bertahan ke menyerang. Kreativitas lini tengah inilah yang menjadi salah satu faktor keberhasilan Prancis tampil dominan di fase grup.

Di lini serang, Didier Deschamps kemungkinan tetap mengandalkan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak. Kapten tim nasional Prancis tersebut akan didukung oleh Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Desire Doue yang siap memberikan variasi serangan melalui kecepatan maupun kemampuan individu mereka.

Prancis diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Mike Maignan di bawah mistar gawang. Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba, dan Theo Hernandez akan mengawal lini belakang. Sementara Tchouameni dan Rabiot menjadi poros permainan di lini tengah, dengan Olise, Dembele, dan Doue mendukung Mbappe di sektor depan.

Head to Head Prancis vs Swedia menurut KSOKLUB

5 pertemuan terakhir

18/11/20 Prancis 4-2 Swedia
6/6/20 Swedia 0-1 Prancis
10/6/17 Swedia 2-1 Prancis
12/11/16 Prancis 2-1 Swedia
19/11/14 Prancis 1-0 Swedia

5 laga terakhir Prancis

27/6/26 Norwegia 1-4 Prancis
23/6/26 Prancis 3-0 Irak
17/6/26 Prancis 3-1 Senegal
9/6/26 Prancis 3-1 Irlandia Utara
5/6/26 Prancis 1-2 Pantai Gading

5 laga terakhir Swedia

26/6/26 Jepang 1-1 Swedia
21/6/26 Belanda 5-1 Swedia
15/6/26 Swedia 5-1 Tunisia
5/6/26 Swedia 2-2 Yunani
2/6/26 Norwegia 3-1 Swedia

Di sisi lain, Swedia kemungkinan mempertahankan formasi 3-4-3. Viktor Zetterstrom dipercaya mengawal gawang, sedangkan Emil Krafth Lagerbielke, Victor Lindelof, dan Gudmundsson mengisi lini pertahanan. Bernhardsson, Bergvall, Ayari, dan Stroud akan bertugas di sektor tengah, sementara Elanga, Gyokeres, dan Isak menjadi tumpuan di lini serang.

Jika melihat kualitas individu, pengalaman, serta performa sepanjang turnamen, Prancis jelas lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Hampir di setiap lini mereka memiliki pemain yang tampil di level tertinggi kompetisi Eropa. Selain itu, mental juara yang dimiliki skuad Didier Deschamps menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan sistem gugur.

Swedia tentu tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki beberapa pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan melalui aksi individu maupun serangan balik cepat. Namun, kelemahan di lini pertahanan berpotensi menjadi celah yang dimanfaatkan Prancis untuk mencetak gol sejak awal pertandingan.

Rekor pertemuan kedua tim dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan bahwa Swedia beberapa kali mampu memberikan perlawanan sengit kepada Prancis. Namun, melihat performa terkini kedua tim di Piala Dunia 2026, Les Bleus memiliki peluang jauh lebih besar untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Apabila mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti di fase grup, Prancis diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan melalui dominasi penguasaan bola dan tekanan sejak menit awal. Dengan banyaknya opsi di lini depan, mereka diyakini mampu membongkar pertahanan Swedia yang masih belum stabil.

Sebaliknya, Swedia diperkirakan lebih banyak menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat. Kecepatan Elanga serta ketajaman Gyokeres dan Isak akan menjadi harapan terbesar untuk menciptakan kejutan. Namun, mereka dituntut tampil disiplin sepanjang pertandingan agar tidak memberikan ruang bagi para penyerang Prancis.

Melihat seluruh aspek mulai dari kualitas skuad, performa terkini, kedalaman pemain, hingga pengalaman di turnamen besar, Prancis layak difavoritkan untuk memenangkan pertandingan ini. Les Bleus diprediksi mampu mengamankan kemenangan dengan skor meyakinkan dan melanjutkan langkah mereka menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Prediksi skor akhir menurut Bandar Bola Padang: Prancis 3-0 Swedia. (ss)

Livechat

live chat

Mobile Support

Whatsapp BandarBola WeChat BandarBola Line BandarBola

Nawala

Nawala Unblocker
Agen Taruhan Bola

Slot Online Terbaru

agen bola

Bandar Bola Games

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Drama Gila Liga Inggris City Menang Epik – MU Di Selamatkan Gol Telat Cunha

Bandar Bola Tangerang – Brighton Berhasil Menyingkirkan Arsenal Tanpa Perlawanan

Arsenal & Chelsea Hancur Lebur – Raphinha Menggila Hingga Rekor Sempurna Persija Jakarta

Bandar Bola Jakarta – Tottenham Dikalahkan Aston Villa Dalam Liga Inggris 3-2

Chelsea Babak Belur Di Hajar Brentford – Panggung La Liga Menyajikan Drama Enam Gol

Man City Ngamuk Di Carabao Cup – Juventus Berondong Gawang Lawan Di Liga Europa

Bandar Bola Malang – Rapinha Memihak Lamine Yamal Setelah Gagal Di Penalti

Barcelona Ngamuk Pesta Gol – Persib Bandung Bikin Kejutan Besar Di Asia

Prediksi Manchester City vs Norwich 18 September 2026: Skor, Line Up dan Jadwal

Bandar Bola Lampung – Timnas Indonesia Di Unggulkan Menjadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Camp Nou Resmi Jadi Tuan Rumah Final UCL 2029 – Badai Cedera Hantam Persiapan Garuda Jelang FIFA Asean Cup

Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026: Blaugrana Diunggulkan Menang

Como Raih Kemenangan Bersejarah – Gairah FIFA ASEAN Cup 2026 Mulai Membakar Indonesia

Lamine Yamal Makin Kuat di Ballon d’Or 2026, Ini Alasannya

Bandar Bola Jakarta – Ferran Torres Memberikan Kemenangan Untuk PSG

Haaland Bungkam Old Trafford – Barcelona Sempurna Via Drama Enam Gol

Hasil Manchester United vs Manchester City 0-1: Haaland Cetak Gol, City Menang di Old Trafford

Bandar Bola Padang – Tidak Ada Kesepakatan Antara Jadon Sancho dengan Atletico Madrid

Debut Gila Emil Audero Tahan Gempuran Madrid – Persija Bungkam Persib Di GBK

Bandar Bola Palu – Liverpool Mendapatkan Peringatan Dari Iraola Saat Bertanding Bersama Fulham

5 Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Masa, Cristiano Ronaldo Jadi yang Teratas

Drama Gila Matchday 1 UCL – Debutan Como Ngamuk Besar MU Hancurkan Sabah FK

Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026: Skor, Line Up, dan Jadwal

Bandar Bola Palu – Infantino Tidak mendapatkan Dukungan Federasi Prancis

Como Cetak Sejarah Gila Di UCL – Bayern Munchen Dan MU Malah Tsunami Gol

Bandar Bola – Arsenal Masih Belum Totalitas Ungkap Decline Rice

Blunder Konyol Martinez Berujung Petaka Inter – Real Madrid Auto Tersenyum Lebar

Barcelona vs Feyenoord 5-1: Raphinha Menggila, Blaugrana Buka Liga Champions dengan Pesta Gol

Blunder Kiper Inter Bikin Madrid Senang – Haaland Ngamuk Hancurkan Porto

Bandar Bola Lampung – Pertandingan Yang Menegangkan Real Madrid Vs Inter Milan

Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid di UCL 2026/27: The Reds Diunggulkan Menang di Anfield

Arsenal Hantam Chelsea Di Derby London – Garuda Muda Cetak Sejarah Lolos Ke China

Bandar Bola Ketapang – Aubemayang Mulai Beraksi

Prediksi Skor Real Madrid vs Inter Milan Liga Champions 2026/2027, 9 September 2026

Bandar Bola Dunia – Maitland-Niles Berhasil Membobol Gawang MU

Derby London Membara – Arsenal Sukses Jinakkan Chelsea Lewat Comeback Epik

Hasil Arsenal vs Chelsea 2-1: The Gunners Comeback, Havertz dan Odegaard Jadi Penentu

Bandar Bola Tapanuli – Bayern Gagal Di Bundesliga

Haaland Menggila Bawa Man City Sempurna – Real Madrid Malah Tumbang Di Tangan Betis

Hasil Manchester City vs Coventry City 1-0: Haaland Jadi Penentu di Etihad

Jadwal Bank

Transaksi

  • Bola Tangkas
  • Deposit
  • Home
  • Ibcbet Online
  • Pendaftaran
  • Peraturan bandar Bola
  • Sbobet
  • Withdraw

HOT TIPS

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Berita Terbaru

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Find us on Google+

Find us on Google+

Copyright © 2010. All rights reserved BandarBola.com

Peraturan - Contact Us - FAQ - Tentang Kami - Sitemap
Duniatangkas Online