• Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
  • Home
  • Games
    • Taruhan Bola
      • SBOBET
      • SBC168
      • IBCBET
    • Bola Tangkas
      • Bola Tangkas 2
      • TangkasNet
      • arwana 888
    • Casino Online
      • SBOBET Casino 338A
      • Club Vegas 999
      • star of asia 888
      • SGD777
      • Holiday Palace
    • Togel Online
      • ISIN4D
    • Poker Online
  • Pendaftaran
  • Deposit
  • Withdraw
  • Live Score
  • Hot Tips
    • Judi Bola
      • SBOBET
      • IBCBET
    • Casino Online
    • Tangkas Online
    • Togel Online
    • Prediksi Bola
    • Poker Online
  • Berita Bola
You are here: Home / Berita Bola / Agen Bola Eropa – Argentina Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bersinar saat Taklukkan Cape Verde 3-2 di Babak Extra Time

Agen Bola Eropa – Argentina Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bersinar saat Taklukkan Cape Verde 3-2 di Babak Extra Time

July 4, 2026 by sbobet

Agen Bola Eropa – Argentina memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati pertandingan penuh drama melawan Cape Verde pada babak 32 besar yang berlangsung di Miami Stadium, Sabtu (4/7) pagi WIB. Tim asuhan Lionel Scaloni harus berjuang hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya mengamankan kemenangan tipis 3-2 atas wakil Afrika tersebut.

Laga berlangsung jauh lebih sulit dari perkiraan. Sebagai salah satu unggulan sekaligus juara bertahan, Argentina tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun, semangat juang dan disiplin permainan Cape Verde membuat Lionel Messi dan rekan-rekannya harus mengerahkan kemampuan terbaik untuk memastikan tiket menuju fase berikutnya.

Cape Verde sempat memberikan ancaman pada awal pertandingan melalui aksi Ryan Mendes. Penyerang berpengalaman itu memperoleh ruang tembak di depan kotak penalti, tetapi upayanya masih mampu diblok rapat oleh lini belakang Argentina. Meski demikian, peluang tersebut menjadi satu-satunya ancaman berarti yang mampu diciptakan Cape Verde pada babak pertama. Statistik menunjukkan efektivitas serangan mereka masih sangat rendah dengan nilai expected goals (xG) yang hanya mencapai 0,04.

Setelah melewati tekanan singkat di menit-menit awal, Argentina mulai mengambil kendali permainan. Penguasaan bola didominasi Albiceleste yang secara perlahan membangun serangan dari lini belakang. Kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola membuat pertahanan Cape Verde dipaksa bekerja keras sepanjang babak pertama.

Lionel Messi menjadi pusat permainan Argentina. Kapten tim nasional tersebut beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, termasuk melalui tembakan dari luar kotak penalti yang masih melenceng tipis dari sasaran. Tak lama kemudian, Messi kembali mengancam lewat tendangan bebas khasnya, tetapi kiper Cape Verde, Vozinha, tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Tekanan yang terus diberikan Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Berawal dari umpan panjang akurat yang dikirim Lisandro Martinez dari lini pertahanan, Messi berhasil mengontrol bola dengan sempurna di dalam kotak penalti. Tanpa membuang waktu, pemain berusia 39 tahun itu melepaskan penyelesaian klinis yang gagal dihentikan Vozinha. Gol tersebut membawa Argentina unggul 1-0 sekaligus menghidupkan optimisme para pendukungnya.

Setelah unggul, Argentina tetap mempertahankan intensitas serangan. Enzo Fernandez memperoleh peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti, namun penyelesaiannya masih belum menemui sasaran. Hingga turun minum, Argentina tetap menguasai jalannya pertandingan, sementara Cape Verde lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Memasuki babak kedua, Argentina kembali tampil dominan. Messi terus menjadi motor serangan dengan pergerakan dan distribusi bola yang menyulitkan lawan. Namun, di tengah dominasi tersebut, Cape Verde justru berhasil mencuri gol penyama kedudukan pada menit ke-59.

Gol tersebut berawal dari aksi Ryan Mendes yang melakukan penetrasi cepat di sisi sayap. Ia kemudian mengirimkan umpan matang kepada Deroy Duarte yang berada di depan kotak penalti. Setelah melakukan kontrol bola dengan baik, Duarte melepaskan tendangan mendatar yang gagal dijangkau kiper Argentina. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.

Gol penyama kedudukan membuat pelatih Lionel Scaloni segera melakukan perubahan strategi. Julian Alvarez dimasukkan menggantikan Lautaro Martinez, sementara Nicolas Gonzalez masuk menggantikan Thiago Almada. Pergantian tersebut membuat tempo serangan Argentina meningkat secara signifikan.

Argentina terus menggempur pertahanan Cape Verde. Pada menit ke-72, Messi kembali mendapatkan kesempatan emas melalui tendangan bebas dari jarak ideal. Bola meluncur deras ke arah pojok gawang, namun sekali lagi mampu ditepis secara gemilang oleh Vozinha. Beberapa saat kemudian, Nicolas Gonzalez juga memperoleh peluang, tetapi penyelesaiannya kembali digagalkan sang penjaga gawang yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.

Meski terus menekan hingga waktu normal berakhir, Argentina gagal mencetak gol tambahan. Sejumlah peluang, termasuk tendangan bebas Messi pada masa injury time, belum mampu mengubah skor. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

KSOKLUB menginformasikan bahwa Argentina langsung menunjukkan keseriusannya pada awal extra time. Hanya beberapa menit setelah babak tambahan dimulai, mereka berhasil kembali memimpin. Gol kedua lahir melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi dengan baik. Alexis Mac Allister menyundul bola ke arah Lisandro Martinez yang berdiri bebas di depan gawang. Bek tengah tersebut kemudian melepaskan tendangan keras yang tidak mampu diantisipasi Vozinha. Argentina kembali unggul dengan skor 2-1.

Namun, Cape Verde sekali lagi memperlihatkan mental pantang menyerah. Tim berjuluk Blue Sharks meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Yannick Semedo dan Gilson Benchimol untuk menambah daya gedor. Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler melalui tendangan melengkung yang bersarang di sudut gawang Argentina. Kedudukan kembali imbang 2-2 dan pertandingan semakin menegangkan.

Ketika laga diperkirakan akan berlanjut hingga adu penalti, Argentina akhirnya memperoleh gol penentu kemenangan pada menit ke-112. Berawal dari sepak pojok yang kembali diambil Lionel Messi, bola memicu kemelut di depan gawang Cape Verde. Dalam situasi yang penuh tekanan, bek Diney Borges melakukan kesalahan antisipasi sehingga bola justru masuk ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut membawa Argentina unggul 3-2.

Pada sisa waktu pertandingan, Cape Verde berusaha keras mencari gol penyeimbang. Beberapa peluang berhasil diciptakan, namun lini belakang Argentina mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Kemenangan 3-2 memastikan langkah Albiceleste menuju babak 16 besar, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Mesir dalam perebutan tiket ke perempat final.

Selain kemenangan dramatis Argentina, pertandingan ini juga kembali menegaskan besarnya pengaruh Lionel Messi bagi timnya. Meski hanya mencetak satu gol, kontribusi sang kapten terlihat sepanjang 120 menit pertandingan. Messi menjadi pusat kreativitas serangan Argentina dan hampir setiap peluang berbahaya lahir melalui aksinya.

Statistik menunjukkan Messi melepaskan sembilan tembakan sepanjang laga, dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Ia juga menciptakan tiga peluang matang bagi rekan-rekannya. Jika bukan karena penampilan luar biasa Vozinha di bawah mistar Cape Verde, jumlah gol Argentina berpotensi jauh lebih banyak.

Menariknya, Messi mampu bermain penuh selama 120 menit tanpa menunjukkan tanda-tanda mengalami masalah kebugaran. Di usia 39 tahun, peraih delapan Ballon d’Or itu tetap tampil energik dan mampu mempertahankan kualitas permainan hingga menit-menit akhir. Keputusan serta ketenangannya saat mengeksekusi sepak pojok yang berujung gol bunuh diri lawan menjadi bukti pentingnya peran Messi bagi Albiceleste.

Atas performa impresif tersebut, Messi dinobatkan sebagai Man of the Match versi FIFA. Meski demikian, apresiasi juga layak diberikan kepada kiper Cape Verde, Vozinha, yang tampil gemilang dengan mencatatkan delapan penyelamatan penting. Penampilannya membuat Argentina harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan kemenangan.

Keberhasilan menembus babak 16 besar menjaga harapan Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia. Meski berhasil lolos, pertandingan melawan Cape Verde menjadi peringatan bahwa setiap lawan di fase gugur memiliki potensi menghadirkan kejutan. Lionel Scaloni dipastikan akan melakukan evaluasi, terutama terhadap lini pertahanan yang dua kali kebobolan, sebelum menghadapi tantangan berikutnya melawan Mesir.

Dengan kemenangan dramatis ini, Argentina kembali menunjukkan mental juara. Di tengah tekanan dan perlawanan sengit lawan, pengalaman para pemain senior, dipimpin Lionel Messi, menjadi pembeda yang mengantarkan Albiceleste melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. ujarĀ Agen Bola Dunia (ss)

Livechat

live chat

Mobile Support

Whatsapp BandarBola WeChat BandarBola Line BandarBola

Nawala

Nawala Unblocker
Agen Taruhan Bola

Slot Online Terbaru

agen bola

Bandar Bola Games

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Drama Gila Liga Inggris City Menang Epik – MU Di Selamatkan Gol Telat Cunha

Bandar Bola Tangerang – Brighton Berhasil Menyingkirkan Arsenal Tanpa Perlawanan

Arsenal & Chelsea Hancur Lebur – Raphinha Menggila Hingga Rekor Sempurna Persija Jakarta

Bandar Bola Jakarta – Tottenham Dikalahkan Aston Villa Dalam Liga Inggris 3-2

Chelsea Babak Belur Di Hajar Brentford – Panggung La Liga Menyajikan Drama Enam Gol

Man City Ngamuk Di Carabao Cup – Juventus Berondong Gawang Lawan Di Liga Europa

Bandar Bola Malang – Rapinha Memihak Lamine Yamal Setelah Gagal Di Penalti

Barcelona Ngamuk Pesta Gol – Persib Bandung Bikin Kejutan Besar Di Asia

Prediksi Manchester City vs Norwich 18 September 2026: Skor, Line Up dan Jadwal

Bandar Bola Lampung – Timnas Indonesia Di Unggulkan Menjadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Camp Nou Resmi Jadi Tuan Rumah Final UCL 2029 – Badai Cedera Hantam Persiapan Garuda Jelang FIFA Asean Cup

Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026: Blaugrana Diunggulkan Menang

Como Raih Kemenangan Bersejarah – Gairah FIFA ASEAN Cup 2026 Mulai Membakar Indonesia

Lamine Yamal Makin Kuat di Ballon d’Or 2026, Ini Alasannya

Bandar Bola Jakarta – Ferran Torres Memberikan Kemenangan Untuk PSG

Haaland Bungkam Old Trafford – Barcelona Sempurna Via Drama Enam Gol

Hasil Manchester United vs Manchester City 0-1: Haaland Cetak Gol, City Menang di Old Trafford

Bandar Bola Padang – Tidak Ada Kesepakatan Antara Jadon Sancho dengan Atletico Madrid

Debut Gila Emil Audero Tahan Gempuran Madrid – Persija Bungkam Persib Di GBK

Bandar Bola Palu – Liverpool Mendapatkan Peringatan Dari Iraola Saat Bertanding Bersama Fulham

5 Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Masa, Cristiano Ronaldo Jadi yang Teratas

Drama Gila Matchday 1 UCL – Debutan Como Ngamuk Besar MU Hancurkan Sabah FK

Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026: Skor, Line Up, dan Jadwal

Bandar Bola Palu – Infantino Tidak mendapatkan Dukungan Federasi Prancis

Como Cetak Sejarah Gila Di UCL – Bayern Munchen Dan MU Malah Tsunami Gol

Bandar Bola – Arsenal Masih Belum Totalitas Ungkap Decline Rice

Blunder Konyol Martinez Berujung Petaka Inter – Real Madrid Auto Tersenyum Lebar

Barcelona vs Feyenoord 5-1: Raphinha Menggila, Blaugrana Buka Liga Champions dengan Pesta Gol

Blunder Kiper Inter Bikin Madrid Senang – Haaland Ngamuk Hancurkan Porto

Bandar Bola Lampung – Pertandingan Yang Menegangkan Real Madrid Vs Inter Milan

Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid di UCL 2026/27: The Reds Diunggulkan Menang di Anfield

Arsenal Hantam Chelsea Di Derby London – Garuda Muda Cetak Sejarah Lolos Ke China

Bandar Bola Ketapang – Aubemayang Mulai Beraksi

Prediksi Skor Real Madrid vs Inter Milan Liga Champions 2026/2027, 9 September 2026

Bandar Bola Dunia – Maitland-Niles Berhasil Membobol Gawang MU

Derby London Membara – Arsenal Sukses Jinakkan Chelsea Lewat Comeback Epik

Hasil Arsenal vs Chelsea 2-1: The Gunners Comeback, Havertz dan Odegaard Jadi Penentu

Bandar Bola Tapanuli – Bayern Gagal Di Bundesliga

Haaland Menggila Bawa Man City Sempurna – Real Madrid Malah Tumbang Di Tangan Betis

Hasil Manchester City vs Coventry City 1-0: Haaland Jadi Penentu di Etihad

Jadwal Bank

Transaksi

  • Bola Tangkas
  • Deposit
  • Home
  • Ibcbet Online
  • Pendaftaran
  • Peraturan bandar Bola
  • Sbobet
  • Withdraw

HOT TIPS

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Berita Terbaru

Prediksi Jerman vs Serbia di Allianz Arena: Duel Penting Nations League 2026/2027

Hasil Thailand vs Vietnam 2-0: Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton Bawa Thailand Menang

Prediksi Filipina vs Pakistan 29 September 2026: Analisis, Head to Head dan Prediksi Skor

Prediksi Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A

Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland vs Ronaldo di Nations League

Bandar Bola Bandung – Xavi Disindir Klopp Dalam Belanda Vs Jerman

Kevin Diks Resmi jadi Kapten Garuda – Tensi Panas Asian Games 2026 Membakar Lapangan

Bandar Bola Malang – Bonucci Pernah Dihubungi Pep Guardiola

Persiapan Skuad Garuda Bocor – Pemain Baru Malaysia Tebar Teror Jelang FIFA ASEAN Cup

Bandar Bola Palu – De La Fuente Perpanjang Kontrak Spanyol Sampai 2032

Find us on Google+

Find us on Google+

Copyright © 2010. All rights reserved BandarBola.com

Peraturan - Contact Us - FAQ - Tentang Kami - Sitemap
Duniatangkas Online