Stadion Piala Dunia 2014 – Isu mengenai masa depan Radamel Falcao terus berhembus. Akan tetapi, AS Monaco menegaskan tidak akan menjual striker asal Kolombia ini di jendela transfer Januari mendatang.
Radamel Falcao memang anyar direkrut AS Monaco dari Atletico Madrid di bursa transfer musim panas silam dengan harga transfer sebesar 50 juta euro. Akan tetapi, lantaran pemerintah Prancis akan menindakkan peraturan paru kepada pekerja asing, maka striker asal Kolombia itu digadang mulai memikirkan masa depannya.
Dikarenakan, hingga sejauh ini pemerintah kota Monako memberikan kebebasan pajak kepada semua orang termasuk pemain sepakbola yang berada di kotanya.
Isunya Falcao akan dijual di bursa transfer bulan Januari nanti dan sudah ada sejumlah klub seperti Chelsea dan Real Madrid dikabarkan tertarik menampung striker berusia 27 tahun ini. Sementara kontrak Falcao baru akan berakhir pada tahun 2018.
Namun isu tersebut langsung ditampik keras oleh Monaco dan memastikan kalau striker andalannya itu kini merasa betah dan senang bermain di tim yang menjadi juara Ligue 2 musim kemarin.
“Kami tahu dia merasa sangat nyaman dan senang bersama kami. Sebetulnya kami telah melakukan perjumpaan dengan dia beserta istrinya di sebuah restoran termewah pada beberapa waktu silam. Dia sudah mengatakan kepada kami ingin tetap menjadi pemain kami dan juga tak ingin hengkang dari klub pada bursa transfer musim dingin mendatang,” ujar Direktur Olahraga AS Monaco, Vadim Vasylev seperti yang dilansir oleh Stadion Piala Dunia 2014.
Falcao kini tengah melakoni tahap pemulihan setelah sempat mengalami cedera serius yang membuat dirinya harus absen cukup lama. Dia juga baru saja mengoleksi sembilan gol dari 14 laga yang dijalaninya.
“Ya, dia sempat mengalami cedera serius. Namun tim medis telah memastikan bahwa kondisinya saat ini mulai membaik. Kami tentu senang mendengar kabar itu dan berharap dia bisa segera kembali bermain untuk tim. Dia adalah mesin gol untuk tim dan kami yakin dia akan membawa klub ke jalur kesuksesan pada musim ini,” tuturnya lagi. (As)

