Cara Daftar Judi Bola Online – Christian Abbiati mengaku kalau Rossoneri menjalani jalan tak mudah untuk melaju ke babak perdelapan final Liga Champions. Di babak berikutnya, Abbiati berharap Milan bisa bertemu dengan Atletico Madrid.
Pada pertandingan krusial menghadapi Ajax Amsterdam di laga fase grup terakhir yang digelar di San Siro dini hari tadi, AC Milan hanya cukup bermain hasil seri untuk memastikan satu tiket lolos ke babak 16 besar Liga Champions atau menemani Barcelona lolos. Akan tetapi, ketika pertandingan baru berumur 22 menit, Rossoneri telah harus tampil dengan 10 pemain usai Riccardo Montolivo diusir keluar dari lapangan oleh wasit yang memimpin pertandingan karena melakukan pelangaran keras terhadap pemain Ajax.
Setelah kehilangan satu orang pemain, Ajax tentunya lebih mudah membongkar pertahanan lawan. Bisa dibilang, Milan dipaksa bermain bertahan kemudian menggandalkan serangan balik.
Namun, sampai pertandingan selesai tidak ada gol yang lahir dari kedua tim. Skor berakhir 0-0 itu membuat Milan meraih tiket melaju ke babak 16 besar Liga Champions.
“Kami semua merasa bangga bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Padahal kami sempat meragu untuk bisa lolos setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22. Tapi, kami bermain bertahan sangat baik. Performa ini memang benar-benar luar biasa,” ungkap Abbiati seperti yang dilansir oleh Cara Daftar Judi Bola Online.
“Kami cukup beruntung saat tandukan Christian Poulsen membentur mistar gawang. Namun, kami menunjukkan kalau kami ingin tetap bermain di kompetisi Liga Champions,” lanjutnya.
Di babak perdelapan final Liga Champions, Abbiati ingin Milan bisa berhadapan dengan Atletico. Wakil Spanyol ini pernah diperkuat Abbiati ketika dirinya dipinjamkan I Diavolo Rosso di tahun 2007/08.
“Ya, saya ingin AC Milan bertemu dengan Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Atletico adalah salah satu tim tangguh di Liga Spanyol dan saya pernah membela klub itu selama satu musim,” ujar penjaga gawang berusia 36 tahun ini.
Peluang Milan untuk berjumpa dengan Atletico terbuka besar. Milan melaju menjadi runner-up Grup H, sedangkan Atletico finis sebagai juara Grup G. (As)

