Real Madrid vs Leganés 4-1: Los Blancos Tampil Meyakinkan, Pemain Muda Bersinar di Laga Pramusim
Real Madrid kembali menunjukkan kualitasnya pada rangkaian pramusim setelah menaklukkan Leganés dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan Featured Club Friendlies yang berlangsung di Stadion Alfredo Di Stéfano, Rabu (29/7/2026).
Meski hanya berstatus laga uji coba tertutup, pertandingan ini menjadi ajang penting bagi pelatih José Mourinho untuk menguji taktik, melihat perkembangan pemain muda, sekaligus membangun chemistry tim sebelum memasuki musim kompetisi baru.
Los Blancos tampil dominan sejak menit awal. Kombinasi permainan cepat, penguasaan bola yang rapi, serta tekanan tinggi membuat Leganés kesulitan mengembangkan permainan. Empat gol kemenangan Madrid dicetak oleh Federico Valverde, Gonzalo Garcia, Franco Mastantuono, serta satu gol bunuh diri pemain Leganés. Sementara tim tamu hanya mampu membalas satu gol.
Real Madrid Langsung Mengambil Kendali Permainan
Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung tampil agresif. Tim asuhan Mourinho mencoba menekan sejak lini depan sehingga Leganés kesulitan membangun serangan dari belakang.
Pergerakan Arda Güler menjadi salah satu kunci permainan Madrid. Gelandang muda asal Turki tersebut berkali-kali membuka ruang dan menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Di sisi lain, Federico Valverde tampil seperti motor permainan. Sang gelandang tidak hanya aktif membantu pertahanan, tetapi juga beberapa kali melakukan penetrasi berbahaya ke kotak penalti lawan.
Dominasi Madrid terlihat dari penguasaan bola yang jauh lebih baik serta intensitas serangan yang terus mengalir sepanjang babak pertama.
Federico Valverde Membuka Keunggulan
Gol pertama Real Madrid lahir melalui aksi Federico Valverde.
Berawal dari kombinasi umpan pendek di depan kotak penalti, Valverde berhasil menemukan ruang kosong sebelum melepaskan penyelesaian yang gagal dihentikan penjaga gawang Leganés.
Gol tersebut membuat permainan Madrid semakin percaya diri.
Tempo pertandingan meningkat dan Leganés dipaksa lebih banyak bertahan menghadapi tekanan yang datang dari berbagai sisi lapangan.
Gonzalo Garcia Menambah Keunggulan
Tak butuh waktu lama bagi Madrid untuk menggandakan skor.
Kali ini Gonzalo Garcia berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari Trent Alexander-Arnold sebelum menyelesaikannya dengan tenang melewati penjaga gawang lawan.
Gol tersebut semakin memperlihatkan efektivitas serangan Madrid.
Pergerakan para pemain muda membuat lini belakang Leganés beberapa kali kehilangan koordinasi sehingga ruang kosong terus terbuka.
Leganés Sempat Memberikan Perlawanan
Meski lebih banyak ditekan, Leganés tidak menyerah begitu saja.
Tim tamu berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sebuah serangan cepat yang diakhiri dengan tendangan keras sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Gol tersebut sempat membuat pertandingan kembali hidup karena Leganés memperoleh tambahan kepercayaan diri.
Namun keunggulan Madrid tetap bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Berjalan Lebih Menarik
Memasuki babak kedua, Mourinho mulai melakukan beberapa pergantian pemain.
Rotasi tersebut tidak mengurangi kualitas permainan Madrid.
Sebaliknya, intensitas serangan justru meningkat.
Pemain-pemain muda yang mendapat kesempatan tampil mampu memperlihatkan energi baru sehingga tekanan kepada pertahanan Leganés terus berlangsung.
Real Madrid tetap menguasai jalannya pertandingan sambil mencoba berbagai variasi serangan dari sisi kanan maupun kiri lapangan.
Franco Mastantuono Ikut Menyumbang Gol
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Franco Mastantuono.
Gelandang muda tersebut kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol ketiga Real Madrid.
Gol tersebut lahir melalui proses permainan yang rapi sebelum Mastantuono melepaskan penyelesaian akurat ke gawang Leganés.
Penampilannya menjadi salah satu sinyal positif bagi Mourinho karena pemain muda tersebut mampu beradaptasi dengan cepat dalam sistem permainan yang diterapkan.
Gol Bunuh Diri Menutup Pesta Madrid
Menjelang berakhirnya pertandingan, Madrid kembali menambah keunggulan.
Sebuah umpan silang berbahaya dari sisi kanan membuat pemain bertahan Leganés salah mengantisipasi bola hingga masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut memastikan kemenangan telak 4-1 untuk Real Madrid sekaligus menutup laga dengan hasil yang memuaskan.
Arda Güler Tampil Kreatif
Meski tidak mencetak gol, Arda Güler menjadi salah satu pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Pemain asal Turki tersebut berkali-kali menciptakan peluang melalui umpan-umpan terobosan yang memanjakan rekan setim.
Mobilitasnya membuat lini tengah Madrid lebih hidup.
Ia juga beberapa kali turun membantu proses build-up sehingga aliran bola Madrid tetap berjalan lancar.
Penampilannya memperlihatkan perkembangan yang sangat positif menjelang musim baru.
Trent Alexander-Arnold Mulai Menunjukkan Peran
Bek kanan anyar Real Madrid juga mulai memperlihatkan kualitasnya.
Selain mencatatkan assist untuk gol Gonzalo Garcia, beberapa umpan silang yang dilepaskannya mampu menciptakan ancaman serius.
Walau masih membutuhkan waktu untuk menyatu sepenuhnya dengan permainan tim, kontribusinya dalam membantu serangan terlihat cukup menjanjikan.
Evaluasi Positif bagi Mourinho
Kemenangan ini tentu menjadi modal penting bagi Mourinho.
Meski pertandingan hanya berstatus uji coba, terdapat sejumlah hal positif yang bisa dibawa menuju musim kompetisi.
Tekanan tinggi berjalan cukup efektif.
Penguasaan bola juga terlihat lebih rapi dibanding laga sebelumnya.
Selain itu, pemain-pemain muda mampu memanfaatkan kesempatan bermain untuk menunjukkan kualitas masing-masing.
Namun demikian, masih terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki, terutama saat menghadapi serangan balik lawan yang sempat menghasilkan satu gol bagi Leganés.
Daftar Pencetak Gol
Real Madrid
- Federico Valverde
- Gonzalo Garcia
- Franco Mastantuono
- Gol bunuh diri pemain Leganés
Leganés
- Satu gol balasan melalui serangan cepat.
Gambaran Jalannya Pertandingan
Real Madrid tampil dominan sejak menit awal dengan menguasai penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang. Valverde membuka keunggulan, kemudian Gonzalo Garcia memperbesar skor sebelum Leganés sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Setelah jeda, Madrid kembali mengambil alih permainan melalui gol Mastantuono dan sebuah gol bunuh diri yang memastikan kemenangan 4-1.
Kesimpulan
Kemenangan 4-1 atas Leganés menjadi sinyal positif bagi Real Madrid dalam persiapan menghadapi musim 2026/2027. Meski hanya laga pramusim, permainan Los Blancos terlihat semakin matang dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda.
Federico Valverde kembali menunjukkan kualitas sebagai pemimpin di lapangan, Gonzalo Garcia tampil tajam di lini depan, sementara Franco Mastantuono memperlihatkan potensi besarnya sebagai salah satu pemain muda yang patut dinantikan.
Di sisi lain, Leganés memperoleh pelajaran berharga dari pertandingan melawan salah satu klub terbaik Eropa. Walaupun sempat memberikan perlawanan, mereka belum mampu mengimbangi intensitas permainan Real Madrid selama 90 menit.
Jika performa seperti ini mampu dipertahankan, Real Madrid memiliki modal yang sangat baik untuk memasuki musim baru dengan penuh optimisme.
Ditulis oleh: Redaksi Bandarbola.com
Update terakhir: 29 Juli 2026
Editor: ss.


