Anthony Martial berhasil membuktikan diri di Manchester United. Performa ciamik yang ditunjukkan Martial dinilai bisa bertahan lama.
Anthony Martial bermain oke di Manchester United yang merupakan tim anyar sejak hengkang dari AS Monaco di bursa transfer musim panas lalu. Sejauh ini dia telah mengoleksi tiga gol dan membuat satu assist dalam empat laga yang dilewatinya di ajang Liga Primer Inggris.
Striker muda yang kini baru berumur 19 tahun ini lantas menciptakan gol di pertandingan debut ketika menghadapi Liverpool. Dia langsung menunjukkan penampilan bagusnya dengan dua gol di laga selanjutnya kontra Southampton.
Satu assist langsung dibuatkan saat The Red Devils mengalahkan Sunderland. Hanya saja dia gagal melanjutkan performanya ketika United dikalahkan Arsenal di pertandingan pamungkas Liga Primer Inggris dua pekan lalu.
Awal bagus Martial disambut mantan striker Manchester United Andy Cole bikin dirinya terpesona. Ditambah awalnya kehadiran pemain muda Prancis itu dihangati kesangsian, lantaran nilai transfer sang pemain sebesar 58 juta poundsterling dianggap tidak sepadan untuk pemain seperti dia.
Cole sekarang ini optimistis Martial dapat meneruskan penampilan ciamiknya, usai sebelumnya telah melihat performa Martial di beberapa laga terakhirnya.
“Secara pribadi, saya merasa terkesan melihat penampilan Anthony Martial di Manchester United pada awal musim ini. Dia sudah berhasil menunjukkan kualitas bermainnya dan dia sudah menjawab semua keraguan yang dituju pada dia. Saya beberapa kali sempat melihat cara bermainnya di skuad The Red Devils,” kata Cole di website resmi Manchester United.
“Dia memiliki kecepatan berlari yang sangat cepat dan akurat saat memberikan umpan-umpan kepada rekannya. Zaman sekarang, sangat krusial untuk memiliki kecepatan berlari yang oke, karena itu akan membuat anda menjadi lebih baik dan lebih tajam di depan gawang lawan,” lanjutnya.
“Saya lihat dia punya segalanya untuk menjadi pemain bagus. Dia sudah membuktikannya dan dia juga berhasil langsung memberikan hasil positif kepada klubnya. Saya pikir dia pantas dibanderol dengan harga mahal, apalagi usianya sekarang ini masih muda. Dia bisa menjadi pemain terbaik seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo,” katanya lagi.
“Saya yakin dia bisa meneruskan performa terbaiknya atau meningkatkan penampilannya lagi. Dia juga terlihat ingin mencetak sejumlah gol untuk Manchester United dan saya tentu berharap dia bisa membantu klub yang pernah kuperkuat meraih kesuksesan.”
Di bawah ini ada hasil akhir laga antara Brasil melawan Venezuela.
Brasil sukses meraih kemenangan perdana di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Tim Samba berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Venezuela. Dua gol dari tiga gol Tim Samba dicetak oleh Willian.
Ketika menjalani laga yang berlangsung di Estadio Castelao, Fortaleza, Rabu (14/10) pagi WIB tadi, timnas Brasil lantas memimpin kala laga baru berjalan satu menit yang dibuat oleh Willian. Pemain yang kini memperkuat Chelsea itu melepaskan tendangan lewat sisi kiri untuk merobek gawang Venezuela yang tidak mampu dihadang oleh kiper Alain Baroja.
Beberapa menit lagi jelang babak pertama selesai, Willian kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tepatnya pada menit ke-42, dia menjebol gawang Venezuela usai memanfaatkan operan Felipe Luiz dan sekaligus mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Brasil yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Venezuela sempat menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Brasil melalui Christian Santos pada menit ke-64. Memanfaatkan operan tandukan Oswaldo Vizcarrondo, dia lantas menyambutnya dengan tendangan kaki kiri tepat ke sasaran.
Akan tetapi, 10 menit berselang, Brasil kembali menjaga keunggulannya menjadi 3-1 atas Venezuela. Kali ini giliran Ricardo Oliviera yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima operan dari Douglas Costa.
Hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah lagi. Ini adalah kemenangan perdana Brasil di kualifikasi Piala Dunia 2018, usai di pertandingan pertamanya mereka ditekuk Chile.
Brasil sementara berada di peringkat kelima klasemen kualifikasi zona Conmebol, dengan koleksi tiga poin dari dua laga yang sudah dilewatinya. Sedangkan Venezuela berada di urutan kesembilan klasemen dan belum menorehkan koleksi poin dari dua pertandingannya yang semuanya berakhir dengan kekalahan. (As)

