BANDAR BOLA JOGJA untuk masa depan tim di Liga 1.Madura United, klub sepak bola yang berlaga di Liga 1 Indonesia, mengklarifikasi pemutusan kerja terhadap pelatih kepala mereka, Christian Rontini. Klub yang bermarkas di Madura ini menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Rontini murni didasarkan pada alasan teknis, bukan terkait dengan hasil buruk yang dialami Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2024, di mana Indonesia tersingkir oleh Filipina.
Sebelumnya, beredar spekulasi bahwa pemecatan Rontini terkait dengan kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF. Terlebih, beberapa pihak mengaitkan performa Timnas yang kurang memuaskan dengan faktor pelatih yang berasal dari luar negeri. Namun, Madura United dengan tegas membantah hal tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin, 25 Desember 2024, pihak Madura United menjelaskan bahwa keputusan untuk berpisah dengan Rontini merupakan hasil evaluasi teknis yang dilakukan oleh manajemen klub. Keputusan ini, menurut mereka, tidak ada kaitannya dengan situasi yang dialami Timnas Indonesia dalam kompetisi internasional.
Daftar Bola “Pemutusan hubungan kerja dengan Coach Rontini murni karena faktor teknis dalam menjalankan tim di Liga 1. Kami menghargai kontribusi yang telah diberikan selama masa tugasnya, namun kami merasa perlu melakukan perubahan demi meningkatkan kualitas tim ke depannya,” kata Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.
Rontini, yang ditunjuk sebagai pelatih pada awal musim 2024, sebenarnya mampu memberikan sejumlah catatan positif, meskipun hasil-hasil pertandingan Madura United musim ini masih tidak konsisten. Pihak manajemen juga menyebutkan bahwa penurunan performa tim yang tidak dapat diatasi dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu alasan yang mendorong keputusan tersebut.
Selain itu, Madura United menegaskan bahwa keputusan ini tidak ada kaitannya dengan Timnas Indonesia. Sejauh ini, Rontini tidak terlibat langsung dengan program Timnas Indonesia, dan segala keputusan yang diambil oleh PSSI untuk Timnas sepenuhnya adalah domain mereka. Klub merasa bahwa hasil di level internasional tidak boleh dijadikan ukuran untuk mengevaluasi performa di level domestik.
Dengan pemutusan hubungan kerja ini, Madura United kini sedang mencari sosok pelatih baru untuk menggantikan Rontini dan mempersiapkan tim menghadapi sisa musim Liga 1 Indonesia. Mereka berkomitmen untuk mencari pelatih yang dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan prestasi klub.
BANDAR BOLA ASIA Rontini sendiri mengucapkan terima kasih kepada seluruh manajemen, pemain, dan suporter Madura United atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia juga berharap yang terbaik.(hs)


