Juventus tinggal selangkah menuju gelar juara. Ini didapatkan Bianconeri usai mengalahkan Fiorentina 2-1 di pekan ke-35 Serie A musim ini.
Dalam laga yang digelar di stadion Artemio Franchi, Senin (25/4) dinihari WIB tadi, berlangsung sangat ketat dan seru. Begitu pertandingan dimulai, Fiorentina langsung tampil menekan ke pertahanan Juventus. Statistik mencatatkan bahwa La Viola unggul ball posession sampai 62 persen berbanding 38 persen milik tim tamu. Selain itu, tim arahan Paulo Sousa juga bisa melepaskan tembakan sebanyak 20 kali dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Si Nyonya Tua cuma bisa melepaskan enam tembakan dan tiga di antaranya tepat ke sasaran namun dua dari tiga itu berujung gol.
Serangan yang dilancarkan Fiorentina di awal paruh perdana baru mendapatkan kans bagus di menit ke-14 lewat aksi Josip Ilicic. Namun sayang sekali, sepakan yang dilakukannya dari jarak jauh bisa ditangkap oleh penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon.
Satu menit kemudian, justru Juventus bisa membobol gawang tim tuan rumah. Akan tetapi, gol Juve tidak sah karena Sami Khedira dinilai sudah dalam jebakan offside.
Kala laga menginjak menit ke-20, operan jitu Ilicic disambut dengan bagus oleh Federico Bernardeschi, yang sukses melewati pemain lawan. Bernardeschi kemudian mengirim si kulit bundar ke dalam jala Juventus, namun gol itu juga dianggap tidak sah oleh wasit lantaran dianggap sang pemain dalam jebakan offside.
Fiorentina yang tampil dominasi kembali memiliki dua kans secara berturut-turut di menit ke-30. Yang pertama melalui Milan Badelj, tapi tembakannya masih melebar. Sedangkan yang kedua lewat Cristian Tello, tapi sepakan Tello masih dapat dihadang oleh Buffon.
Juventus akhirnya bisa unggul lebih dulu di menit ke-39. Sebuah operan lambung dilakukan di sisi kanan, operan itu diterima Paul Pogba dengan tandukan dan bola tandukan Pogba mengarah ke Mario Mandzukic, yang lantas menyambutnya dengan tendangan kaki kiri mendatar untuk merobek gawang Fiorentina.
Di menit-menit akhir paruh perdana, Fiorentina sempat memperoleh peluang untuk menciptakan gol. kali ini kans didapatkan oleh Marcos Alonso, tapi tandukannya dari jarak dekat masih melayang dari sasaran. Skor 1-0 untuk keunggulan Juventus bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Fiorentina kembali menyerang dan meningkatkan serangannya. Ilicic memperoleh peluangnya kembali di menit ke-50. Tapi tendangan yang dilakukannya dari jarak jauh masih melayang dari gawang.
Pogba sempat memiliki dua kans untuk timnya. Yang pertama melalui sepakan bebas pada menit ke-59, tapi tembakannya masih melambung. Yang kedua upayanya juga berakhir gagal.
Serangan yang terus dilakukan Fiorentina akhirnya bisa menemui sasaran. Tepatnya pada menit ke-81, kala Borja Valero dan Mauro Zarate menekan pemain Juventus, Leonardo Bonucci, yang tengah membawa bola di depan kotak terlarang Juventus. Bonucci malah gagal mengontrol bola dan Zarate yang berhasil mendapatkan bola itu kemudian melakukan operan ke Nikola Kalinic. Usai melihat sisi tendang, Kalinic lantas melepaskan tendangan kaki kanan tepat ke sasaran, Buffon gagal menepisnya. Skor pun kini berubah jadi 1-1.
Akan tetapi, berselang dua menit saja usai gol Kalinic, Juventus bisa kembali unggul menjadi 2-1 atas Fiorentina. Diawali dari sepak pojok, si kulit bundar dibelokkan ke Patrick Evra yang berdiri di depan jala tim tuan rumah. Sepakan Evra sempat dihadang pemain Fiorentina, namun bola muntah lantas disepak oleh Alvaro Morata dan bola masuk ke dalam gawang tanpa bisa ditepis kiper Fiorentina.
Fiorentina mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-89 usai Kalinic dilanggar jatuh oleh Juan Cuadrado di kotak terlarang. Kalinic sendiri yang maju sebagai eksekutor namun gagal menjalani tugasnya dengan baik usai tembakannya bisa dihadang oleh Buffon. Bola muntah dan disambar Bernardeschi tapi bisa dihadang kiper Juventus.
Di sisa waktu babak kedua, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Juventus atas Fiorentina. Dengan kemenangan ini maka Juventus kini semakin aman di puncak klasemen dan tinggal selangkah lagi akan meraih gelar juara Serie A musim ini. Kini mereka memiliki 85 angka dan memimpin 12 angka dari Napoli yang duduk di peringkat kedua klasemen. Andai Napoli takluk di pertandingan kontra AS Roma, Senin (25/4), maka Si Nyonya Tua dipastikan tampil sebagai juara. Sedangkan Fiorentina kini berada di urutan kelima klasemen dengan raihan 59 poin.
Di laga lainnya, Inter Milan berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Udinese di laga lanjutan Liga Italia, Minggu (24/4/2016) dinihari WIB.
Menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (24/4) dinihari WIB tadi, Inter Milan yang bertindak sebagai tim tuan rumah tampil dominasi dan memiliki kans yang lebih banyak daripada Udinese.
Statistik mencatatkan bahwa Nerazzurri unggul dalam penguasaan bola hingga 60 persen berbanding 40 persen milik Udinese. Selain itu, Inter bisa melepaskan 18 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan tim tamu punya 11 tendangan dan enam di antaranya tepat sasaran.
Meski demikian, gawang Inter kebobolan terlebih dulu di menit kesembilan. Striker Udinese, Cyril Thereau berhasil merobek jala Inter lewat tendangan kerasnya dengan memaksimalkan operan matang dari Emmanuel Agyemang-Badu. Skor 1-0 untuk Udinese.
La Beneamata mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-36 lewat aksi Stevan Jovetic. Menerima umpan dari Mauro Icardi, Jovetic yang tidak dijaga dengan gampang mengirim si kulit bundar ke dalam jala Udinese. Skor berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan sampai babak pertama selesai.
Di paruh kedua, Inter yang tampil mendominasi akhirnya bisa berbalik memimpin jadi 2-1 atas Udinese. Gol kedua tim tuan rumah kembali dilesakkan oleh Jovetic di menit ke-72. Jovetic membobol gawang Udinese usai memanfaatkan operan lambung dari Jonathan Biabiany.
Inter memastikan kemenangannya menjadi 3-1 lewat gol Eder di masa injury time babak kedua. Menerima operan Marcelo Brozovic, Eder sempat lego seorang pemain lawan kemudian mengalahkan kiper Orestis Karnezis.
Dengan tambahan tiga poin ini maka Inter kini berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 64 angka dalam 35 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan masih tertinggal empat angka dari AS Roma yang berada di urutan ketiga klasemen. Sementara itu Udinese berada di urutan ke-14 klasemen dengan raihan 38 angka. (As)

