Bandar Besar Judi Bola – Manajemen Santos menilai harga Robinho yang di tetapkan AC Milan sebesar 10 juta euro itu kemahalan.
Bandar Besar Judi Bola, Pada bursa transfer pemain musim panas ini kubu Santos memang baru melego salah satu pemain andalannya, Neymar kepada salah satu klub raksasa di ajang kompetisi La Liga, Barcelona, beberapa waktu yang lalu, sehingga dapat di pastikan klub raksasa asal Brasil itu akan segera merekrut pemain pengganti yang sepandan guna membela Santos pada musim depan.
Nah striker Rossoneri yang juga berasal dari Brasil yang memiliki nama lengkap Robinho De Souza, di kabarkan masuk dalam bidikan Santos pada musim panas juni ini, terlebih lagi Robinho pada bursa transfer pemain musim dingin januari lalu telah hampir berkostum klub asal Brasil, cuma di detik-detik terakhir kesepakatan batal terlaksana karena perbedaan masalah harga transfer.
Di jendela transfer pemain musim panas yang baru di buka pada awal juni ini dan baru akan di tutup pada akhir agustus mendatang, kubu Santos kembali berusaha mengadakan lobi kepada sejumlah petinggi AC Milan agar bersedia melepaskan Robinho dari San Siro pada musim panas ini, guna bisa membela salah satu klub raksasa di kompetisi Liga Brasil musim depan.
Presiden Santos, Luis Alvaro Ribiero, yang mendengar kabar jika manajemen Rossoneri mematok banderol sebesar 10 juta euro bagi setiap tim yang ingin mendapatkan tanda tangan dari Robinho pada jendela transfer pemain musim panas juni ini, sangat heran dan tidak percaya dengan harga yang di tetapkan oleh klub yang di miliki oleh mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi itu.
“Robinho bukan pemain muda lagi, dia sebentar lagi akan segera berumur kepala tiga, apalagi Robinho sudah bukan lagi merupakan pemain pilihan utama dari pelatih timnas Tim Samba belakangan ini, tentu harga yang di inginkan oleh kubu AC Milan sebesar 10 juta euro untuk melepaskan Robinho adalah harga yang kemahalan dan sangat tidak masuk akal.” ungkap Ribiero di kutip Bandar Besar Judi Bola. (kk)

