Pelatih Argentina Gerardo Martino mengaku kecewa usai timnya bermain imbang tanpa gol kala menghadapi Paraguay di laga kedua kualifikasi Piala Dunia 2018.
Timnas Argentina masih belum bisa meraih tiga poin ketika menjalani laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Hasil seri kontra Paraguay membuat Gerardo Martino merasa kecewa berat.
Ketika menjalani laga kedua yang berlangsung di Defensores del Chaco, Rabu (14/10) pagi WIB tadi, Tim Tango bermain seri tanpa gol menghadapi Paraguay.
Ini adalah poin perdana yang didapatkan Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2018, usai di laga pertamanya mereka menelan kekalahan 0-2 dari Ekuador.
Ketika menjalani pertandingan kedua pada pagi tadi, Argentina yang tidak dapat tampil dengan beberapa pemain inti seperti Lionel Messi dan Sergio Aguero yang mengalami cedera, tetap bisa tampil mendominasi jalannya pertandingan. Statistik menunjukkan bahwa mereka bisa unggul penguasaan bola hingga 61 persen berbanding 39 persen milik Paraguay.
Selain itu, Argentina juga menorehkan 10 kali tendangan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Namun tidak ada satu pun yang berujung gol.
Atas hasil akhir ini, Martino pun mengaku kecewa dengan perolehan satu angka saja, lantaran Argentina mengincar kemenangan demi membayar poin yang lenyap di pertandingan pertamanya.
“Kami menjalani laga tandang untuk mendapatkan kembali angka yang lenyap di pertandingan perdana kualifikasi Piala Dunia 2018, namun kami tidak berhasil mendapatkannya. Jadi saya selaku pelatih di sini tentu merasa kecewa,” kecewa Martino.
“Saya gembira dengan kerja keras yang telah ditampilkan para pemain kami. Mereka sudah tampil lebih bagus di paruh perdana daripada paruh kedua. Kendati tidak diperkuat Sergio Aguero dan Lionel Messi, kami tetap bisa mendominasi dan membuat banyak kans, cuma saja tidak ada keberuntungan di pertandingan kedua,” tambahnya.
“Kami harus lebih bekerja dan bejuang keras ketika berlatih. Ini sangat penting untuk menyatu di atas lapangan hijau, apalagi kami butuh menang untuk memperbaiki posisi kami di papan klasemen sementara ini,” ucapnya lagi.
Banyak media-media lainnya memberitakan bahwa absennya Messi dan Aguero memang sangat berpengaruh dengan performa Argentina. Hal ini diakui oleh Martino.
“Ya, kami akui absennya Lionel Messi dan Sergio Aguero memang sebuah kerugian untuk timnas Argentina. Kedua pemain itu merupakan pemain kunci dan krusial di timnas. Tapi bagaimanapun kami harus mencoba bermain untuk menang tanpa diperkuat kedua pemain tersebut,” kata Martino.
“Kami masih punya Carlos Tevez, Angel di Maria dan Gonzalo Higuain. Mereka juga hebat dan berpengalaman. Hanya saja kami kurang beruntung di dua laga awal kualifikasi Piala Dunia 2018.”
Di bawah ini menceritakan jalannya pertandingan antara Argentina melawan Paraguay.
Argentina kembali memetik hasil kurang oke di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2019. Kali ini melawan Paraguay, Argentina bermain imbang 0-0.
Dalam pertandiingan yang dilangsungkan di Defensores del Chaco pada pagi tadi, Argentina perlu hasil positif, setelah kalah 0-2 kala menjamu Ekuador.
Bermain menekan dari awal menit babak pertama, timnas Argentina tercatat memiliki 10 tendangan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Paraguay memiliki 11 sepakan dan tiga yang mengarah ke gawang.
Memainkan Ezequiel Lavezzi dan Carlos Tevez di barisan depan, Argentina sendiri terlihat sulit menembus dinding pertahanan Paraguay yang sangat rapat. Sedangkan Paraguay yang banyak bermain bertahan sesekali mendapatkan peluang bagus melalui countter-attack.
Di menit ke-42, Argentina menerima peluang terbagus untuk mencetak gol melalui Lavezzi. Menerima umpan jitu dari Tevez, Lavezzi melepaskan tendangan namun tidak terjadi gol lantaran bisa diamankan oleh Antony Silva.
Argentina masih tampil dominasi di paruh kedua. Tapi tidak ada satu kans yang dimanfaatkan menjadi gol. Martino juga sudah melakukan pergantian pemain dengan memainkan Nicolas Gaitan, Paulo Dybala dan Erik Lamela untuk meningkatkan serangannya.
Namun upaya Martino sia-sia saja lantaran Argentina tetap tidak dapat merobek gawang Paraguay. Kans terbagus di babak ini lewat Dybala di menit ke-88. Dalam posisi satu lawan satu dengan penjaga gawang, tendangan Dybala melambung.
Kedudukan 0-0 bertahan hingga usai laga. DenganĀ hasil akhir ini, Argentina kiniĀ berada di peringkat ketujuh dengan raihan satu angka dari dua laganya. Sedangkan Paraguay di peringkat keempat dengan koleksi empat angka. (As)

