Usai cuma memetik satu poin di kandang Everton, Chelsea punya kans besar kembali ke jalan kemenangan kala berhadapan dengan Brighton and Hove Albion.
Chelsea akan menjalani pertandingan Boxing Day dengan melawan Brighton di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa (26/12/2017) malam WIB. Chelsea tentu ingin meraih tiga poin setelah cuma bermain seri tanpa gol kala menghadapi Everton di Goodison Park pada akhir pekan lalu.
Brighton tengah dalam langkah kurang bagus usai cuma memetik satu kemenangan dari delapan laga pamungkas Liga Primer Inggris. Sedangkan Chelsea cuma satu kali takluk dari 11 laga pamungkas, yang mana delapan di antaranya diraih dengan kemenangan. Dengan selisih cuma tiga angka dari Manchester United yang berada di peringkat kedua klasemen, The Blues tentu harus menang untuk mengejar target.
Selanjutnya statistik laga antara Chelsea kontra Brighton:
– Chelsea menang seluruh empat laga sebelumnya kontra Brighton, kendati ini akan sebagai laga perdana kedua tim sejak bulan Maret tahun 1989 di divisi dua.
– Brighton tidak bisa menciptakan gol di tiga dari empat laga kontra Chelsea di Liga, termasuk dua laga yang berlangsung di Stamford Bridge.
– hanya satu kemenangan didapatkan Brighton dari Chelsea di ajang dan itu tercipta di perjumpaan perdana dengan kedudukan 2-1 di kompetisi Piala FA, Januari 1933.
– Ini bakal sebagai perjumpaan perdana kedua tim di level teratas — Brighton sebagai kontra ke-60 untuk Chelsea.
– Chelsea tak tertaklukkan dari 12 laga pamungkas di Boxing Day, dengan catatan tujuh kali menang dan lima kali bermain imbang, sejak takluk 2-4 dari Charlton di tahun 2003. Sedangkan Brighton malah tak pernah menang di delapan pertandingan pada 26 Desember, dengan catatan kalah sebanyak lima kali dan bermain seri sebanyak tiga kali, sejak menaklukkan QPR di Championship di tahun 2005.
– Ini merupakan yang ke-17 dalam 21 musim Liga Primer Inggris di mana Chelsea berada di urutan empat besar di hari Natal.
– Brighton berada di posisi 12 klasemen di hari Natal 2017. Hanya sekali mereka menduduki peringkat lebih oke di sepakbola Inggris di periode ini tercipta di musim 1981/82 (8).
– Chelsea memetik 39 angka di paruh perdana musim Liga Primer Inggris. Jumlah poin itu 10 angka lebih sedikit di penyisihan yang sama kala meraih gelar juara Liga Primer Inggris 2016/2017.
Selain itu, Alonso yang merupakan pemain di Chelsea ingin melihat timnya dapat tampil lebih baik lagi. “Kami kurang beruntung tak dapat menang di laga melawan Everton akhir pekan lalu, padahal kami sudah mengeluarkan seluruh kemampuan yang terbaik untuk mendapatkan tiga poin dan bahkan kami memiliki sejumlah kans bagus. Namun kami cuma meraih satu angka saja dan itu masih belum memuaskan untuk kami,” kata Alonso di website resmi Chelsea.
“Kami sadar ini akan lebih berat lagi menatap paruh kedua musim ini lantaran semua tim pasti akan bermain bagus untuk memperbaiki posisi di papan klasemen dan ada juga ingin mencapai target. Jadi saya harap rekan satu timku bisa tampil lebih bagus lagi dan bisa memaksimalkan setiap kans yang ada untuk menjadikan gol. Tiga poin itu sangat penting untuk kami,” tambahnya.
“Hari ini kami akan bertemu dengan tim yang tidak mudah dikalahkan. Brighton memang tim promosi tapi bukan berarti gampang untuk anda, apalagi mereka butuh poin untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Maka itu kami harus bermain bagus dan tidak boleh meremehkan mereka,” katanya lagi.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Tottenham Hotspur lantas bangkit setelah dihajar Manchester City di akhir minggu silam. Tiga gol yang dibuat Harry Kane membawa The Lilywhites menang 3-0 atas Burnley.
Dari laga lanjutan Liga Primer Inggris yang berlangsung di Turf Moor, Minggu (24/12) dini hari WIB tadi, Harry Kane merobek jala Burnley di menit ketujuh, 69 dan 79. Tiga gol tersebut bikin Kane setara dengan Mohamed Salah menjadi pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi 15 gol.
Kemenangan ini dari Burnley membawa Spurs ke posisi kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan koleksi 34 angka dalam 19 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sementara itu Burnley harus turun ke peringkat ketujuh klasemen dengan raihan 32 angka.
Bermain menyerang dari awal menit laga, Spurs memperoleh hadiah penalti pada menit ketujuh usai Kevin Long melakukan pelanggaran terhadap Dele Alli di dalam kotak penalti. Kane yang maju sebagai algojo berhasil menjalani tugasnya dengan baik usai tendangannya tidak bisa dibaca oleh penjaga gawang Nick Pope. Spurs unggul 1-0 atas Burnley.
Satu menit kemudian, Son Heung-min punya kans bagus melalui sepakannya dari luar kotak penalti. Sepakannnya sudah tepat ke arah gawang namun bisa diredam oleh Pope. Kane juga tidak dapat memanfaatkan kans yang diperolehnya di menit ke-17, tendangannya dari dalam kotak masih melebar dari gawang.
Moussa Sissoko menyiakan sebuah counter attack Spurs yang sangat oke empat menit berselang. Sissoko dalam posisi satu lawan satu dengan Pope, namun dua kali sepakannya bisa dihadang oleh Pope. Sampai babak pertama selesai, kedudukan masih tetap 1-0 untuk keunggulan Spurs bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Son mendapatkan peluang bagus di menit ke-56. Striker internasional Korea Selatan itu sebetulnya ada di posisi bagus kala menyambut umpan dari Serge Aurier dan tinggal menyambar bola ke dalam jala. Namun sepakannya justru melayang tinggi. Tidak lama kemudian, tembakan Kane masih melebar dari sasaran Burnley.
Spurs yang tampil dominasi akhirnya bisa menggandakan keunggulannya jadi 2-0 atas Burnley pada menit ke-69. Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini diawali dari operan jitu dari Sissoko bikin Kane lantas bertemu dengan Pope. Striker asal Inggris itu dengan gampang mengirim bola ke dalam gawang lawan.
Sepuluh menit berselang, Kane kembali mencetak gol alias hat-trick ke dalam gawang Burnley. Dia masuk ke dalam kotak terlarang usai menyambut operan dari Alli dan membobol gawang Pope melalui tendangan kaki kirinya. Di sisa waktu babak kedua ini, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Spurs atas Burnley. (As)

