Dengan penampilan ciamiknya di musim silam, Lucas Vazquez pun mendapatkan kontrak baru dari pihak Real Madrid dengan durasi satu tahun.
Lucas Vazquez bermain bagus kendati tidak selalu sebagai pemain pertama di skuad Real Madrid pada musim lalu. Dia tercatat bermain sebanyak 32 laga di semua ajang yang dilewatinya dengan mengoleksi empat gol, termasuk kala berhasil sebagai algojo di adu penalti di babak final Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Penampilan bagus tersebut bikin Vazquez tembus ke skuad Spanyol di EURO 2016 silam, dengan satu kali tampil dengan tim Matador kala menelan kekalahan 0-2 dari timnas Italia di babak perdelapan final. Musim perdana Vazquez usai kembali dari Espanyol dari status pinjaman bisa dikatakan cukup oke.
Pada awal musim ini, Vazquez masih menjalani peran nyaris yang dilakoninya dengan bagus. Dalam 11 laga yang dilewatinya, Vazquez bisa menciptakan satu gol. Andai salah satu striker dari Karim Benzema, Cristiano Ronaldo atau Gareth Bale menepi, maka Vazquez sebagai penggantinya.
Lantaran penampilan ciamiknya itu, Vazquez pun menerima hadiah kontrak anyar dengan berdurasi satu tahun lagi, yang artinya kontrak sang pemain baru akan berakhir di tahun 2021 mendatang. Vazquez sendiri merupakan produk asli akademi Madrid.
“Kubu Real Madrid sudah resmi memperpanjang kontrak Lucas Vazquez dengan satu tahun lagi, yang artinya sang pemain akan bertahan di Santiago Bernabeu hingga tahun 2021 mendatang. Klub tentu berharap Vazquez maupun pemain lain bisa terus melakukan yang terbaik di klub dan membantu tim meraih kesuksesan,” tulis keterangan resmi klub.
Vazquez sendiri pun mengaku sangat senang setelah meneken kontrak baru yang diberikan dari pihak klubnya. “Ya, ini tentu sebuah kehormatan bagi saya bisa bertahan lama di sini. Saya sudah menanti dan berharap bisa tetap bertahan lama di sini. Klub ini sudah memberikan kepercayaan kepada saya, jadi saya pasti tidak akan mengecewakan mereka. Dan saya akan bermain sebaik mungkin jika diberikan kesempatan tampil di atas lapangan hijau,” kata Vazquez.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya yang menceritakan hasil akhir laga antara Real Madrid melawan Athletic Bilbao. Madrid menggantikan Sevilla dari posisi pertama klasemen. Hasil ini didapatkan usai Los Blancos menang tipis 2-1 atas Bilbao di laga lanjutan La Liga Spanyol.
Dalam laga yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/10) dinihari WIB, Alvaro Morata yang masuk sebagai pemain pengganti tampil sebagai pahlawan kemenangan Madrid melalui golnya di 10 menit pamungkas. Madrid sempat unggul melalui Karim Benzema di awal paruh perdana, kemudian Bilbao bisa mencetak gol balasan lewat Sabin Merino.
Dengan hasil akhir 2-1 ini yang membawa Madrid kini ke puncak klasemen sementara La Liga Spanyol dengan raihan 21 angka dan kini mereka memimpin satu poin dari Sevilla yang berada di peringkat kedua klasemen dan unggul dua poin dari Barcelona dan Villareal, yang berada di peringkat ketiga dan keempat. Sementara Atletico Madrid berada di peringkat kelima klasemen.
Kronologi Laga
Laga berjalan sangat seru dan menarik. Bilbao terlebih dulu memiliki peluang kala laga baru berlangsung enam menit melalui Inaki Williams. Namun tendangan yang dilepaskan Williams dari jarak jauh bisa dihadang oleh kiper Real Madrid Keylor Navas. Satu menit kemudian, Madrid gantian menyerang dengan menciptakan gol ke jala tim tamu. Lewat counter attack yang sangat cepat, Isco melego Enric Saborit kemudian memberikan operan ke tengah kotak terlarang. Karim Benzema menerima dengan melepaskan tendangan keras untuk mengantarkan Madrid unggul 1-0.
Setelah unggul satu gol, Madrid kembali melancarkan serangan ke pertahanan Bilbao. Kali ini kans didapatkan oleh Cristiano Ronaldo. Tapi tendangan striker asal Portugal itu masih sedikit melayang dari gawang. Tak lama berselang, giliran Gareth Bale yang mencoba peruntungannya, tapi upayanya masih melayang dari sasaran.
Bilbao bisa menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-27. Memanfaatkan kesalahan pemain Madrid, bola mengarah ke kaki Sabin Merino yang lantas mengirim bola ke dalam gawang Madrid tanpa bisa ditepis oleh Navas. Skor berubah menjadi 1-1.
Di menit-menit akhir babak pertama, dua kans menciptakan gol untuk Madrid. Bale berhasil melego Inigo Martinez sebelum memberikan operan ke Ronaldo. Tapi usahanya bisa dhadang oleh Aymeric Laporte. Tak lama berselang, Ronaldo melego Laporte untuk masuk ke dalam kotak terlarang lawan. Kendati punya Benzema dan Isco di posisi bagus, Ronaldo memilih melepaskan tendangan yang pada akhirnya bisa diredam oleh penjaga gawang Gorka Iraizoz. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, Madrid bikin kesalahan kala kehilangan bola pada menit ke-52 dan bola didapatkan oleh Inaki Williams. Namun tendangan Williams masih melayang dari gawang Navas. Madrid terlihat emosi lantaran sulit menembus dinding pertahanan Bilbao yang bermain sangat rapat. Mateo Kovacic punya kans pada menit ke-72 usai meneruskan operan silang dari Lucas Vazquez. Namun sundulannya masih melebar dari gawang.
Enam menit berselang, Madrid kembali melewati kans. Menyambut operan dari rekannya, Bale melepaskan tendangan kaki kiri tapi masih belum tepat ke sasaran. Madrid terus menekan pertahanan Bilbao. Tapi belum ada gol tercipta hingga laga memasuki menit ke-80. Ada sebuah kans untuk Alvaro Morata yang menerima operan dari Kovacic. Namun upayanya bisa dihadang oleh bek lawan.
Madrid akhirnya baru bisa kembali unggul pada menit ke-83. Kali ini giliran Alvaro Morata yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Bale dan sekaligus mengubah skor menjadi 2-1. Dua menit berselang, tim tamu hampir mencetak gol balasan. Lewat counter attack, Williams yang dalam posisi satu lawan satu dengan Navas, namun penyelesaiannya dapat diamankan oleh penjaga gawang Real Madrid.
Ronaldo nyaris menambahkan keunggulan Madrid di masa injury time, andaikan tendangannya tidak bisa dihadang oleh Iraizoz. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Madrid atas Bilbao.
Di laga lainnya lagi, Sevilla meraih kemenangan tipis 1-0 atas Atletico Madrid. Gol tunggal Sevilla dilesakkan oleh Steven N’zonzi. Di pertandingan yang digelar di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (23/10) malam WIB, Sevilla bermain lebih mendominasi. Tak cuma unggul ball posession, Sevilla juga memiliki kans lebih banyak daripada Atletico.
Dari statistik mencatatkan bahwa Sevilla bisa melepaskan 12 tendangan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Atletico cuma bisa melepaskan sembilan tendangan dan tiga di antaranya tepat ke gawang.
Dari 15 menit perdana laga berlangsung, Sevilla memperoleh dua peluang emas. Yang perdana melalui Samir Nasri, sedangkan yang kedua dari N’zonzi. Sepakan Nasri masih melenceng dari gawang, sedangkan tandukan N’zonzi masih dapat dijinakkan oleh penjaga gawang Atletico Madrid Jan Oblak.
Atletico langsung menyerang dan punya dua kans bagus juga. Perdana melalui tembakan Kevin Gameiro, tapi bisa dihadang oleh Rico. Sedangkan yang kedua dimiliki oleh Angel Correa, tapi tembakannya dari jarak jauh masih melayang tinggi.
Setelah itu kedua tim saling gantian tekan menekan, tapi hingga babak pertama selesai, skor masih 0-0 mengirim kedua tim ke ruang ganti masing-masing.
Memasuki paruh kedua, Sevilla masih bisa bermain bagus seperti di paruh perdana. Vitolo dan N’zonzi memiliki peluang di awal paruh kedua, tapi upaya kedua pemain itu tidak berujung gol. Gantian, Atletico yang memperoleh kans melalui aksi Gameiro pada menit ke-55. Tapi tembakan kaki kanannya masih melenceng dari gawang. Sementara tandukan Filipe Luis dari jarak jauh masih dapat diamankan oleh Sergio Rico.
Sevilla akhirnya bisa mencetak gol di menit ke-73. Gol itu berawal dari operan Luciano Vietto di sisi kanan. N’zonzi berhasil menerima bola tersebut dan mengirim si kulit bundar ke dalam jala tanpa bisa ditepis oleh Jan Oblak.
Upaya Atletico untuk mencetak gol balasan jadi sulit kala di menit ke-77, Koke menerima kartu kuning kedua dari wasit karena melakukan pelanggaran terhadap Adil Rami. Usai itu, Atletico terlihat sulit menciptakan kans dan Sevilla pun terlihat banyak bermain bertahan.
Diego Godin sempat punya kans bagus, tapi tandukannya bisa diredam oleh Rico. Hingga laga usai, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Sevilla atas Atletico. (As)

