Yaya Toure mengaku senang usai dipastikan tetap berseragam Manchester City. Kendati kini umurnya tidak belia lagi, Toure masih lapar trofi.
Manchester City mengonfirmasi kontrak anyar selama satu tahun kepada Yaya Toure, Kamis (1/6/2017). Dengan kontrak anyar itu, Toure akan bermukim di Etihad Stadium, paling tak sampai musim panas 2018.
Berita itu juga mengakhiri masa depan Toure yang sempat dispekulasikan. Pemain internasional Pantai Gading tersebut merupakan salah satu dalam enam pemain senior The Citizens yang kontraknya akan selesai di bursa transfer musim panas dan dia sebagai satu-satunya pemain yang dipertahankan.
“Saya tentu merasa senang dan bahagia setelah menandatangani kontrak baru selama satu tahun yang diberikan dari pihak klub. Klub mempercayaiku, jadi saya pun tidak ingin mengecewakan mereka dan saya akan bermain sebaik mungkin untuk klub,” ungkap Yaya di website resmi klub.
Toure digaet City dari Barcelona di tahun 2010 lalu. Selama memperkuat City, dia sudah bermain 299 laga dan menciptakan 81 gol. Dia juga ikut membantu dalam kesuksesan City meraih dua gelar Liga Primer Inggris, dua gelar Piala Liga Inggris, satu gelar Piala FA dan satu gelar Community Shield.
Pada umurnya yang telah 34 tahun, Toure masih lapar gelar dan ingin meraih banyak gelar lagi dengan City. “Saya jelas ingin meraih banyak gelar lagi, ini sangat krusial untuk saya. Saya tahu kami sudah gagal di musim 2016/2017, musim depan kami akan bermain sebagus-bagusnya dan meraih kesuksesan bersama Manchester City,” tandasnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Barcelona meraih gelar juara Copa del Rey setelah meraih kemenangan 3-1 atas Deportivo Alaves.
Dari pertadingan final yang berlangsung di Vicente Calderon, Barcelona menerima perlawanan ketat dari ALaves. Pertandingan belum berlangsung sepuluh menit, Javier Mascherano harus keluar dari lapangan usai beradu kepala dengan Marcos Llorente.
Barcelona pun terlihat sulit untuk menciptakan gol usai para pemainnya sering dijatuhkan oleh pemain Alaves. Los Cules baru bisa memecah kebuntuannya di menit ke-30 melalui aksi Lionel Messi. Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Tiga menit kemudian, Alaves bisa mencetak gol penyama lewat aksi Theo Hernandez melalui tembakan bebas.
Menatap babak pertama selesai, Barcelona dapat mencetak dua gol untuk mengubah kedudukan jadi 3-1. Gol-gol tersebut dilesakkan oleh Neymar pada menit ke-45 dan Francisco Alcacer pada menit ke-45+3 masa injury time. Di sepanjang paruh kedua, tidak ada gol tambahan tercipta lagi.
Barcelona lantas menekan di awal menit babak pertama. Messi yang menyambut operan lantas melakukan umpan kepada Neymar. Akan tetapi, upaya tersebut tidak bisa menemui sasaran usai Neymar lebih memilih membawa bola lagi ketimbang menendang langsung ke jala Alaves.
Barcelona kehilangan Mascherano pada menit kedelapan usai sang pemain beradu kepala dengan Llorente. Usai nyaris tiga menit mendapatkan perawatan dari tim medis klub di dalam lapangan, Mascherano akhirnya dikeluarkan dari lapangan dan Andre Gomez masuk menggantikannya.
Barcelona melakukan jalannya laga usai wasit kembali meneruskan laga. Barcelona tampil mendominasi dan bikin para pemain Alaves bermain bertahan.
Barcelona terus menekan untuk mencari celah membobol gawang Alaves. Sementara Alaves bermain bertahan dengan sangat rapat dan menggandalkan serangan balik. Bahkan Neymar dan Messi sempat dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh pemain Alaves, tapi tidak ada satu pun yang dinyatakan pelanggaran.
Barcelona yang terus menekan akhirnya bisa membuka keunggulanya pada menit ke-30. Messi sukses membawa timnya unggul 1-0 usai bermain operan satu dua dengan Neymar di depan kotak terlarang. Bola hasil tembakan striker asal Argentina tersebut mengarah ke gawang tanpa bisa ditepis kiper Alaves.
Namun tiga menit kemudian, Alaves bisa mencetak gol balasan melalui sebuah tembakan bebas. Theo yang maju mengeksekusi tendangan bebas dan bola hasil tembakannya lantas mengarah ke gawang tanpa bisa dihadang oleh kiper Jasper Cillessen.
Barcelona kembali unggul menjadi 2-1 atas Alaves di menit ke-45. Kali ini giliran Neymar yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Andre Gomez.
Pada menit ketiga masa injury time, Barcelona kembali menciptakan gol. Kali ini gawang Fernando Pacheco dibobol oleh Francisco Alcacer. Skor berubah menjadi 3-1 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Alaves yang tertinggal dua gol mencoba tampil terbuka demi mencari gol ketertinggalannya. Deyverson sempat membobol gawang Barcelona pada menit ke-71, tapi dianulir wasit lantaran sang pemain terlebih dulu dalam perangkap offside.
Barcelona yang unggul dua gol terlihat bermain lebih santai. Namun di sisa waktu babak kedua ini, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Barcelona atas Alaves. Dan, Barcelona pun yang berhak meraih gelar juara Copa del Rey musim 2016/2017. (As)

