Tottenham Hotspur tak sabar menunggu aksi Vincent Janssen di atas lapangan hijau. Klub berharap Janssen bisa bikin barisan depannya menjadi lebih tajam.
Vincent Janssen bermain bagus kala memperkuat AZ Alkmaar di musim silam. Dia sebagai pencetak gol terbanyak Liga Belanda dengan menciptakan 27 gol di musim 2015/2016. Jumlah gol Janssen tersebut yang bikin Tottenham Hotspur berani membayar 17 juta poundsterling kepada AZ Alkmaar demi menggaet sang pemain ke klub yang bermarkas di White Hart Lane.
Kedatangan Janssen bikin The Lilywhites punya dua pemain pencetak gol terbanyak liga. Musim silam, Harry Kane sebagai top skorer di Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 25 gol. Melihat situasi seperti itu, sudah jelas kedua striker itu bisa memberikan yang terbaik kepada klub London Utara itu. Selain itu, Spurs juga sudah memiliki pilihan lagi andai Kane dijaga ketat atau tidak dalam kondisi fit untuk tampil, maka Janssen siap merumput atau sebagai penggantinya sebagai ujung tombak tim skuad.
Janssen hingga kini selalu bermain di tiga pertandingan perdana Spurs di Liga Primer Inggris, satu kali sebagai pemain utama dan dua kali menjadi pemain pelapis kedua atau turun bermain dari bangku cadangan. Namun penyerang berumur 22 tahun tersebut hingga kini belum mencetak gol.
Bahkan Kane juga belum bisa menciptakan gol untuk Spurs. Tiga gol yang sudah dilesakkan Spurs malah berasal dari pemain yang bermain di barisan tengah dan barisan belakang yakni, Danny Rose, Erik Lamela dan Victor Wanyama.
Pertandingan menghadapi Stoke City di hari Sabtu (10/9) nanti bakal sebagai tantangan selanjutnya untuk Janssen. Para fans Spurs tentu berharap dan mendukung penyerang timnas asal Belanda tersebut akan mencetak gol di laga keempat Liga Primer Inggris musim ini. Janssen sendiri pun mengaku siap memberikan yang terbaik dan akan berusaha keras untuk membantu tim meraih kesuksesan.
“Saya memang baru datang bergabung ke Tottenham Hotspur di bursa transfer musim panas lalu. Tapi saya merasa sudah nyaman sekali berada di sini dan para pemain di sini terlihat ramah tamah. Saya juga diperlakukan sangat adil dan tidak ada masalah atau hal yang bisa membuatku kesal di klub baru. Saya tahu saya tidak boleh mengecewakan mereka juga, terutama yang sudah memberikan dukungan penuh kepadaku. Jadi saya harus siap berlatih keras dan secepatnya bisa menyatu dengan gaya permainan Spurs. Saya juga tahu hingga sekarang ini masih belum ada gol yang kubuat untuk Spurs, tapi saya pasti akan berusaha yang terbaik dan secepatnya untuk mencetak gol untuk timku,” kata Janssen di situs resmi klub.
“Para fans juga sangat mendukungku saat saya tampil di atas lapangan hijau. Ini tentu membuatku lebih percaya diri dan ingin segera membuktikan. Saya tahu semua orang yang ada di Tottenham Hotspur sudah tidak sabar melihat aksi-aksiku dan saya juga akan memperlihatkannya.”
Di samping ini ada berita tambahan lagi, Harry Kane merasa timnya di musim ini lebih tangguh ketimbang musim silam. Mereka pun digadangnya juga telah siap berlaga di ajang Liga Champions.
Spurs tidak banyak melepas pemain pilarnya yang sudah membantu tim sebagai kandidat juara Liga Primer Inggris musim silam. Malah Spurs berhasil mendatangkan beberapa pemain baru seperti Moussa Sissoko, Victor Wanyama dan Vincent Janssen.
Melihat tim skuad Spurs sekarang ini, Kane merasa Spurs lebih tangguh ketimbang musim silam. Skuad The Lilywhites kini juga digadangnya siap berlaga di antarklub Eropa musim ini.
“Saya lihat kami memiliki skuad yang lebih baik jika dibandingkan dengan musim silam. Kami sudah memboyong beberapa pemain anyar yang memiliki kemampuan bermain cukup oke. Kami telah menggaet pemain tangguh juga,” ungkap Kane.
“Kami tentu sudah siap dan kami tahu akan banyak laga yang akan kami hadapi musim ini. Bahkan kami juga siap bermain di Liga Champions, kami tahu ajang ini sangat bergengsi, maka itu kami telah mempersiapkan diri,” lanjutnya.
Kendati begitu, Kane menyatakan bahwa SPurs masih butuh perbaiki sebelum musim berlangsung lama. Hingga kini dalam tiga laga yang telah dijalani di Liga Primer Inggris, Spurs baru menorehkan sekali menang dan dua kali bermain seri.
“Permainan tim hingga kini belum memuaskan. Itu bisa dilihat dari tiga laga yang telah kami jalani di Liga Inggris. Setiap pemain wajib memperbaiki diri dan menyatu di atas lapangan, itu paling penting kala menghadapi lawan berikutnya. Kami tidak boleh gagal menang lantaran itu bisa menghambat target kami di musim ini,” sambung striker asal Inggris itu.
Di bawah ini ada berita tambahan lainnya lagi.
Belgia meraih kemenangan 3-0 atas Siprus di laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Roberto Martinez pun mengaku senang atas kemenangan timnya.
Belgia menang tiga gol tanpa balas di Neo GSP tengah pekan ini di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Kemenangan itu didapatkan berkat gol-gol yang dilesakkan oleh Romelu Lukaku (dua gol) dan Yannick Carrasco.
Hasil bagus itu sebagai bangkitnya Belgia dari kekalahan 0-2 kala menghadapi timnas Spanyol di pertandingan persahabatan, Jumat (2/9) silam. Belgia yang bermain mendominasi bikin Roberto Martinez merasa kagum dan terpesona.
Statistik menorehkan bahwa Belgia bisa melepaskan 24 tendangan dengan 10 di antaranya tepat ke gawang. Selain itu, Belgia unggul ball posesion hingga 60 persen berbanding 40 persen milik Siprus. Sementara Sipurs tidak diberikan peluang untuk menekan, dengan cuma satu dari sepuluh yang tepat ke sasaran.
“Kami tak memprediksikan sebuah pertandingan gampang, namun kami berusaha untuk meraih kemenangan di pertandingan ini dan kami akhirnya menang dengan skor 3-0. Para pemain kami sudah tampil bagus, terutama mendominasi jalannya laga dan menciptakan sejumlah kans. Ini sangat penting karena bisa memberikan hasil bagus untuk tim,” senang Martinez.
“Kami harus mempertahankan atau melanjutkan performa seperti ini di laga berikutnya. Kami sudah menyatu dan harus tetap fokus saja kala menghadapi lawan-lawan. Setiap hasil akhir akan membantu mental tim dan kemenangan dari Siprus membuat tim lebih percaya diri dan kami senang serta puas dengan kemenangan tersebut,” tambahnya. (As)

