AC Milan sepertinya akan kehilangan Gonzalo Higuain di bursa transfer musim dingin bulan Januari ini. Namun I Diavolo Rosso setidaknya memiliki modal untuk melego sang striker.
Gonzalo Higuain kabarnya dalam waktu dekat akan merapat ke Chelsea. Striker yang kini berumur 31 tahun itu telah tidak diikutsertakan AC Milan ketika melawat ke markas Genoa di laga lanjutan Serie A pada akhir pekan lalu atau tepatnya pada hari Senin (22/1/2019), yang sebagai pertanda kalau kepindahan menginjak tahap akhir.
Ditinggal Higuain tentu akan sebagai kabar kurang oke untuk kubu Rossoneri. Pemain yang didatangkan Juventus dengan status pinjaman itu sejauh ini mengoleksi delapan gol dalam 22 laga di seluruh ajang yang dilewatinya dan mengoleksi enam gol di 15 pertandingan Liga Italia.
Higuain merupakan salah satu pencetak gol terbanyak hingga kini di musim ini dengan Patrick Cutrone. Cutrone sendiri sejauh ini sudah mencetak sembilan gol, yang artinya lebih banyak satu gol dari Higuain. Kendati begitu, ada satu fakta yang setidaknya dapat bikin suporter Milan sedikit lebih santai. I Diavolo Rosso hingga kini tidak tertaklukkan kala bermain tanpa Higuain.
Jumlah enam laga sudah dijalani Milan tanpa Higuain di seluruh ajang yang dilewatinya. Torehannya merupakan tiga kali dengan kemenangan dan tiga kali bermain seri. Milan mengoleksi 11 gol dari periode itu atau dengan rata-rata 1,83 gol per pertandingan.
klub Italia itu sendiri sudah berusaha memperoleh pengganti Higuain yaitu, Krzysztof Piatek dari Genoa. Piatek pada musim ini telah membuat 13 gol di Liga Italia.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, AC Milan memetik tiga poin dalam lawatannya ke kandang Genoa di laga lanjutan Liga Italia. Diavolo Rosso meraih kemenangan 2-0 atas tim tuan rumah.
Dari laga yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris, kedudukan masih tanpa gol di paruh perdana. Genoa keluar menekan dengan torehan delapan percobaan di babak perdana pertandingan, hanya dua di antaranya mengarah ke gawang.
Percobaan yang dilakukan Darko Lazovic di menit ke-23 yang mengarah ke gawang. Satu lagi tercatat dari Daniel Bessa di menit ke-27. Sedangkan Milan empat kali bisa melakukan tendangan. Dua di antaranya mengarah ke gawang, Ricardo Rodriguez penendangnya di menit kedelapan, kemudian Suso yang menekan di menit ke-20.
Milan lantas menyerang di babak kedua laga ini. Percobaan dari Fabio Borini dari jarak jauh di menit ke-55 telah mengarah ke gawang, namun belum belum berujung gol. Genoa memperoleh kans bagus 12 menit kemudian. Usaha yang diperoleh Christian Kouame dan juga Miguel Veloso belum merobek jala Milan.
Milan akhirnya bisa membuka keunggulannya di menit ke-72. Andrea Conti bisa memberikan operan datar lewat sisi kanan. Bolanya dapat disambut Borini yang berada di posisi bagus di dalam kotak terlarang.
Milan menambahkan keunggulannya 11 menit kemudian. Operan panjang Patrick Cutrone sukses dituntaskan dengan tendangan tepat oleh Suso. Pemain internasional Spanyol itu tidak melakukan perayaan gol lantaran pernah berseragam Genoa sebagai pemain pinjaman.
Genoa menekan di menit ke-90. Sepakan bebas lantas yang dilakukan oleh Darko Lazovic masih melenceng dari jala yang dijaga oleh Gianluigi Donnarumma. Pada sisa waktu laga, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Milan atas Genoa.
Dari pertandingan ini, Milan mengendalikan permainan dengan torehan 61 persen banding 39 persen milik Genoa. Dari kemenangan di laga ini maka Milan tembus ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A. Milan kini mengoleksi 34 angka dalam 20 laga yang dilewatinya. Sedangkan Genoa berada di peringkat ke-14 klasemen dengan koleksi 20 poin. (As)

