AC Milan resmi menunjuk Stefano Pioli sebagai manajer baru di timnya. Pioli diikat kontrak baru sampai tahun 2021 mendatang.
AC Milan mengonfirmasi penunjukkan Pioli tersebut di website resminya, Rabu (9/10) sore WIB. Pioli memang telah kencang diberitakan akan ditunjuk menjadi pelatih baru, yang mana akan menggantikan posisi Marco Giampaolo, yang dinilai gagal membawa Rossoneri ke jalur kesuksesan.
Giampaolo diberhentikan setelah Milan mendapatkan hasil-hasil yang tidak bagus di awal musim. I Diavolo Rosso kini berada di peringkat ke-13 klasemen sementara Serie A, lantaran hanya menang tiga kali dan takluk empat kali.
Untuk Pioli, ini kedua kalinya dia membesut tim asal Milan, usai sebelummya pernah menangani Inter Milan pada musim 2016/2017. Pertandingan pertama Pioli merupakan kontra Lecce, 21 Oktober nanti.
“Klub dan para fans tentu berharap Stefano Pioli bisa memberikan yang terbaik di sini dan bisa mengantarkan tim ke jalur kesuksesan,” tulis keterangan resmi AC Milan.
Pioli sendiri pun mengungkapkan hasratnya ingin melakukan tugasnya dengan baik dan benar di klub barunya. “Ya. saya tentu ingin memberikan yang terbaik dan bisa membawa klub ke jalur kesuksesan. Klub telah memberikan kepercayaan, jadi saya juga pasti akan melakukan yang terbaik di sini,” Kata Pioli di situs resmi AC Milan.
“Tidak perlu nunggu lama lagi, saya akan segera melatih para pemain baruku dan berharap bisa bekerja sama dengan baik dengan para pemain di sini. Saya juga berharap akan ada dukungan besar dari para fans Milan kepada saya,” tambahnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Inter Milan meneruskan tren kemenangannya di Serie A. Melawan Sampdoria, Nerazzurri menang dengan skor akhir 3-1.
Bermain di Stadion Luigi Ferraris, keduanya bermain cukup imbang di awal pertandingan babak pertama. Dari Inter maupun Sampdoria sama-sama sulit mendapatkan kans bagus. Maka itu, tidak ada kans bagus diperoleh selama 10 menit awal berlangsung.
Inter baru memperoleh kans di menit ke-12 melalui Alessandro Bastoni, namun tandukannya masih melenceng dari jala Sampdoria yang dikawal oleh Emil Audero.
Inter membuka keunggulannya delapan menit kemudian. Melalui serangan dari barisan tengah, Stefano Sensi melakukan tembakan keras ke jala Sampdoria. Bola itu kemudian mengenai Alexis Sanchez dan berubah arah, merobek jala Audero. Inter unggul 1-0.
Dua menit kemudian, Inter kembali menambahkan keunggulannya jadi 2-0. Diawali dari operan jitu Sensi, Sanchez sukses lolos dari jebakan offside dan melakukan tendangan yang sukses melego Audero.
Sampdoria langsung tampil terbuka setelah tertinggal dua gol. Mereka punya kans emas di menit ke-30 melalui aksi Jakub Kankto, tapi tendangan kaki kirinya masih melayang dari gawang.
Sedangkan Inter memperoleh kans emas melalui aksi Lautaro Martinez di menit ke-38, cuma saja tendangan yang dilakukannya masih melenceng dari jala gawang Sampdoria. Skor tetap 2-0 untuk keunggulan Inter bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Inter tetap mengendalikan permainan. Belum satu menit pertandingan kembali dimulai, Martinez nyaris mencetak gol, tapi tembakan yang dilakukannya dari dalam kotak masih dapat dihalau oleh Audero.
Namun tidak lama kemudian atau bisa dikatakan cuma melewati beberapa detik, Inter harus kehilangan satu pemain, di mana Sanchez melakukan diving di dalam kotak penalti Sampdoria, yang mana bikin dirinya harus mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit yang memimpin jalannyalaga.
Dengan memimpin jumlah pemain, Sampdoria mencoba memanfaatkan kesempatan ini. Pada akhirnya, mereka bisa menipiskan ketertinggalannya jadi 1-2 pada menit ke-55. Diawali dari operan jitu Karol Linetty, Jankto sukses melakukan tendangan di kotak terlarang yang tidak bisa dihadang oleh kiper Samir Handanovic.
Kendati tampil dengan 10 pemain dan kemasukan satu gol, Inter tidak langsung terkejut. Mereka coba menekan melalui counter attack, hasilnya pun berhasil di menit ke-61.
Di awali dari operan dari Marcelo Brozovic, Roberto Gagliardini melakukan tendangan ke jala Audero. Bola sempat dihadang oleh penjaga gawang, tapi Gagliardini suskes memanfaatkan bola muntah dan mengirim bola ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Inter atas Sampdoria yang sekaligus bertahan hingga laga selesai. (As)

