Tottenham Hotspur meraih kemenangan 4-2 atas Paris Saint-Germain di turnamen International Champions Cup 2017.
Dalam laga yang digelar di Camping Wood Stadium, Orlando, Amerika Serikat, Minggu (23/7/2017) pagi WIB, Paris Saint-Germain memimpin terlebih dulu di menit keenam usai Edinson Cavani menciptakan gol yang memaksimalkan operan manis dari Adrien Rabiot.
Keunggulan PSG ternyata hanya bertahan lima menit. Tottenham Hotspur bisa mencetak gol balasan melalui Christian Eriksen pada menit ke-11 usai sepakan yang dilepaskannya dari jarak jauh mengarah ke sasaran PSG tanpa dapat dihadang oleh kiper Kevin Trapp.
Spurs justru bisa berbalik memimpin tujuh menit kemudian. Kali ini giliran Eric Dier yang membobol gawang PSG usai Trapp bikin kesalahan. Bermain-main di dalam kotak terlarang, Trapp yang mencoba menyepak bola jauh ke depan justru mengenai Dier. Bola berbalik dan masuk ke dalam jala timnya sendiri.
Di menit ke-36, PSG akhirnya dapat mencetak gol penyama kedudukan. Javier Pastore yang menerima operan jitu silang dari sisi kanan, berhasil merobek jala Hugo Lloris dengan tendangan tepat ke sasaran Spurs. Hingga babak pertama selesai, kedudukan 2-2 bertahan untuk kedua tim hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, PSG harus kehilangan Trapp usai sang pemain mendapatkan kartu merah langsung dari wasit lantaran melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane. kartu merah tersebut diawali dari dua kesalahan yang dilakukan Trapp, yang mana dia mencoba menghadang bola lambung Spurs yang memantul di luar kotak terlarang dengan tangan. Kane yang mencoba merebutnya kembali, malah Trapp menekelnya.
Tampil dengan 10 pemain, Spurs tentu lebih mudah memberikan ancaman kepada PSG. Tiga menit kemudian usai Klapp keluar dari lapangan, Dele Alli hampir mengantarkan Spurs memimpin, tapi tembakan yang dilakukannya masih melayang dari sasaran PSG yang digantian dijaga oleh Alphonse Areola.
Spurs memperoleh dua kans secara berturut-turut pada menit ke-69. Umpan Kane tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Eriksen, kemudian bola yang disepak Alli pun masih dapat dihadang oleh Areola. Terus menyerang, Spurs akhirnya memperoleh gol ketiganya di menit ke-81 melalui tembakan Toby Alderweireld. Tendangan kerasnya dari jarak jauh mengarah ke gawang tanpa bisa ditepis kiper. Spurs pun unggul 3-2 atas PSG.
Dua menit menatap waktu normal selesai, Spurs benar-benar memantapkan kemenangan dari PSG. Spurs mendapatkan hadiah penalti usai Blaise Matuidi melakukan handball di dalam kotak terlarang. Kane yang maju sebagai algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 4-2 untuk keunggulan The Lilywhites yang sekaligus bertahan hingga usai laga.
Pada pertandingan berikutnya, Spurs akan melawan AS Roma, (25/7/2017). Sedangkan PSG akan berhadapan dengan Juventus (26/7/2017).
Di laga lainnya, Chelsea menaklukkan Arsenal dengan skor akhir 3-0 di pertandingan persahabatan pramusim. Mitchy Batshuayi menciptakan dua gol dari kemenangan Chelsea atas Arsenal itu.
The Blues lantas memberikan tekanan pada awal menit laga yang berlangsung di Beijing National Stadium, Sabtu (22/7/2017) malam WIB, kala umpan Cesc Fabregas dilanjutkan Victor Moses dengan tendangan. Namun upayanya masih dapat diamankan oleh kiper David Ospina.
Di menit ketujuh, Willian menggiring si kulit bundar usai menerima kesalahan umpan dari pemain Arsenal Ainsley Maitland-Niles. Namun bola tendangannya masih melenceng dari gawang. Chelsea kembali mengancam dan mendapatkan dua kans pada menit ke-15 dan ke-20, melalui sepakan Batshuayi. Kedua upayanya masih bisa dijinakkan oleh Ospina.
Pemain Chelsea Pedro Rodriguez harus memperoleh perawatan di atas lapangan selama beberapa waktu di menit ke-25, usai diterjang Ospina. Tidak lama kemudian Pedro ditarik keluar dari lapangan.
Ospina menunjukkan ketangguhannya di bawah mistar jala Arsenal melalui aksi-aksinya pada menit ke-34, yang perdana dia berhasil menghalau tembakan Willian yang diteruskan dengan menghadang bola hasil tendangan Moses.
Batshuayi meradang tidak lama berselang, usai golnya tidak disahkan oleh wasit pada menit ke-35. Dia dinilai telah berdiri di posisi offside sebelum merobek jala Arsenal.
Chelsea membuka keunggulannya melalui Willian pada menit ke-40 yang mana dia memanfaatkan operan dari Batshuayi.
Dua menit kemudian, Chelsea lantas menambahkan keunggulan melalui aksi Batshuayi, usai memaksimalkan umpan N’Golo Kante dari jarak jauh, dia lantas menendang bola tanpa dapat dihadang oleh Ospina.
Aaron Ramsey melepaskan tendangan tepat ke jala Chelsea. Namun bola hasil tendangannya bisa dihadang oleh kiper Chelsea, Thibaut Courtois.
Batshuayi menciptakan gol keduanya di pertandingan ini empat menit menginjak paruh kedua. Melalui counter attack, Marcos Alonso memberikan operan yang diteruskan Batshuayi dengan tendangan keras ke sasaran.
David Luiz melakukan pelanggaran terhadap Danny Welbeck di tepi kotak terlarang Chelsea. Sepakan bebas dieksekusi Olivier Giroud, namun masih mengenai pagar pemain Chelsea. Lima tendangan lain Arsenal selanjutnya pun belum bisa memberikan hasil bagus.
Di sisa waktu babak kedua ini, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Chelsea atas Arsenal.
Pada laga lainnya, Liverpool tampil menjadi juara Premier League Asia Trophy setelah menundukkan Leicester City. Sempat terpaut, The Reds menang tipis 2-1 berkat gol-gol yang dicetak Mohamed Salah dan Philippe Coutinho.
Dari laga yang dilangsungkan di Hong Kong Stadium, Sabtu (22/7/2017) malam WIB, Liverpool memainkan hampir semua pemain intinya di paruh perdana. Cuma Trent Alexander-Arnold pemain belia yang sebagai pemain utama.
Akan tetapi, Liverpool malah kemasukan terlebih dulu. Leicester memecah kebuntuannya pada menit ke-12 melalui tandukan Islam Slimani yang melanjutkan operan dari Marc Albrighton.
Liverpool mencetak gol balasan delapan menit berselang. Coutinho sebagai assist dengan memberikan operan lambung yang lantas diakhiri dengan tandukan Salah.
Coutinho mengantarkan Liverpool berbalik unggul jadi 2-1 atas Leicesster. Menggiring bola di sisi kiri, Coutinho lalu melepaskan tembakan keras dengan kaki kanan yang tepat ke jala lawan tanpa dapat dihadang oleh Kasper Schmeichel.
Klopp melakukan banyak pemain pengganti di paruh kedua. Cuma Loris Karius yang tampil penuh di laga ini. Akan tetapi, tidak ada gol tercipta lagi di sepanjang paruh kedua ini. Kedudukan selesai 2-1 bertahan sampai laga berakhir.
Kemenangan itu mengantarkan Liverpool menjadi juara Premier League Asia Trophy. Sedangkan posisi ketiga dimenangi oleh Crystal Palace yang mengalahkan West Bromwich Albion 2-0. (As)

