Tottenham Hotspur hanya hingga babak 32 besar Liga Europa usai didepak Gent. Spurs takluk agregat jumlah 2-3 setelah bermain seri 2-2 di leg kedua.
Di pertandingan yang dilangsungkan di White Hart Lane, Jumat (24/2/2017) dinihari WIB tadi, Tottenham Hotspur yang perlu menang setelah takluk 0-1 di laga leg perdana babak 32 besar Liga Europa tampil dengan kekuatan terbaiknya dan langsung bermain menyerang di awal menit babak pertama.
Hasilnya diperoleh pada menit kesepuluh kala Christian Eriksen menciptakan gol untuk Spurs yang bikin agregat jadi imbang 1-1. Umpan panjang dari barisan belakang The Lilywhites bikin pertahanan tim tamu gagal mengamankan dan Eriksen yang berhasil menerima bola itu lantas mengirim bola ke dalam gawang tanpa bisa ditepis oleh kiper Gent.
Spurs yang bertindak sebagai tim tuan rumah sepertinya akan bisa dominasi permainan kala mereka memperoleh kans lagi pada menit ke-12 lewat Dele Alli. Tapi tendangan voli yang dilepaskannya masih belum mengarah ke gawang.
Gent yang banyak ditekan justru bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1 di menit ke-20. Berawal dari tendangan sudut, bola yang dilayangkan ke dalam kotak terlarang Spurs dan Harry Kane yang mencoba membuang si kulit bundar justru bola meluncur ke dalam gawang timnya sendiri. Dengan kedudukan seperti itu, maka tim tuan rumah harus mencetak dua gol untuk dapat melaju ke babak berikutnya.
Spurs memiliki peluang mencetak gol di menit ke-35 melalui aksi Kyle Walker, namun tembakannya masih dapat dihadang oleh Lovre Kalinic. Tengah kejar dua gol, Spurs malah harus tampil dengan 10 orang pemain usai Alli menerima kartu merah dari wasit yang memimpin laga karena melakukan pelanggaran terhadap Brecht Dejaeger di menit ke-38. Kedudukan 1-1 bertahan sampai babak pertama selesai.
Berjalannya laga di paruh kedua, Spurs yang tampil dengan 10 pemain justru terlihat lebih menyerang dan berjuang untuk mencari gol-gol tambahan. Untuk meningkatkan daya gedor, tim tuan rumah pun menurunkan Son-Heun Min untuk mengisi posisi Ben Davies yang ditarik keluar dari lapangan. Masuknya Son memang membuat Spurs lebih oke dalam menyerang. Operan Son di menit ke-60 atau dua menit usai tampil di lapangan hampir dimaksimalkan Eriksen sebagai gol jika tak ada Kane yang menghalaunya.
Spurs langsung memimpin lagi di menit ke-61 melalui gol Wanyama setelah melanjutkan operan Eriksen dengan tendangan dari dalam kotak terlarang. Dengan unggul 2-1, Spurs kini cuma perlu satu gol lagi untuk melaju ke babak 16 besar Liga Europa.
Pada menit ke-66, Eriksen yang menerima operan jitu Kane memiliki ruang tendang tapi dengan cepat dihadang oleh pemain lawan. Tiga menit kemudian, Kalinic berhasil menyelamatkan gawangnya dari kebobolan setelah berhasil mengantisipasi bola tendangan sudut Spurs yang mengenai temannya. Walker juga memiliki peluang mencetak gol namun bola masih melenceng dari sasaran. Pada menit ke-74, gantian Gent yang menyerang dan mendapatkan kans. Namun sundulan Moses Simon masih melayang.
Hingga laga memasuki menit ke-82, Gent justru bisa kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2, sekaligus bikin mereka memimpin agregat 3-2. Lewat sebuah counter attack, Coulibaly memberikan operan ke tengah kotak terlarang namun mengenai Eric Dier. Bola liar pun disambut Jeremy Perbet dengan tendangan yang juga mengenai Dier dan bola tetap mengarah ke gawang tanpa bisa dihadang oleh Hugo Lloris.
Spurs yang berjuang mencari dua gol untuk melaju tidak bisa memanfaatkan kans yang dimiliki dan akhirnya harus terdepak di akhir laga. Spurs takluk agregat jumlah 2-3 setelah kalah 0-1 di laga leg perdana babak 32 besar Liga Europa.
Di laga lainnya, AS Roma menelan kekalahan 0-1 dari Villarreal di laga leg II babak 32 besar Liga Europa. Meski begitu, hasil ini tidak membendung laju Roma melaju ke babak 16 besar. Di laga leg pertama ini, Giallorossi tampil mengesankan usai meraih kemenangan telak 4-0 di markas Villarreal pada tengah pekan lalu.
Dari laga yang berlangsung di Stadion Olimpico, Jumat (24/2/2017) dinihari WIB, Villarreal lantas bermain menyerang begitu laga dimulai. Kans perdana diperoleh The Yellow Submarine pada menit kesepuluh kala tendangan Roberto Soriano lewat sisi kanan kotak terlarang masih mengenai mistar jala Roma.
Villarreal berhasil unggul enam menit berselang. Usaha Thomas Vermaelen untuk menghadang bola operan pemain Villarreal malah meluncur ke Rafael Borre. Lewat dalam kotak penalti, Borre mengalahkan Alisson Becker untuk mengantarkan Villarreal memimpin 1-0.
Dominasi Villarreal terus menerus ke pertahanan Roma. Sedangkan tim tuan rumah terlihat sulit menciptakan kans bagus. Sering kehilangan si kulit bundar juga bikin Roma tidak bisa meningkatkan permainan.
Villarreal kembali menekan pertahanan Roma pada menit ke-32. Rodrigo Hernandez melepaskan tendangan dari muka kotak terlarang dan meluncur ke sasaran. Namun Alisson masih siaga bisa menghadang bola.
Roma sepertinya harus berterima kasih kepada Allisson. Lantaran penjaga gawang internasional Brasil tersebut kembali menyelamatkan gawang timnya dari kebobolan pada menit ke-40. Dia berhasil menghalau tendangan keras Soriano dari jarak jauh. Hingga babak pertama selesai, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Villarreal atas Roma.
Alisson lagi-lagi tampil sebagai penyelamat tim tuan rumah di awal paruh kedua. Kali ini dia berhasil menghadang tendangan Borre yang melanjutkan operan tarik Roberto Soldado. Gantian, Roma yang memperoleh kans emas pada menit ke-51. Namun tandukan Diego Perotti yang melanjutkan operan Francesco Totti lewat sisi kanan masih terlalu gampang dan dapat diantisipasi oleh Andres Fernandez. Dua menit berselang, Perotti mencoba peruntungannya lagi, tembakannya lagi-lagi masih bisa dihadang oleh Fernandez.
Performa tim tuan rumah membagus di paruh kedua. Meski begitu, Roma tetap tidak bisa memperoleh kans banyak. Roma lalu harus bermain dengan 10 orang pemain usai Antonio Rudiger menerima kartu kuning kedua dari wasit yang memimpin jalannya pertandingan pada menit ke-81 karena melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.
Kendati waktu laga sudah mau selesai, Villarreal masih terus memberikan tekanan yang mengancam jala Roma. Pada menit-menit akhir, Alisson berhasil menjinakkan bola dari kebobolan hasil sepakan Borre.
Sampai pertandingan selesai, kedudukan 1-0 untuk Villarreal atas Roma. Dengan begitu, Roma yang melaju ke babak 16 besar dengan agregat 4-1. (As)

