Spanyol finis sebagai runner-up di Grup D EURO 2016. Ini didapatkan La Furia Roja usai kalah 1-2 dari Kroasia di laga terakhir penysihan grup.
Di laga yang dilangsungkan di Stade Bordeaux, Bordeaux, Rabu (22/6/2016) dinihari WIB tadi, tim nasional Spanyol tampil dengan kekuatan terbaiknya seperti memainkan Andres Iniesta, David de Gea, Sergio Ramos dan Sergio Busquets sebagai pemain utama. Sedangkan di barisan depan, ada Nolito, Alvaro Morata dan David Silva.
Di skuad Kroasia, ada beberapa pemain inti tidak diturunkan di pertandingan ini. Seperti Luka Modric yang menepi lantaran bermasalah dengan cedera, sedangkan Mario Mandzukic tidak tampil lantaran diberikan waktu istirahat. Dengan begitu, Nikola Kalinic dan Marko Rog diberikan kesempatan tampil sebagai starter.
Spanyol memimpin terlebih dulu lewat gol Morata di menit ketujuh. Akan tetapi, Kroasia dapat mencetak gol balasan melalui aksi Kalinic di menit ke-45. Di babak kedua, La Furia Roja memiliki kans bagus untuk kembali unggul usai wasit menunjuk titik putih. Namun Ramos yang dipercaya sebagai algojo gagal menjalani tugasnya.
Menatap selesainya laga, tepatnya di menit ke-87, Ivan Perisic mencetak gol dan sekaligus menambahkan keunggulan Kroasia menjadi 2-1 atas Spanyol. Setelah itu tak ada gol tercipta lagi hingga laga selesai.
Atas hasil akhir ini, maka Kroasia finis sebagai pemuncak klasemen Grup D Piala Eropa 2016 dengan koleksi tujuh angka dalam tiga pertandingan. Spanyol sebagai runner-up dengan koleksi enam angka dari tiga laganya.
Pada babak perdelapan final, Kroasia akan menghadapi klub posisi ketiga terbagus dari grup B, E atau F. Sedangkan Spanyol dipastikan akan berhadapan dengan Italia, yang finis menjadi juara grup E.
Kronologi Laga
Spanyol sudah unggul kala laga baru berjalan tujuh menit lewat Morata. Diawali dari David Silva yang menggiring si kulit bundar di luar kotak terlarang dan memberikan operan itu ke Cesc Fabregas. Gelandang Barcelona itu yang dalam posisi tidak terjaga langsung memberikan umpan ke dalam kotak. Morata yang berhasil menyambut bola degan gampang mengirimnya ke dalam jala Kroasia.
Tak lama berselang, Spanyol hampir menambahkan keunggulan. Operan lambung Silva diterima Nolito dengan tendangan, namun arah si kulit bundar masih melenceng dari sasaran.
Sergio Ramos membuat kesalahan di menit ke-12 kala memberikan umpan dan nyaris biki jala timnya kebobolan. Bola didapatkan Kalinic, yang lalu melepaskan tendangan keras tepat ke sasaran. Untungnya, David de Gea dapat menghalau tendangan Kalinic.
Dua menit kemudian, gantian De Gea yang melakukan kesalahan. Usai mendapatkan back pass, dia tidak bisa menyepak si kulit bundar dengan bagus. Ivan Rakitic yang mendapatkan bola itu kemudian melepaskan tendangan namun upayanya dihadang mistar jala.
Spanyol memperoleh peluang untuk mencetak gol keduanya di menit ke-23. Silva melepaskan tendangan dari jarak jauh tepat ke arah gawang, namun penjaga gawang Danijel Subasic dengan sigap mengamankan bola.
Giliran Nolito yang mencoba peruntungannya di menit ke-28. Namun sayangnya, tendangan yang dilepaskannya masih bisa dihadang pemain lawan dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Kroasia bisa mencetak gol penyama kedudukan kala laga menginjak menit ke-45. Perisic yang menggiring bola di sisi kiri dengan pandai melego Juanfran dan lalu memberikan operan silang. Kalinic sukses memanfaatkan operan silag itu usai dalam posisi on side. Tendangannya tidak bisa ditepis oleh De Gea. Skor pun berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, baik Spanyol maupun Kroasia sama-sama tampil tekan menekan. Spanyol memiliki peluang melalui Juanfran dan Morata, namun sepakan kedua pemain itu tidak berujung gol.
Kroasia nyaris berbalik unggul di menit ke-57, andaikan tendangan Tin Jedvaj tidak bisa dihalau De Gea. Dan pada saat itu bola rebound ke arah Marko Pjaca. Tak ingin buang kesempatan, Pjaca melepaskan tembakan salto, tapi masih melayang.
Kroasia sempat mengklaim sebuah penalti di menit ke-64 usai Pjaca terjatuh kala mencoba menyalip Ramos. Akan tetapi, wasit menilai tak ada pelanggaran.
Ramos punya kans untuk mengantarkan Spanyol kembali memimpin di menit ke-67. Tapi tandukannya menyambut tendangan sudut Silva masih melambung.
Spanyol memperoleh hadiah penalti di menit ke-70 usai Sime Vrsaljko melakukan pelanggaran terhadap Silva di kotak terlarang. Ramos yang maju sebagai algojo gagal menjalaninya, lantaran tendangannya bisa ditebak oleh Subasic.
Kroasia justru bisa berbalik unggul menjadi 2-1 atas Spanyol lewat aksi Perisic di menit-menit akhir babak kedua. Lewat serangan balik, Perisic melepaskan tendangan yang tidak bisa ditepis De Gea.
Di sisa waktu babak kedua, Spanyol berjuang keras untuk mencetak gol balasan. Akan tetapi, mereka tidak menemui sasaran hingga laga usai.
Di laga lainnya yang berada di grup yang sama, Turki menuntaskan penyisihan grup EURO 2016 dengan meraih hasil positif atas Republik Ceko. Ini menjaga peluang Turki melaju ke babak perdelapan final menjadi tim terbagus di posisi ketiga.
Di pertandingan pamungkas grup D yang digelar di Stade Bollaert-Delelis pada dinihari tadi juga, Turki menciptakan dua gol ke gawang Ceko dan dua gol tersebut dilesakkan oleh Burak Yilmaz dan Ozan Tufan.
Turki sendiri tampil efektiv kendati kalah ball posession dengan 45 persen banding 55 persen milik Ceko dan juga kalah dari jumlah tembakan. Ceko dapat melepaskan 12 tendangan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Turki melepaskan delapan tembakan dan memang dua yang mengarah ke sasaran tapi keduanya berujung gol.
Kemenangan perdana Turki bikin mereka finis di posisi ketiga dengan raihan tiga angka dan ini menjaga kans melaju ke babak 16 besar menjadi posisi ketiga terbagus. Sedangkan Ceko finis di posisi terbawah dengan koleksi satu angka.
Kronologi Laga
Ceko lantas tampil menekan di awal menit babak pertama dan memperoleh kans pada menit kelima melalui Vladimir Darida. Akan tetapi, tendangan Darida cuma masih melenceng dari jala yang dikawal oleh Volkan Babacan.
Sedangkan Turki lantas mencetak gol dari kans perdana pada menit kesepuluh. Emre Mor menggiring bola di sisi kanan dan menuntaskan operan tarik. Burak Yilmaz berada datangnya bola itu dan lantas menyonteknya ke sasaran, Petr Cech gagal menepisnya. Turki 1-0 Ceko.
Ceko yang tertinggal satu gol lantas meningkatkan serangannya dan terus mengurung pertahanan lawan. Menepinya Tomas Rosicky bikin Ceko kehilangan seorang pemain tangguh yang bermain di barisan tengah yang memiliki operan-operan bagus kepada rekan setimnya.
Sebuah kans dimiliki Ceko pada menit ke-18 kala bola tendangan sudut diterima Tomas Sivok dengan sundulan namun masih mengenai mistar jala Turki.
Ceko kembali mengancam gawang Turki dan memperoleh kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-24. Tomas Necid punya ruang tendan namun tembakannya masih melambung.
Empat menit kemudian, Turki balik menyerang lewat countter attack. Mor menggiring bola di sisi kanan dan mengirim operan ke Volkan Sen. Namun tendangan Sen dari dalam kotak bisa dihalau oleh Cech.
Usai itu pertandingan berlangsung cukup imbang kendati Ceko tetap tampil lebih agreif. Hingga babak pertama selesai, skor tetap 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Ceko kembali melancarkan serangan ke pertahanan Turki untuk menyamakan kedudukan. Kans Ceko pada menit ke-59 kala Necid memperoleh ruang tendan di dalam kotak terlarang namun tendangannya dapat dihalau Babacan.
Turki malah bisa mencetak gol keduanya di menit ke-65 melalui aksi Ozan Tufan. Diawali dari lembeknya pertahanan Ceko, Selcuk Inan memberikan umpan ke tiang dekat dan Yilmaz berhasil menyambutnya. Yilmaz pun lantas memberikan umpan ke Tufan. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu lantas melepaskan tendangan tepat ke sasaran dan Cech gagal menghadangnya.
Tertinggal dua gol, Ceko belum putus asa. Mereka kembali menekan dan menyerang. Mereka punya peluang bagus untuk memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-79 lewat aksi Vladimir Darida. Darida melepaskan tendangan tepat ke arah gawang, tapi tidak terjadi gol lantaran bisa dijinakkan oleh Babacan.
Ceko kembali memberikan ancaman ke pertahanan Turki. Namun upaya Ceko masih gagal lantaran Turki bermain bertahan dengan sangat disiplin.
Di sisa waktu, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Turki atas Ceko. (As)

