Southampton meraih kemenangan tipis 2-1 atas Inter Milan di St. Mary’s dalam matchday 4 Liga Europa, Jumat (4/11/2016) dinihari WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St. Mary’s, Jumat dinihari tadi, Inter Milan unggul terlebih dulu lewat aksi Mauro Icardi. Keunggulan tersebut dapat dipertahankan Nerazzurri hingga turun minum. Southampton bangkit di paruh kedua. The Saints bisa mencetak dua gol yang dilesakkan oleh Virgin van Dijk dan satu gol lainnya lewat pemain Inter sendiri, Yuto Nagatomo.
Dengan tambahan tiga poin ini membawa Southampton kini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup K Liga Europa dengan mengoleksi tujuh angka dan tertinggal dua angka dari Sparta Praha yang berada di posisi pertama klasemen. Sementara itu La Beneamata berada di dasar klasemen dengan raihan tiga angka dari empat laga yang sudah dilewatinya.
Kronologi Laga
Southampton mengawali laga dengan cukup oke. Begitu pertandingan dimulai, Dusan Tadic memberikan umpan yang diterima Jay Rodriguez dengan tandukan namun masih melenceng dari sasaran.
Tujuh menit berselang, tekanan Southampton kembali tercipta. Tendangan Rodriguez melayang dari sasaran usai melanjutkan operan James Ward-Prowse di pinggir kotak terlarang. Pada saat tertekan, tim tamu malah berhasil membuka keunggulannya lebih dulu pada menit ke-33. Diawali dari Antonio Candreva yang menggiring bola dari sisi kanan, dilanjutkan Ivan Perisic tapi bola yang dapat dihalau Cuco Martina meluncur ke Mauro Icardi untuk dikirimkan ke dalam jala tim tuan rumah. Inter unggul 1-0.
Southampton mencoba menyerang dan menekan pertahanan Inter untuk mencari gol balasan. Tujuh menit berselang, umpan Tadic di sisi kanan dihalau kiper Inter Milan Samir Handanovic. Bola yang mengarah ke Oriol Romeu dilanjutkan dengan tendangan voli ke jala tapi cuma selesai tendangan sudut.
Pada masa injury time paruh perdana, Southampton mendapatkan hadiah penalti usai pemain Inter melakukan pelanggaran di kotak penalti. Tadic yang ke depan menjadi algojo tapi gagal menjalaninya dengan bagus usai tendangannya dapat dihadang oleh Handanovic. Kedudukan 1-0 bertahan hingga paruh perdana selesai.
Southampton akhirnya bisa mencetak gol penyama kedudukan di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-65, diawali dari tendangan sudut, tendangan Romeu membentur mistar jala Inter namun Virgil Van Dijk dengan siaga melakukan tendangan yang merobek jala Handanovic. Skor kini jadi 1-1.
Akan tetapi, Southampton dengan cepat berbalik unggul. Empat menit kemudian, Southampton sukses mencetak gol keduanya usai pemain Inter Yuto Nagatomo melakukan gol bunuh diri ke dalam gawang timnya sendiri. Diawali dari Tadic menggiring bola lewat sisi kiri. Bola silang membentur Nagatomo, yang kendatinya bisa mengantisipasi bola. Tapi, pemain Jepan itu sangsi dan bola akhirnya mengarah ke dalam jala Inter tanpa bisa dihalau Handanovic. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Southampton atas Inter.
Inter yang balik tertinggal tentu tidak pasrah begitu saja. Mereka langsung bermain menekan demi mencari gol balasan. Pada menit ke79, mereka memiliki kans bagus lewat aksi Icardi. Icardi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti dan bola hasil tendangannya tepat ke arah gawang, tapi sayangnya bisa dihadang oleh kiper Fraser Forster.
Setelah itu Inter terus menekan di sisa waktu babak kedua, tapi tidak ada gol yang datang juga. Sementara Southampton bukannya tak ada kans, mereka sempat memperoleh beberapa peluang, tapi semuanya tidak berujung gol. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Southampton atas Inter.
Di laga lainnya yang berada di Grup F Liga Europa, Athletic Bilbao berhasil mengalahkan Genk dengan skor akhir 5-3 di mathday 4 Liga Europa. Dalam laga yang digelar di San Mames, Jumat (4/11/2016) dinihari WIB, lima gol yang tercipta Athletic Bilbao semua diborong oleh Aritz Aduriz.
Gol perdana Aduriz tercipta pada menit kedelapan. Tandukan Raul Garcia ke kotak kosong di depan jala diterima Aduriz dengan tendangan yang bikin Bibao memimpin 1-0. Pada menit ke-24, Aduric menciptakan gol keduanya lewat sebuah penalti usai berbuah pelanggaran yang dilakukan pemain Genk terhadap Iker Muniain di kotak penalti.
Empat menit kemudian, Genk sempat menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 usai bola umpan Alejandro Pozuelo diteruskan Leon Bailey untuk menciptakan gol untuk timnya. Sebelum paruh perdana selesai, wasit memberikan hadiah penalti untuk memberikan tim tuan rumah penalti kedua usai Raul Garcia dilanggar jatuh oleh pemain lawan. Aduriz kembali sebagai algojo dan menjalani tugasnya dengan bagus.
Genk bangkit enam menit di awal paruh kedua. Sepakan bebas Thomas Buffel sukses diteruskan Onyinye Wilfred Ndidi dengan sundulan yang bikin Genk menipiskan ketertinggalannya menjadi 2-3. Bilbao menjaga keunggulannya lagi menjadi 4-2 usai Aduriz kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-74. Operan jitu Yeray Alvarez Lopez sukses disambut Aduriz dengan tendangan melewati penjaga gawang lawan.
Genk lalu sempat bangkit lagi lima menit kemudian. Tino-Sven Susic memafaatkan bola muntah untuk bikin Genk mengubah skor menjadi 3-4 dari Bilbao. Kala pertandingan menginjak masa injury time menit ketiga, Bilbao kembali memperoleh hadiah penalti. Aduriz kembali sebagai eksekutor lagi dan lagi-lagi berhasil menjalannkan tugasnya dengan sempurna serta ini merupakan kelima golnya di pertandingan ini.
Hasil di pertandingan ini, ditambahkan dengan hasil imbang 2-2 kala Sassuolo menghadapi Rapid Wina, bikin persaingan Grup F sekarang ini menjadi lebih ketat. Bilbao dan Genk sama-sama kini memiliki enam angka, sementara Rapid Wina dan Sassuolo punya lima angka.
Di laga lainnya lagi yang berada di Grup E, AS Roma meraih kemenangan 4-2 atas Austria Wina di laga lanjutan fase grup Liga Europa. Dalam laga yang digelar di Ernst Happel Stadium, Jumat (4/11) dinihari WIB, AS Roma kebobolan lebih dulu pada menit kedua lewat Olarenwaju Kayode.
Namun Roma langsung bangkit dua menit kemudian melalui Edin Dzeko yang memanfaatkan operan dari Bruno Peres. Giallorossi bisa mengakhiri babak pertama dengan unggul 2-1 lewat aksi Daniele de Rossi.
Dzeko langsung menambahkan keunggulan I Lupi pada menit ke-65, kemudian Radja Nainggolan ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-78, yang sekaligus mengubah skor jadi 4-1 untuk keunggulan Roma. Sementara tim tuan rumah sempat menipiskan ketertinggalannya menjadi 2-4 pada menit ke-89 melalui gol Alexander Grunwald.
Dengan hasil akhir ini maka membawa Roma memimpin papan klasemen sementara Grup E liga Europa dengan mengoleksi delapan poin dalam empat pertandingan. Mereka menggusur Austria Wina yang sekarang ini berada di urutan kedua klasemen dengan raihan lima angka.
Kronologi Laga
Saat laga baru berlangsung dua menit, gawang Roma telah kemasukan. Olarenwaju Kayode berhasil mengirim bola ke dalam jala usai memanfaatkan kesalahan Juan Jesus.
Tak lama berselang, Roma bisa mencetak gol balasan. Bruno Peres menyambut operan jitu di kanan dan memberikan operan silang ke tengah kotak terlarang. Edin Dzeko dengan tepat menerima bola dan mengirim ke dalam jala lawan.
Roma berbalik memimpin pada menit ke-18. Diawali dari tendangan sudut, operan Paredes disundul Dzeko ke sasaran. Bola berjuang dihadang Christoph Martschinko, namun malah bikin mengarah ke kaki De Rossi di depan jala yang langsung mengirim ke dalam gawang. Skor kini jadi 2-1 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Roma menambahkan keunggulannya di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-65, operan manis dari El Shaarawy diterima tendangan Dzeko di depan jala. Awalnya bola hanya mengenai tiang, namun Dzeko lantas mengirim bola pantulan ke dalam jala yang telah kosong.
Roma mencetak gol tambahan lagi pada menit ke-78. Operan sepakan bebas Paredes mengenai Petar Filipovic dan mengarah liar. Nainggolan berdiri di posisi bagus untuk menyepak bola dan mengirimnya ke dalam jala Austria Wina.
Namun pada menit ke-89, Austria Wina sempat memperkecil ketertinggalannya menjadi 2-4 dari Roma. Gol diawali dari tendangan sudut, bola lambung sempat mengenai Lukas Rotpuller. Bola liar lalu disambar Grunwald dengan tendangan dan tidak bisa ditepis oleh Alisson.
Saat laga menginjak masa injury time babak kedua, Austria Wina kembali mendapatkan peluang bagus yang nyaris berujung gol andaikan tendangan Pires tidak bisa dihadang oleh Alisson. Skor tetap bertahan 4-2 hingga usai laga. (As)

