Real Madrid lolos ke babak perempatfinal Copa del Rey setelah bermain seri 3-3 di kandang Sevilla dalam pertandingan leg kedua babak perdelapan final.
Real Madrid bermain di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Jumat (13/1/2017) dinihari WIB tadi, tanpa diperkuat beberapa pemain utamanya. Los Blancos mengistirahatkan Luka Modric dan Cristiano Ronaldo. Sementara Pepe dan Gareth Bale tidak bisa tampil di laga ini karena masih belum pulih dari cedera masing-masing.
Bermain di laga leg kedua ini dengan keunggulan 3-0 di perjumpaan perdana, Real Madrid harus menahan serangan yang datang dari Sevilla. Sevilla yang bermain sangat efektiv memimpin terlebih dulu lewat gol bunuh diri Danilo di menit kesepuluh. Madrid baru dapat mencetak gol balasan di menit ke-48 lewat gol Marco Asensio. Namun gol Stevan Jovetic di menit ke-53 mengantarkan Sevilla kembali unggul jadi 2-1. Sevilla lalu menambahkan keunggulannya menjadi 3-1 melalui aksi Vicente Iborra di menit ke-77. Kala Sevilla kian bersemangat untuk mencari gol penyama agregat, El Real justru mencetak gol kedua lewat sebuah penalti Sergio Ramos di menit ke-83. Dengan waktu tersisa semakin sedikit, Sevilla berjuang untuk tidak lantas pasrah. Tapi Madrid justru dapat mencetak gol balasan jadi 3-3 lewat aksi Karim Benzema di masa injury time.
Dengan hasil imbang di laga ini maka Madrid berhak melaju ke babak delapan besar Copa del Rey dengan total agregat 6-3 atas Sevilla.
Kronologi Laga
Sevilla lantas menekan pertahanan Madrid di awal menit babak perdana. Sergio Escudero mendapatkan kans bagus, tapi tendangan yang dilepaskannya masih dapat dihadang oleh kiper Real Madrid Kiko Casilla.
Sevilla kembali melancarkan serangannya ke pertahanan tim tamu. Kali ini melalui aksi Joaquin Correa di menit keenam. Namun upayanya bisa diredam oleh Casilla.
Sevilla akhirnya bisa memecah kebuntuannya di menit kesepuluh usai Danilo bikin gol bunuh diri. Pemain internasional Brasil tersebut mencoba menghadang operan silang Pablo Sarabia, namun bola hasil tandukannya justru masuk ke dalam jala Madrid.
Madrid baru bisa memperoleh di menit ke-11 lewat tendangan keras Asensio di menit ke-11. Sepakan kaki kiri Asensio dari jarak jauh tepat ke arah jala, namun bisa dihalau oleh kiper Sevilla, David Soria.
Madrid hampir bisa mencetak gol balasan di menit ke-24. Memanfaatkan kesalahan pemain Sevilla bikin kans didapatkan Mariano untuk mendapatkan bola liar. Soria berusaha untuk menyepak si kulit bundar jauh-jauh, namun bola hasil tembakannya justru membentur Mariano dan berubah arah. Untungnya, arah bola masih melenceng dari sasaran.
Tak lama kemudian, Casilla bikin tiga kali penyelamatan gawang timnya dari kebobolan. Dia dua kali bisa menghadang tendangan Wissam Ben Yedder dan satu kali menghalau tendangan Luciano Vietto.
Toni Kroos memiliki kans mencipakan gol di menit ke-32 melalui tendangan dari jarak jauh. Tapi tendangan yang dilepaskannya masih sedikit melayang dari atas jala tim tuan rumah. Kroos kembali mencoba peruntungannya di menit ke-43 namun tidak membuahkan hasil lantaran tendangannya masih melebar dari gawang.
Di sisa waktu paruh perdana, tidak ada gol tercipta lagi. Skor 1-0 untuk keunggulan Sevilla bertahan hingga turun minum.
Madrid bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 kala paruh kedua baru berlangsung tiga menit lewat aksi Asensio. Lewat sebuah counter attack yang cepat, Asensio membawa bola sendirian dari barisan belakang timnya sampai menuju kotak terlarang Sevilla. Dia menuntaskan aksinya dengan sebuah tendangan kaki kiri yang tidak bisa dihadang oleh Soria.
Akan tetapi, kedudukan 1-1 tidak bertahan lama. Sevilla kembali unggul jadi 2-1 usai Jovetic merobek jala Madrid di menit ke-54. Sepakan yang dilepaskan Jovetic menyambut operan silang Sergio Escudero di sisi kiri tepat ke arah gawang tim tamu. Tapi sevilla harus mencetak tiga gol lagi untuk lolos ke babak berikutnya Copa del Rey.
Jovetic memiliki kans menciptakan gol di menit ke-63. Namun kali ini sundulannya dihadang oleh Casilla. Tidak lama kemudian, giliran Ben Yedder mengancam jala Madrid lewat tandukannya usai meneruskan operan dari Sarabia. Namun arah tandukan Ben Yedder masih melayang.
Alvaro Morata membuang kans untuk mencetak gol balasan usai tendangannya dari jarak dekat terlarang masih sedikit melayang tinggi. Sedangkan tendangan Kroos yang sempat memantul tanah masih dapat dihadang oleh Soria.
Sevilla tidak pasrah kendati waktu yang mereka punya untuk membalikkan keunggulan terus memperkecil. Sebuah kans didapatkan Escudero, namun tendangan silang masih melayang kendati telah berada di luar. Sementara Madrid yang sempat tertekan terus menggandalkan serangan balik dengan cepat.
Tapi Sevilla yang justru bisa menambahkan keunggulannya jadi 3-1 melalui gol Iborra di menit ke77. Iborra memaksimalkan kegagalan Casilla mengamankan bola dengan bagus untuk menciptakan gol dari dalam kotak.
Madrid memperoleh hadiah penalti di menit ke-83 usai Matias Kranevitter melakukan pelanggaran terhadap Casemiro di kotak penalti. Ramos yang ke depan menjadi algojo berhasil menjalani tugasnya dengan baik. Madrid pun menipiskan ketertinggalannya jadi 2-3.
Di menit ke-86, Casilla menyelamatkan gawang dari kebobolan. Dia berhasil menghalau si kulit bundar tandukan Jovetic. Tidak lama kemudian, Sevilla hampir mencetak gol keempatnya. Namun bola hasil tandukan Clement Lenglet hanya membentur tiang gawang.
Sevilla terus bermain menekan pertahanan Madrid untuk mencari gol tambahannya. Tapi mereka sedikit kesulitan untuk menembus dinding pertahanan Madrid yang bermain bertahan dengan cukup rapat.
Pada masa injury time, Madrid justru yang sukses mencetak gol penyama kedudukan jadi 3-3. Benzema menggiring bola kemudian berhasil melewati beberapa pemain Sevilla untuk masuk ke dalam kotak terlarang. Upaya Benzema membentu kaki Lenglet dan bola berubah arah. Ini bikin Soria tidak dapat mengamankan bola lagi dari gawangnya. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta hingga wasit peluit panjang tanda berakhirnya laga. (As)

