Maraknya Judi Bola Asia agaknya mewabah dimana-mana. Tidak hanya di negara kita Indonesia, namun permainan menggiurkan ini juga memiliki banyak peminat di hampir seluruh belahan dunia. Mulai dari Asia, Amerika, Afrika, bahkan benua yang memiliki banyak klub-klub sepak bola idola yakni Eropa. Maraknya Judi Bola Asia ini bukan tanpa alasan, karena sepak bola merupakan cabang olahraga yang paling populer di dunia. Selain itu, hampir di sepanjang tahun permainan adu taktik dan kerjasama tim ini selalu diselenggarakan di berbagai belahan dunia. Liga Premierre, Liga Champion, La Liga, Piala AFF merupakan beberapa laga pertandingan dari puluhan pertandingan sepak bola yang ada. Semaraknya animo masyarakat dunia terhadap sepak bola agaknya mulai beralih. Dari yang semulanya hanya hobi menonton pertandingan sepak bola, mengkoleksi kaos tim kesayangan, memasang foto klub andalan, dan memuja ketampanan para pemainnya, kini bertambah satu hal lagi. Ya, Judi Bola Asia. Agaknya kegiatan judi belum bisa dihilangkan dari jaman Rhoma Irama hingga era virtual saat ini. Bahkan di era yang semakin canggih ini, judi semakin mudah didapat oleh berbagai kalangan baik tua muda, laki laki dan perempuan, pengangguran atau kantoran, bahkan orang kaya maupun miskin, semua berpeluang unyk melakukan judi dengan sangat mudah.
Lantas sebenarnya legalkah Judi Bola Asia ini? Apapun bentuknya dari mulai sabung ayam, togel, poker, main kartu, maupun judi secara online seperi casino, game online, poker online, dan masih banyak lagi pada prinsipnya sama yaitu bertaruh mengenai kemenangan salah satu pihak dengan uang sebagai taruhannya, atau benda berharga lainnya sepwrti emas perhiasan. Para peminat Judi Bola Asia online di Indonesia sepertinya kurang beruntung. Pasalnya, negara Indonesia kita yang tercinta ini tidak melegalkan kegiatan judi dalam bentuk apapun, mulai yang sangat konvensional yakni sabung ayam dan togel kampung sampai yang paling beken yakni judi online dalam bentuk games, casino, dan lain sebagainya. Banyak para pemuka agama yang mati-maatian melarang berbagai jenis judi ini, termasuk judi online. Dalam Islam, judi jelas sangat dilarang di dalam kitab suci Al Quran. Selain itu, berbagai pihak yang kontra dengan judi ini menyatakan bahwa judi sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang termaktub dalam Pancasila dan UUD 1945. Mereka pun berasumsi bahwa judi akan semakin memerosotkan karakter bangsa. Dengan judi, orang menjadi cenderung malas, tidak mau berusaha tapi menginginkan hasil yang instan. Dengan judi dikhawatirkan bangsa ini akan kehilangan jati dirinya. Terlebih lagi saat seseorang kalah dalam judi, hal ini akan semakin membuat kondisi terpuruk dan seseorang terlilit hutang yang banyak.
Namun demikian, banyak pula pihak yang pro dengan judi ini. Ada pihak yang mengatakan bahwa judi dapat membantu masyarakat memperoleh penghasilan tambahan, mengingat banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Di pihak lain mengatakan, judi yang tidak bisa diberantas bahkan semakin marak ini sebaiknya dilokalisasikan saja, sehingga pengontrolannya akan semakin mudah. Selain itu lokalisasi ini dapat pula dijadikan salah satu sumber pendapatan daerah, kurang lebih sama seperti lokalisasi prostitusi di banyak daerah di Indonesia. Tidak luput para peminat Judi Bola Asia memberikan reaksinya terhadap kontroversi ini. Mereka menganggap bahwa Judi Bola Asia yang mereka lakukan bukanlah judi biasa sepwrti layaknya togel yang tidak memerlukan pemikiran sama sekali. Orang yang akan mengikuti Judi Bola Asia haruslah pandai mencari informasi kekuatan tim yang akan bermain, sepak terjang kedua tim, pemain andalan yang dimiliki, dan memprediksikan skor masing masing pihak yang akan bertanding. Hal ini sama dengan investasi. Inventasi saham pun sama pula bertaruh sejumlah uang pada suatu perusahaan dengan bantuan broker yang dapat membantu memprediksikan perusahaan mana yang akan mengalami profit.

