Kepopuleran sepakbola sebagai olahraga yang paling digemari di Indonesia rupanya telah menarik minat beberapa ornag untuk menjalankan bisnis yang terkait dengan sepakbola. Bisnis tersebut bukan hanya menjual pernak-pernik sepakbola saja tetapi juga dengan membuka agen judi bola yang tentunya dilarang di negara ini. Masyarakat Indonesia rupanya tidak hanya menyukai pertandingan sepakbola saja tetapi juga intrik di belakang itu. Sebagian dari penggemar sepakbola di Indonesia merasa bahwa pertandingan sepakbola akan lebih seru jika tim yang didukungnya berhasil menang dan memasang taruhan kemenangan tim tersebut merupakan sesuatu yang lumrah dilakukan oleh para penggemar bola. Berita mengenai bandar bola di tangkap pihak kepolisian memang bukan berita yang baru, akan tetapi bandar judi bola yang baru terus saja bermunculan meskipun para pemain lama sudah ditangkap. Bahkan tidak jarang bahwa bandar judi bola yang selama ini menjadi tujuan masyarakat pecinta sepakbola untuk bertaruh terkadang hanyalah penipu belaka di mana pemenang dari taruhan tersebut tidak mendapatkan hadiah yang dijanjikan. Keberadaan bandar judi bola sendiri bisa dikatakan antara kebutuhan bagi sebagian orang dan hal buruk bagi orang-orang yang lain. Apapun itu, aparat keamanan tampaknya tahu betul mengenai buruknya judi bola sehingga tidak henti melakukan penggerebekan di beberapa tempat yang diketahui sebagai markas para bandar judi bola tersebut. Meskipun sudah banyak bandar bola di tangkap oleh pihak kepolisian, masih banyak orang yang tertarik untuk bergabung dalam bisnis haram tersebut.
Apa sebenarnya yang membuat bandar judi bola tumbuh subur di negeri yang sebenarnya masih sangat menjunjung nilai moral dan agama ini? Jawabannya mudah, yakni karena tingginnya minat masyarakat terhadap olahraga sepakbola. Tingginya minat masyarakat tersebut tidak hanya ditunjukan dengan ramainya stadion maupun tempat nonton bareng pertandingan bola saja tetapi juga banyaknya penggila bola yang tidak ragu mempertaruhkan uangnya demi mendukung tim kesayangan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dari taruhan tersebut. Berbagai macam modus operasi dijalankan oleh para bandar bola di dalam memperoleh keuntungan. Sebagian dari bandar bola di tangkap oleh polisi menjalankan bisnis mereka secara online. Online mungkin merupakan jalan yang paling mudah bagi para penggila bola dalam mempertaruhkan uang mereka. Banyak website tersedia di mana para pengunjungnya bisa langsung bergabung untuk mempertaruhkan uangnya dalam sebuah pertandingan bola. Meskipun ada banyak website yang bertebaran, namun agak sedikit susah bagi pihak kepolisian untuk melacaknya karena banyak di antara website tersebut yang berkedok website mengenai berita olahraga. Keuntungan besar dengan modal kecil yang dapat diperoleh dari bisnis judi bola menjadikan semakin banyak orang tertarik menggeluti bisnis haram tersebut. Tidak peduli walaupun semakin banyak bandar bola di tangkap, bandar judi bola yang baru akan terus bermunculan seiring dengan keuntungan bisnis hingga puluhan juta rupiah dalam setiap pertandingan bola yang menjadi objek taruhan tersebut.
Event-event khusus sepakbola seperti Final Liga Champions, Piala Eropa, Piala Dunia maupun Piala AFF pada level Asia Tenggara menjadi waktu di mana bandar judi bola tumbuh subur. Animo masyarakat yang tinggi terhadap event-event tersebut menjadikan banyak orang tertarik membuka bisnis agen judi bola. Biasanya polisi akan mulai menggerebek beberapa tempat yang dicurigai sebagia sarang agen judi bola setelah event-event tersebut berakhir dan bandar bola di tangkap untuk selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


