AS Roma dan Atalanta berbagi poin di pekan kedua Serie A. Bertindak sebagai tuan rumah, Giallorossi bermain imbang 3-3 dengan tim tamu.
Menghadapi Atalanta di pekan kedua Serie A yang berlangsung diĀ Olimpico, Selasa (28/8/2018) dini hari WIB tadi, AS Roma mengawali dengan bagus usai Javier Pastore mengantarkan mereka memimpin lebih dulu pada menit kedua. Namun setelah unggul, I Lupi terlihat tampil kurang konsisten. Atalanta bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1 pada menit ke-19 lewat gol Timothy Castagne, kemudian dibalas gol Emiliano Rigoni pada menit ke-22. Atalanta semakin santai unggul kala Rigoni mencetak gol kedua pada menit ke-83.
Roma mencoba bangkit di paruh kedua dengan memainkan Justin Kluivert dan Steven N’Zonzi. Giallorossi menipiskan ketertinggalannya pada menit ke-60 lewat kaki Alessandro Florenzi. Roma baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-82 lewat gol Kostan Manolas. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir imbang 3-3 dan hasil akhir ini maka Roma kini berada di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi empat angka dalam dua pertandingan yang sudah dijalaninya. Sedangkan Atalanta berada di posisi keempat klasemen dengan jumlah angka yang sama.
Kronologi Laga
Pertandingan baru diawali, Roma tampil dengan bagus, di mana mereka langsung unggul dengan cepat atas Atalanta. Satu serangan cepat lewat sisi kanan menemui sasaran untuk tim tuan rumah. Operan silang Cengiz under diterima tendangan Javier Pastore. Boal tepat ke pojok kanan jala Atalanta dan masuk. Roma unggul dengan cepat. Akan tetapi, memimpin cepat tidak bikin Roma lantas memperoleh hasil bagus. Atalanta justru bermain lebih baik dengan melancarkan counter attack yang cepat, di mana bisa bikin pertahanan Roma jadi lebih takut.
Di menit ke-19, Atalanta bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1. Sepakan Duvan Zapata membentur tiang jala dan bola rebound lantas disambut Timothy Castagne untuk merobek gawang Roma. Kedudukan jadi imbang 1-1. Tiga menit kemudian, Atalanta bisa berbalik unggul jadi 2-1. Rigoni masuk lewat kiri dan melakukan tendangan keras yang bisa mengalahkan Robin Olsen. Atalanta memperoleh keberuntungan dan kian optimistis. Rigoni bikin gol keduanya di menit ke-38, dengan mengantarkan Atalanta menuntaskan paruh perdana dengan unggul jadi 3-1.
Di paruh kedua, Roma langsung tampil lebih menekan dan menyerang untuk mencari gol penyama. Serangan Alessandro Florenzi lewat sisi kanan menemui sasaran, melalui tendangan tepat memaksimalkan operan Edin Dzeko pada menit ke-60. Usaha Roma untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-82. memaksimalkan sepakan bebas, Manolas memperoleh ruang kosong dan menerima bola ke arah sasaran. Skor kini berubah menjadi 3-3 untuk kedua tim.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu babak kedua, tapi tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga. Roma dan Atalanta harus puas dengan tambahan satu poin di pekan kedua Liga Italia musim 2018/2019.
Di laga lainnya, Inter Milan belum bisa memetik kemenangan di Serie A musim ini. Menjamu Torino, Nerazzurri ditahan imbang 2-2. Menghadapi Torino di pekan kedua Serie A di Giuseppe Meazza, La Beneamata mengawali dengan bagus. Inter sempat memimpin 2-0 di paruh perdana melalui gol Ivan Perisic dan Stefan de Vrij. Akan tetapi, Torino bangkit di paruh kedua. Tim tamu bisa menyamakan kedudukan lewat gol-gol yang dilesakkan oleh Andrea Belotti dan Soualiho Meite.
Dengan begitu, Inter belum mendapatkan kemenangan di Serie A setelah sudah menjalani dua laganya. Mereka baru mengoleksi satu angka dari dua laga yang dilewatinya. Dalam pertandingan berlangsung ini, Inter bikin perubahan dalam susunan pemain yang dimainkan kontra Torino usai takluk di laga pertama menghadapi Sassuolo. Milan Skriniar, Ivan Perisic dan Sime Vrsaljko tampil sebagai starter.
Dominasi laga sejak menit awal, Inter cuma perlu waktu enam menit untuk memecah kebuntuannya. Mauro Icardi melakukan operan lewat sisi kanan yang lantas diakhiri oleh Perisic yang berada di dalam kotak terlarang. Inter memperoleh kans melalui sundulan Matteo Politano yang melanjutkan bola dari Icardi. Tapi bola masih dapat diantisipasi oleh Salvatore Sirigu.
Inter menambahkan keunggulannya pada menit ke-32. Sepakan bebas Matteo Palitano dilanjutkan Stefan de Vrij dengan tandukan untuk merobek jala Torino. Torino memperoleh kans emas setelah memperoleh tembakan bebas di depan kotak terlarang setelah pelanggaran yang dilakukan De Vrij terhadap Soriano. Iago Falque ke depan menjadi eksekusi. Tapi tembakannya masih melenceng dari jala. Menginjak paruh kedua, Torino gantian menekan. Perubahan penampilan itu lalu menemui sasaran pada menit ke-55.
Falque melakukan operan panjang ke Andrea Belotti. Usai mengendalikan bola, Belotti melego Samir Handanovic dan mengirim bola ke dalam jala. Torino gantian menyerang di paruh kedua. Hasilnya oke, mereka bisa mencetak gol penyama pada menit ke-68. Gol ini diawali dari Iago Falque yang coba melakukan operan kepada Ola Aina. Bola ternyata dapat dibuang pemain Inter dan tepat kepada Soualiho Meite yang berada di depan kotak terlarang. Usai melego satu pemain Inter, Meite lalu melakukan tendangan dari jarak dekat untuk mengalahkan Handanovic.
Inter malah lebih banyak tertekan daripada menekan. Satu tendangan dari Adem Ljajnic tepat ke arah gawang tapi bisa diamankan oleh Handanovic. Inter sempat menekan melalui satu counter attack. Keita Balde Diao lalu memberikan umpan ke Icardi, tapi upaya sang pemain bisa dihalau oleh Sirigu. Sirigu kembali menyelamatkan gawang timnya. Pada masa injury time, dia berhasil menghadang tembakan keras Perisic. Kedudukan 2-2 bertahan sampai waktu laga selesai. (As)

