AS Roma berhasil meraih tiga poin kala menjamu Inter Milan di pekan ketujuh Liga Italia musim ini. I Lupi menang tipis 2-1 atas La Beneamata.
Dalam laga yang dilangsungkan di Olimpico, Senin (3/10) dinihari WIB tadi, berlangsung sengit dan seru. Baik AS Roma maupun Inter Milan sama-sama tampil tebuka, alias serang menyerang. Dengan begitu, banyak kans yang diperoleh kedua tim di babak pertama maupun di babak kedua.
Giallorossi tidak perlu waktu lama untuk memecah kebuntuannya. Tendangan Edin Dzeko di menit kelima mengantarkan Roma unggul 1-0 atas Inter Milan. Nerazzurri baru dapat mencetak gol penyama kedudukan di paruh kedua. Tepatnya di menit ke-72, melalui tendangan Ever Banega. Namun empat menit kemudian, I Lupi bisa kembali unggul melalui tandukan Kostas Manolas. Setelah itu tidak ada gol tercipta di sisa waktu. Kedudukan 2-1 untuk kemenangan Roma atas Inter.
Dengan tambahan tiga poin ini maka Roma kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 13 angka dari tujuh laga yang sudah dijalaninya pada musim ini. Sedangkan Inter di posisi kesembilan klasemen dengan raihan 11 angka dari tujuh pertandingannya.
Kronologi Laga
Roma telah memimpin kala laga baru berlangsung lima menit melalui aksi Dzeko. Diawali dari Bruno Peres yang naik ikut menyerang lewat sisi kanan dan memberikan operan silang. Dzeko berhasil menerimanya dengan sontekan untuk merobek gawang Inter dan sekaligus mengantarkan Roma unggul 1-0.
Inter hampir menciptakan gol penyama kedudukan di menit kesembilan. Namun sayang sekali, sepakan Banega dari jarak jauh masih mengenai tiang gawang. Mohamed Salah membuang sebuah kans bagus di menit ke-21. Lolos dari perangkap offside dan posisi satu lawan satu dengan penjaga gawang Samir Handanovic, namun Salah gagal menuntaskannya usai bola tendangannya masih dihadang tiang gawang.
Tak lama berselang, Salah kembali menguji ketangguhan Handanovic. Kali ini tendangannya sudah tepat ke sasaran tapi bisa dihadang oleh kiper Inter Milan itu. Dzeko memperoleh peluang lagi di menit ke-28. Namun tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa diamankan oleh Handanovic.
Diego Perotti memiliki kans menciptakan gol di menit ke-39 melalui tendangan melengkung. Namun hasilnya masih melebar dari gawang. Di menit selanjutnya, Alessandro Florenzi menyia-yiakan sebuah kans bagus yang diperolehnya. Dia menembus ke kotak terlarang Inter dan memiliki ruang tendang yang sangat bagus, namun tembakannya malah melebar jauh dari gawang.
Inter hampir mencetak gol balasan di menit ke-42 melalui tembakan voli Antonio Candreva. Namn bola hasil tendangannya bisa diredam oleh kiper AS Roma, Wojciech Szczesny. Sebuah kans emas di menit ke-43 tidak bisa dimaksimlkan oleh Dzeko. Dalam posisi bagus untuk menendang, namun bisa diamankan oleh Handanovic.
Beberapa menit menatap selesainya paruh perdana, gantian Ivan Perisic yang tidak dapat memanfaatkan peluang. Sepakan yang dilakukannya dari jarak dekat masih bisa dijinakkan oleh Szczesny. Skor 1-0 untuk keunggulan Roma bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, tepatnya di menit ke-53, usaha Perotti untuk menggandakan keunggulan Roma tidak menemui sasaran, usai tendangan kerasnya dapat dihalau oleh Handanovic. Satu menit kemudian, Inter yang mencoba peruntungannya melalui Ivan Perisic. Sepakan Perisic mengarah ke gawang, namun tidak terjadi gol lantaran bisa ditepis oleh Szczesny.
Peluang yang didapatkan Kevin Strootman di menit ke-59 juga tidak membuahkan hasil. Tandukan Strootman melanjutkan operan silang Salah masih melayang dari gawang. Inter akhirnya bisa mencetak gol balasan di menit ke-77 lewat aksi Banega. Setelah menyambut operan dari Mauro Icardi, Banega melego Daniele de Rossi di kotak terlarang Roma dan lalu mengirim bola ke dalam gawang dengan tendangan kaki kirinya.
Namun kedudukan seri 1-1 tidak bertahan lama. Di menit ke-76, Roma kembali memimpin menjadi 2-1 atas Inter. Kali ini giliran Manolas yang mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan sepakan bebas Florenzi dengan sundulannya.
Dzeko hampir menciptakan gol keduanya di pertandingan ini. Tepatnya pada menit ke-87, dia menanduk bola hasil sepakan bebas Florenzi, namun Handanovic bisa menghalau bola. Inter mencoba tampil terbuka demi mencari gol balasan lagi. Tapi hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Roma atas Inter.
Di laga lainnya, AC Milan meraih hasil bagus kala menjalani laga menjamu Sassuolo di giornada ketujuh Serie A. Rossoneri tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3.
Kala menjalani laga yang berlangsung di San Siro, Senin (3/10) dinihari WIB, AC Milan sempat memimpin lebih dulu lewat aksi Giacomo Bonaventura di menit kesembilan. Bola tendangan keras Bonaventura sempat mengenai pemain Sassuolo sebelum masuk ke dalam jala.
Pemain Milan Ignazio Abate melakukan kesalahan pada menit kesepuluh. Dia melakukan umpan ke Matteo Politano, yang bisa mengantarkan Sassuolo mencetak gol balasan. Dua gol tersebut sebagai hasil akhir di paruh perdana.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-54, Sassuolo dapat menciptakan gol tambahan. Francesco Acerbi dengan gampang bisa melepaskan diri dari perangkap offside, kala menerima operan Lorenzo Pellegrini. Dengan gampang dia mengalahkan Gianluigi Donnarumma.
Dua menit kemudian, jala Milan kembali bergoyang. Kali ini giliran Lorenzo Pellegrini yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakannya dari jarak dekat berhasil merobek gawang lawan. Pada sisa 21 menit laga, Milan dapat berbalik unggul. Mereka menciptakan tiga gol untuk meraih tiga angka.
Gol balasan Milan tercipta pada menit ke-68. Luca Antei melakukan pelanggaran terhadap M’Baye Niang. Carlos Bacca sebagai eksekusi dan menjalani tugasnya dengan baik. Manuel Locatelli mengantarkan Milan memimpin pada menit ke-73. Melanjutkan bola muntah hasil sepak pojok yang masuk ke dalam jala Sassuolo.
Gabriel Paletta memantapkan kemenangan Milan menjadi 4-3 atas Sassuolo lewat golnya. Statistik mencatatkan bahwa Milan bermain mendominasi dengan ball posession 58 persen, bisa melepaskan 12 tendangan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang.
Dari hasil akhir ini, maka Milan kini berada di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 13 angka. Sedangkan Sassuolo berada di urutan ke-13 klasemen dengan raihan sembilan angka. (As)

