Setelah meraih kemenangan telak atas Astra Giurgiu di Liga Europa, AS Roma kini mengalihkan fokusnya untuk menghadapi Inter Milan akhir pekan ini.
AS Roma berhasil mengalahkan Astra dengan skor menyakinkan 4-0 di Olimpico dalam laga kedua fase grup Liga Europa, Jumat (30/9) dinihari WIB atau tengah pekan ini. Keempat gol Giallorossi dilesakkan oleh Kevin Strootman, Federico Fazio dan Mohamed Salah serta satu gol lainnya lewat gol bunuh diri pemain Astra, Fabricio.
Kemenangan besar ini sangat krusial bagi I Lupi mengingat mereka meraih hasil memalukan akhir pekan silam, di mana mereka menelan kekalahan 1-3 kala melawat ke markas Torino di laga lanjutan Serie A musim ini. “Kami tampil sangat bagus di laga melawan Astra dan tak hanya di belakang. Kami bisa mendominasi jalannya laga dan memiliki sejumlah kans bagus untuk menghasilkan gol. Bahkan kami bisa menjaga clean sheet alias tanpa kebobolan,” senang Fazio di website resmi AS Roma.
“Manajer sangat pandai dalam membimbing atau melatih para pemain. Kami memang wajib tampil cepat dengan dominasi dan menciptakan sejumlah kans, itu yang terpenting dalam bermain sepakbola. Kami harus tau apa yang harus dilakukan untuk memenangi pertandingan. Kami kini berharap kemenangan krusial atas Astra bisa diteruskan ke laga berikutnya. Kami harus bisa mempertahankan performa terbaik kami untuk menghadapi lawan-lawan yang akan dihadapi musim ini,” lanjutnya.
Roma hingga kini masih belum stabil di Liga Italia musim ini. Dalam enam laga yang sudah dijalaninya, mereka tercatat cuma tiga kali menang, dua kali kalah dan satu kali bermain imbang. Akhir minggu ini, mereka telah dinantikan laga krusial saat meladeni Inter di pekan ketujuh Serie A. Sementara performa Nerazzurri juga tidak konsistensi.
Sempat mengalahkan Juventus dan Empoli di Serie A, Inter akhirnya tidak bisa mempertahankan tren positifnya. Mereka kemudian bermain imbang 1-1 kala menjamu Bologna akhir minggu silam dan kemudian menelan kekalahan 1-3 dari Sparta Praha di matchday 2 Liga Europa tengah pekan ini. Hasil positif dari Inter dapat sebagai modal bagus untuk Roma, yang sekaligus bisa membuat timnya menjadi lebih percaya diri.
“Inter Milan masih tidak stabil, mereka memang takluk di laga melawan Sparta Praha di Liga Europa. Namun mereka menunjukkan penampilan terbaik seperti kala menghadapi Juventus. Melihat situasi seperti itu, kami lebih baik fokus penuh menghadapi Inter. Lantaran mereka pasti akan bangkit dan membidik hasil bagus. Jadi kami tidak boleh membuat kesalahan dan harus tetap konsentrasi penuh,” terang Fazio.
“Kam tahu kami wajib menang dan hasil bagus di laga akhir pekan ini bisa membuat kami menjadi lebih percaya diri dan dapat bikin para pemain lebih bersemangat dalam mengejar gelar juara Serie A musim ini.” Roma sendiri saat ini masih berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 10 poin dan selisih satu poin dari Inter yang menduduki di peringkat ketiga klasemen.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Manchester United meraih kemenangan telak 4-1 atas Leicester City di laga lanjutan Liga Primer Inggris musim ini.
Dalam laga yang dilangsungkan di Old Trafford, Sabtu (24/9) malam WIB kemarin, manajer Manchester United Jose Mourinho tak memainkan Wayne Rooney sebagai starter dan posisinya diisi oleh Juan Mata. Sedangkan Ander Herrera dan Paul Pogba dipasang di barisan tengah.
Di skuad Leicester City, Claudio Ranieri tak dapat menurunkan Kasper Schmeichel yang masih memulihkan cedera. Sebagai pengganti, Ron-Robert Zieler diturunkan untuk mengawal mistar gawang Leicester di pertandingan ini. Pada 20 menit perdana laga berlangsung cukup imbang. Hampir tak ada kans bagus diperoleh kedua klub. Tapi situasinya berubah usai Chris Smalling mencetak gol pada menit ke-22.
Usai gol itu, United bermain lebih bagus dengan dominasi jalannya laga dan memiliki banyak kans. Kondisi ini ditambahkan barisan belakang Leicester kurang kokoh, bikin United dapat mencetak tiga gol tambahan sebelum babak pertama selesai. Juan Mata menambahkan keunggulan United pada menit ke-37, diteruskan tendangan Markus Rashford yang mengubah kedudukan menjadi 3-0 di menit ke-40. Dua menit kemudian, Paul Pogba menciptakan gol perdananya di Liga Primer Inggris.
Memasuki paruh kedua, Leicester sempat menipiskan ketertinggalannya lewat Demarai Gray. Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga. Kedudukan berakhir 4-1 untuk kemenangan United. Dengan tambahan tiga poin ini mengantarkan United kini naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 12 angka dan tertinggal enam poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen. Sedangkan Leicester di peringkat ke-12 klasemen dengan raihan tujuh angka.
Kronologi Laga
United mendapatkan kans kala Zlatan Ibrahimovic memberikan operan jitu, tapi Pogba gagal menyambut operan itu dan penjaga gawang Leicester terlebih dulu mengantisipasinya.
Sedangkan peluang Leicester diperoleh kala kontrol si kulit bundar Antonio Valencia yang kurang oke bikin Slimani dapat mencuri bola itu. Kemudian bermain operan satu dua dengan rekannya, tapi tidak menghasilkan gol usai bisa diamankan oleh kiper Manchester United David de Gea.
United baru bisa membuka keunggulannya pada menit ke-22. Diawali dari sepak pojok yang dilakukan Daley Blind, Chris Smalling bisa menanduk bola ke saasaran dan sempat mengenai Zieler, tapi bola tetap masuk ke dalam gawang.
Usai gol tersebut, performa United kian oke. United beberapa kali mengancam pertahanan Leicester dan dominasi jalannya laga. Rashford punya kans bagus pada menit ke-26 usai menerima operan dari Ibra. Namun sayang sekali, saat dalam posisi satu lawan satu dengan Zieler, tapi tembakan pemain belia 18 tahun itu masih melambung dari gawang. Tidak lama kemudian, Rashford kembali memiliki kans, tapi tembakannya masih melambung tinggi.
Pogba nyaris menambahkan keunggulan United, andaikan sepakan yang dilepaskannya tidak bisa ditepis oleh Zieler. Selanjutnya Ibra yang memiliki peluang untuk menambahkan keunggulan. Operan Pogba sukses disambut Ibra di barisan pertahanan lawan. Sempat memainkan bola sejenak kemudian melepaskan tendangan tapi tidak berujung gol.
United benar-benar bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-37 lewat Juan Mata. Gol diawali dari Mata memberikan operan ke Pogba yang berdiri di sisi kanan. Pogba langsung mengopernya kepada Lingard yang berdiri di tepi kotak terlarang. Lingard langsung memberikan umpan ke Mata, yang tanpa lama langsung menceploskan bola ke dalam gawang tanpa bisa ditepis oleh Zieler.
United tak perlu waktu lama untuk mencetak gol tambahan. Tidak tanggung-tanggung, lantaran dari kurun lima menit tercipta dua gol tambahan lagi. Gol ketiga United tercipta pada menit ke-40, tiba dari aksi bagus Blind saat mengeksekusi sepak pojok. Biasanya memberikan operan lambung, dia malah mengirim operan datar yang disambut Mata di dalam kotak terlarang. Pemain tengah internasional Spanyol tersebut lalu melanjutkan umpan yang berhasil disambut Rashford dengan tendangan untuk merobek gawang Zieler.
Dua menit berselang, United memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 atas Leicester lewat Pogba. Ini merupakan gol perdana yang dibuat Pogba di Liga Primer Inggris kala sundulannya meneruskan operan sepak pojok Blind ke dalam gawang lawan. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama selesai.
Memasuki babak kedua, Claudio Ranieri melakukan pergantian pemain untuk mencoba mengejar ketertinggalannya. Demarai Gray dan Andy King diturunkan untuk menggantikan posisi Riyad Mahrez dan Jamie Vardy yang ditarik keluar dari lapangan.
United memperoleh kans perdana di paruh kedua ini kala usaha Ibrahimovic menyepak operan silang di sisi kiri lantaran bola bia dihadang oleh Robert Huth. Leicester bisa memperkecil ketertinggalannya jadi 1-4 dari United lewat gol Gray pada menit ke-59. Sepakan keras Gray dari jarak jauh tidak bisa ditepis oleh De Gea.
Ibra memiliki kans lagi kala dia menambut operan dari Lingard yang masuk ke sisi kanan. Striker asal Swedia itu lantas melepaskan tendangan tepat ke arah gawang, tapi tidak terjadi gol lantaran bisa dihalau oleh Zieler.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu kedua, tapi tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. Skor berakhir 4-1 untuk kemenangan United atas Leicester. (As)

