AS Roma berhasil meraih poin penuh dalam lawatannya ke markas Udinese di laga lanjutan Serie A. Giallorossi menang 2-0 atas tim tuan rumah.
Dalam laga yang dilangsungkan di Dacia Arena, Sabtu (17/2/2018) malam WIB kemarin, AS Roma yang bertindak sebagai tim tamu coba tampil dominasi begitu laga dimulai. Sedangkan Udinese bermain dengan membidik counter attack. Namun di sepanjang babak pertama di laga ini, tidak ada gol tercipta dari kedua tim.
Di babak kedua, I Lupi bisa membuka keunggulannya pada menit ke-70 lewat tembakan keras Cengiz Under. Kemenangan lalu dipastikan Giallorossi lewat gol Diego Perotti di menit ke-90.
Statistik mencatatkan bahwa Roma menorehkan 18 tendangan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang di pertandingan ini. Sedangkan Udinese memiliki delapan tembakan tapi cuma tiga yang tepat ke sasaran dan tidak ada berujung gol.
Dari hasil akhir 2-0 di laga ini, maka Roma meneruskan tren kemenangannya setelah berhasil mengalahkan Verona dan Benevento. Kini mereka pun naik ke urutan ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 50 poin dalam 25 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan unggul dua angka dari Inter Milan yang baru akan bertanding 24 kali. Sedangkan Udinese berada di peringkat ke-10 klasemen dengan raihan 33 poin.
Kronologi Laga
Enam menit pertandingan berlangsung, Roma mendapatkan kans bagus melalui aksi Cengiz Under. Tapi tendangannya masih mengenai Danilo dan selesai melenceng dari gawang Udinese. Under kembali memiliki peluang pada menit ke-24. Kali ini sepakannya sudah tepat ke arah gawang tapi dapat diamankan oleh kiper tim tuan rumah, Albano Bizzarri.
Udinese gantian menyerang melalui tendangan Seko Fofana dari luar kotak penalti di menit ke-29, yang mana harus berakhir dari samping kiri gawang. Tidak lama berselang, Roma punya peluang lain yang didapatkan oleh Stephan El Shaarawy. Belum juga menemui sasaran lantaran tembakannya masih melebar dari gawang.
Dua kans lain diperoleh tim tamu di menit-menit akhir paruh perdana lewat El Shaarawy dan Edin Dzeko. Tapi kedua pemain itu gagal memanfaatkan kesempatan itu untuk merobek gawang Udinese. Hingga babak pertama selesai, skor masih 0-0 bertahan sampai turun minum.
Di awal babak kedua, Udinese mendapatkan peluang di menit ke-51 lewat Stipe Perica. Namun upaya sang pemain masih dapat diantisipasi oleh kiper AS Roma, Alisson Becker.
Roma gantian menyerang lewat counter attack pada menit ke-57. Cuma sayang sekali tendangan El Shaarawy setelah menyambut operan Alessandro Florenzi masih melayang.
Roma pada akhirnya baru bisa memecah kebuntuannya kala laga memasuki menit ke-70. Menyambut operan dari Daniele de Rossi dari sisi kanan di depan kotak terlarang, Under melepaskan tembakan keras. Bola mengarah melewati sela-sela kaki pemain Udinese dan masuk ke dalam gawang. Roma kini unggul 1-0 atas Udinese.
Dua menit kemudian, Udinese memperoleh peluang lewat aksi Silvan Widmer. Namun tendangan yang dilepaskannya masih belum tepat ke arah gawang tim tamu. Sedangkan usaha dari Diego Perotti juga belum membuahkan hasil usai bisa dijinakkan oleh penjaga gawang.
Roma bisa menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Udinese pada menit ke-90. Kali ini giliran Diego Perotti yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan jitu dari Radja Nainggolan.
Setelah ini tidak ada gol tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga.
Di laga lainnya, Inter Milan tidak bisa meneruskan tren kemenangannya. Bermain di kandang Genoa, La Beneamata kalah dengan skor akhir 0-2. Dalam laga menghadapi Genoa di Luigi Ferraris, Minggu (18/2/2018) dinihari WIB tadi, Inter tanpa diperkuat Ivan Perisic dan Mauro Icardi yang absen karena cedera. Dengan begitu, serangan tim tamu pun seperti kurang tajam di paruh perdana.
Nerazzurri justru harus kemasukan pada menit ke-45 melalui gol bunuh diri Andrea Ranocchia. Genoa memimpin 1-0 di paruh perdana. Di babak kedua, gawang Inter kembali kebobolan. Goran Pandev menciptakan gol pada menit ke-59 dan sekaligus memastikan kemenangan Genoa menjadi 2-0 atas Inter.
Dari hasil akhir ini maka Inter kembali ke jalur negatif. Kemenangan dari Bologna minggu silam sebetulnya menuntaskan rangkaian delapan pertandingan tanpa kemenangan, dengan rincian 5 kali bermain seri dan tiga kali takluk. Akan tetapi, tren itu tidak bisa dijaga.
Inter pun turun ke peringkat keempat klasemen dengan raihan 48 dalam 25 pertandingan dan posisi itu bisa digusur Lazio yang hanya berjarak dua angka. Sedangkan Genoa naik ke peringkat ke-12 klasemen dengan raihan 30 angka. (As)

