AS Roma berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Liverpool di laga ujicoba pramusim, Selasa (2/8/2016) pagi WIB tadi.
Dari laga yang dilangsungkan di Busch Stadium, St. Louis, Missouri AS, itu AS Roma memimpin terlebih dulu lewat aksi Edin Dzeko sebelum Liverpool mencetak gol balasan melalui Sheyi Ojo. Giallorossi memastikan kemenangannya melalui aksi Mohamed Salah.
Pelatih Liverpool Juergen Klopp memainkan banyak pemain yang anyar ia datangkan di bursa transfer musim panas ini seperti Alex Manninger, Georginio Wijnaldum dan Sadio Mane sebagai starter. Ada juga beberapa pemain yang telah sebagai pemain utama seperti Daniel Sturridge, Roberto Firmino dan James Milner sejak awal menit babak pertama.
Sedangkan di skuad AS Roma, manajer Luciano Spalletti juga memainkan banyak pemain inti seperti Edin Dzeko, Juan Jesus, Stephan El Shaarawy, Mohamed Salah, Radja Nainggolan dan Kevin Strootman, kendati tidak ada Francesco Totti di dalam 23 nama pemain di laga ini.
Roma memiliki peluang bagus kala laga baru berjalan lima menit lewat aksi Stephan El Shaarawy. Namun sayangnya, tendangan yang dilepaskannya bisa ditepis oleh Manninger.
Setelah itu Roma kembali mengancam dengan Dzeko menorehkan setidaknya dua kans dari rentang lima menit. Kedua kans tersebut yang dimiliki striker internasional Bosnia pada menit ketujuh dan ke-12 masih belum dapat memanfaatkan menjadi gol.
Liverpool bukannya tidak ada kans bagus. Kerja sama Sturridge dan Mane menekan pada menit ke-15 kendati masih bisa dihadang oleh penjaga gawang Allison. Lima menit kemudian, sebuah umpan Milner dapat disundul Sturridge kendati belum mengarah ke gawang.
Roma lalu unggul pada menit ke-30. Sebuah operan panjang bisa diterima Dzeko yang lalu melepaskan tendangan keras untuk merobek gawang Liverpool dan sekaligus membawa Roma unggul 1-0.
Liverpool bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di masa injury time babak pertama. Diawali dari tendangan sudut, Milner memberikan umpan ke dalam kotak yang berhasil diterima Dejan Lovren dengan sundulan. Bola langsung dilanjutkan Ojo untuk mencetak gol.
Memasuki paruh kedua, Klopp melakukan pergantian banyak pemain. Cuma Wijnaldum yang tetap dimainkan di laga babak kedua ini, sisanya ditarik keluar dari lapangan.
Roma yang masih tampil dengan 11 pemain sama di awal menit babak perdana, lalu kembali unggul kala laga menginjak menit ke-62. Operan silang Alessandro Florenzi disundul Dzeko, namun kiper pengganti, Simon Mingnolet, masih dapat menghadangnya. Bola muntah lalu disambar Salah dan bola masuk ke dalam gawang tanpa bisa ditepis lagi oleh Mignolet.
Empat menit menatap selesainya laga, Liverpool sepertinya bisa mencetak gol balasan lagi usai bola tembakan bebas Philippe Coutinho diterima Danny Ings dengan sundulan. Namun bola bisa dihalau oleh Alisson. Setelah itu tak ada kans bagus lagi tercipta di sisa waktu laga ini. Skor berakhir 2-1 untuk keunggulan Roma atas Liverpool.
Di laga lainnya yang bermain di ajang International Champions Cup, Paris Saint-Germain memetik kemenangan besar kala melawan Leicester City. Les Parisiens menang telak empat gol tanpa balas atas klub Inggris itu.
Melawan Leicester City di Stubhub Center, Carson, California, Amerika Serikat, Minggu (31/7) pagi WIB, PSG memainkan Alphonse Areola sebagai kiper utama dalam mengawal mistar gawang. Presnel Kimpembe diturunkan sejak awal menit untuk menemani David Luiz di barisan belakang pertahanan tim, sedangkan Maxwell dan Thomas Meunier dipasang sebagai bek kiri dan bek kanan.
Di barisan tengah ada Javier Pastore, Thiago Motta dan Benjamin Stambouli. Sementara Nanitamo Ikone dan Angel di Maria ada di belakang Edinson Cavani yang bermain sebagai striker tunggal.
Di skuad Leicester, Kasper Schmeichel dimainkan di awal menit babak pertama. Di barisan belakang dipasang Ben Chilwell, Luis Hernandez, Wes Morgan dan Robert Huth. Di barisan tengah ada Riyad Mahrez, sementara Shinji Okazaki dan Leonardo Ulloa diturunkan sebagai striker di barisan depan.
Dalam pertandingan berlangsung ini, PSG memperoleh hadiah penalti di menit ke-26 setelah Daniel Amartey melakukan pelanggaran terhadap Ikone di kotak terlarang. Cavani yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik.
Leicester memiliki peluang untuk mencetak gol penyama di menit ke-33 lewat tembakan bebas Mahrez. Tapi sayangnya, tendangannya bisa diamankan dengan baik oleh Areola.
Tak lama berselang, Amartey memiliki dua kans secara beruntun, namun semuanya tidak membuahkan hasil. Yang perdana tandukannya melenceng, sedangkan yang kedua sepakannya bisa dijinakkan oleh Areola.
PSG justru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-45 melalui aksi Ikone. Lewat counter attack, Ikone memberikan operan ke Thomas Muenier yang berada di sisi kanan. Meunier langsung kembali memberikan umpan ke tengah, yang disambut Ikone dengan tendangan mengarah ke jala Leicester.
Di paruh kedua, Leicester melakukan pergantian pemain dengan memainkan Christian Fuchs, Marc Albrighton, Danny Simpson dan Danny Drinkwater dan penyerang anyar Ahmed Musa. Sedangkan PSG memainkan Hatem Ben Arfa, Grzegorz Krychowiak, Adrien Rabiot dan Lucas Moura.
PSG menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 atas Leicester di menit ke-64. Kali ini giliran Lucas yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan operan dari Maxwell.
Leicester bukannya tak ada kans, mereka sempat memperoleh beberapa kans bagus yang bisa memperkecil ketertinggalannya. Tapi upaya para pemainnya gagal memanfaatkan kans tersebut menjadikan gol.
PSG justru bisa kembali mencetak gol yang keempat kalinya ke gawang Leicester. Tepatnya di menit ke-90, Odsonne Edouard berhasil merobek gawang Schmeichel setelah menerima operan jitu dari Lorenzo Callegari. Setelah itu tak ada gol tercipta lagi hingga usai laga. Skor berakhir 4-0 untuk kemenangan PSG atas Leicester.
Seusai laga, manajer Leicester City Claudio Ranieri mengaku sedikit kecewa dengan hasil akhir yang didapatkan timnya dari lawannya itu. Menurutnya, timnya tidak seharusnya menelan kekalahan telak dari PSG.
“Ya, kami akui kami layak kalah di laga melawan Paris Saint-Germain. Tapi tidak seharusnya kami kalah dengan jumlah skor yang begitu telak. Kami bukannya tak bisa mencetak gol, tapi kami hanya kurang beruntung dalam menyelesaikan peluang. Ini hanya laga ujicoba dan kami harus cepat menyatu serta lebih fokus menjalani laga lagi.”
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya.
Manchester City resmi menggaet pemain belia Leroy Sane dari Schalke 04 di jendela transfer musim panas ini.
The Citizens mengeluarkan dana banyak demi mendatangkan Sane. Pemain timnas asal Jerman U-21 didatangkan City dengan nilai transfer 37 juta poundsterling.
Usaha City untuk merekrut Sane sebelumnya sempat mengalami hambatan karena Schalke menyebut menampik menjual pemain belia tersebut. Namun di awal minggu ini, Schalke justru mengatakan Sane tak ikut serta di tur pramusim dan malah di kota Manchester.
“Leroy Sane memiliki kualitas bermain yang cukup bagus, dia masih muda dan performanya masih bisa ditingkatkan lagi,” ungkap Guardiola.
“Cara bermainnya juga sangat oke, dia terlihat enjoy kala menggiring bola dan sejumlah sanjungan soal cara bermainnya. Dia juga memiliki kecepatan berlari yang sangat cepat, seorang pemain yang ingin berjuang keras dan ingin menciptakan gol. Kami senang bisa mendatangkan dia ke klub kami,” tambah Guardiola.
Sane telah diincar City sejak tahun 2013 silam, kendati anyar di musim panas ini bar dapat direkrut ke klub yang bermarkas di Etihad Stadium. Kendati baru berumur 20 tahun, Sane telah membela timnas senior negaranya. Dia juga dipanggil memperkuat Jerman di EURO 2016 silam, kendati hanya bermain sekitar 11 menit saja usai Jerman didepak Prancis di babak empat besar.
“Pada umur 20 tahun dia punya kualitas bermain menjadi pemain bagus dan dia telah dipanggil untuk membela timnas Jerman. Saya lihat dia bisa sebagai pemain masa depan untuk tim. Dan, saya yakin banyak klub lain juga tertarik dengan dia sebelum kami berhasil mendapatkannya,” kata Guardiola lagi.
Sane bermain sebanyak 33 pertandingan di ajang Liga Jerman musim silam dengan berseragam Schalke dan dia mengoleksi delapan gol. Dia memiliki kans untuk menjalani debut pada akhir minggu ini, kala City berhadapan dengan Arsenal di pertandingan persahabatan.
Sebelum merekrut Sane, City sudah mendatangkan beberapa pemain baru di bursa transfer musim panas ini seperti Oleksandr Zinchenko, Ilkay Guendogan dan Nolito. (As)

