AS Roma meraih kemenangan 3-1 atas Chievo Verona di Stadion Olimpico dalam laga lanjutan Serie A, Jumat (23/12/2016) dinihari WIB.
Dalam laga menghadapi Chievo Verona yang berlangsung di Stadion Olimpico, Jumat (23/12/2016) dinihari WIB tadi, AS Roma yang bertindak sebagai tim tuan rumah tercatat memang tampil sangat mendominasi jalannya laga dan memiliki banyak kans lebih banyak daripada Chievo. Statistik mencatatkan bahwa Giallorossi unggul ball posession sampai 67 persen berbanding 33 persen milik Chievo. Selain itu, I Lupi juga bisa melepaskan 25 tendangan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang dan dua di antaranya mengenai tiang. Sedangkan Chievo hanya memiliki enam tembakan dan dua di antaranya tepat ke sasaran.
Namun begitu, Chievo bisa memimpin terlebih dulu melalui Jonathan de Guzman pada menit ke-37. Roma baru bisa membalas gol pada masa injury time setelah Stephan El Shaarawy mengeksekusi tendangan bebas dengan tepat ke sasaran. Di babak kedua, klub Serigala itu langsung berbalik memimpin lewat aksi Edin Dzeko pada menit ke-52. Diego Perotti memantapkan kemenangan Roma menjadi 3-1 atas Chievo lewat golnya pada masa injury time paruh kedua.
Dari hasil akhir 3-1 di laga ini, maka Roma sementara memangkas jarak dari Juventus yang berada di puncak klasemen Serie A. Kini Roma berada di posisi kedua klasemen dengan mengoleksi 38 poin dalam 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan masih terpaut empat poin dari Juventus yang di urutan pertama klasemen. Tapi Bianconeri masih belum menjalani laga pada tengah minggu ini, lantaran akan melakoni laga Piala Super Italia di Qatar menghadapi AC Milan. Sedangkan Chievo tetap berada di posisi kesepuluh klasemen dengan raihan 25 angka.
Kronologi Laga
Roma memperoleh tekanan pada menit perdana ketika Roberto Inglese melepaskan tendangan dari jarak jauh. Namun usaha Inglese masih melenceng dari sasaran. Roma gantian menyerang pada menit ke-11 melalui aksi Edin Dzeko. Memanfaatkan operan Bruno Peres lewat sisi kanan, tendangan Dzeko masih melayang dari sasaran.
Satu menit berselang, Roma mendapatkan kans lagi. Kali ini melalui tendangan sudut, operan silang Peres diterima Stephan El Shaarawy dengan tembakan voli ke arah gawang. Tapi bisa dihalau oleh kiper Chievo Stefano Sorrentino. Dua usaha dari Mohamed Salah masih belum membuahkan hasil. Tembakannya pada menit ke-15 dan sundulannya tiga menit berselang sama-sama melayang tinggi.
Chievo sempat menekan pertahanan Roma pada menit ke-22. Tendangan Jonathan de Guzman tidak tepat ke sasaran. Gantian, Roma punya dua kans bagus lewat El Shaarawy dan Radja Nainggolan. Upaya dari kedua pemain itu masih dapat dihadang oleh Sorrentino. Pada menit ke-28, tim tuan rumah kembali mengancam melalui sebuah tembakan bebas. Peres yang ke depan menjadi eksekusi tapi masih mengenai tiang gawang Chievo.
Sebuah tendangan keras Dzeko dari jarak jauh di menit ke-25 masih bisa diamankan oleh Sorrentino. Berselang dua menit, gawang Roma malah kebobolan lebih dulu. Operan silang Mariano Izco di sisi kanan diterima tandukan De Guzman untuk membawa Chievo unggul 1-0 atas tim tuan rumah.
Roma bisa mencetak gol balasan menjadi 1-1 pada masa injury time paruh perdana. Menerima tembakan bebas di depan kotak terlarang Chievo, El Shaarawy berhasil melepaskan tendangan untuk merobek gawang Sorrentino. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua tepatnya pada menit ke-52, Roma berbalik memimpin menjadi 2-1 atas Chievo. Kali ini giliran Dzeko yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakannya tidak bisa dihadang oleh Sorrentino. Pada menit ke-58, Peres kembali mengancam. Tapi tendangan dari jarak jauh yang dilepaskan Peres masih melenceng dari sasaran.
Kali ini kans diperoleh El Shaarawy. Tapi sepakannya juga masih melebar dari gawang. Roma terus menekan pertahanan Roma untuk menambahkan keunggulannya lagi. Operan silang Peres di sisi kanan pada menit ke-74 dilanjutkan Dzeko dengan sundulan, tapi hanya mengenai tiang.
Dzeko memiliki kans lain satu menit kemudian. Kali ini tembakannya masih melayang dari sasaran. Striker internasional Bosnia tersebut kembali menyiakan kans pada menit ke-83. Berlari bebas kala menyambut operan jitu El Shaarawy, tendangan yang dilepaskannya bisa dihadang oleh Sorrentino.
Roma yang terus menekan akhirnya benar-benar bisa menambahkan keunggulannya menjadi 3-1 atas Chievo pada masa injury time. Gol ini tercipta lewat sebuah penalti Diego Perotti. Penalti ini diberikan kepada tim tuan rumah setelah Filippo Costa melakukan pelanggaran terhadap Perotti di kotak penalti. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga.
Di laga lainnya, Napoli cuma meraih satu poin usai bermain seri 3-3 di kandang Fiorentina dalam laga lanjutan Serie A musim ini. Dalam laga yang digelar di Artemio Franchi, Jumat dinihari WIB tadi, Napoli tampil sangat dominasi di paruh perdana. Lorenzo Insigne sebagai pembeda usai membawa Partenopei unggul lebih dulu di pertengahan paruh pertama.
Fiorentina baru menunjukkan permainan di babak kedua. Federico Bernardeschi menciptakan dua gol yang sekaligus membawa timnya berbalik unggul jadi 2-1, yang lalu dibalas Dries Mertens menjadi 2-2. Di 10 menit pamungkas, Fiorentina unggul lagi melalui aksi Mauro Zarate. Namun gol penalti Manolo Gabbiadini di masa injury time membuat skor jadi imbang 1-1.
Dari hasil akhir imbang ini maka Napoli tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 35 angka dan masih terpaut tiga angka dari AS Roma yang berada di urutan kedua klasemen dan tertinggal tujuh angka dari Juventus yang masih memiliki satu pertandingan tersisa. Sementara Fiorentina harus berada di peringkat kesembilan klasemen setelah mengoleksi 27 angka.
Kronologi Laga
Lorenzo Insigne merobek jala Fiorentina pada menit ke-24. Lewat jarak jauh, Insigne menyerang lewat sisi kiri sebelum melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tidak bisa ditepis kiper Fiorentina. Napoli unggul 1-0. Dries Mertens sempat mencetak gol ke gawang tim tuan rumah tidak lama kemudian. Akan tetapi, gol Mertens dianulir oleh wasit lantaran sang pemain dalam perangkap offside, ketika mengirim bola muntah hasil tendangan Piotr Zielinski.
Napoli mendapatkan kans lagi, tapi tekanan yang dilakukan Marek Hamsik dapat dihadang Tatarusanu yang dengan cepat keluar dari sarangnya untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan. Skor 1-0 untuk keunggulan Napoli bertahan hingga babak pertama selesai.
Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-50, Fiorentina bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 lewat aksi Federico Bernardeschi. Lewat tendangan bebas, bola sempat mengenai pemain lawan kemudian berubah arah sehingga Reina gagal menepisnya.
Mertens membawa Napoli kembali unggul menjadi 2-1 atas Fiorentina pada menit ke-68. Melewati halauan pemain lawan, Mertens tembus ke kotak terlarang dan melepaskan tendangan tepat ke arah gawang.
Akan tetapi, skor tersebut cuma bertahan satu menit saja. Bernardeschi kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan sekaligus membawa Fiorentina menyamakan kedudukan jadi 2-2 dari Napoli.
Fiorentina bisa berbalik unggul jadi 3-2 atas Napoli pada menit ke-82. Kali ini giliran Mauro Zarate yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Bernardeschi. Tembakan yang dilepaskan Zarate tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis kiper Napoli.
Vecino melakukan pelanggaran terhadap pemain Napoli di dalam kotak terlarang yang tak butuh di masa injury time sehingga wasit memberikan hadiah penalti. Manolo Gabbiadini yang maju seabgai algojo dan menjalani tugasnya dengan baik, usai tembakannya tidak bisa ditepis oleh Tatarusanu. Skor berubah jadi 3-3 yang sekaligus bertahan hingga laga selesai. (As)

