AS Roma akan berhadapan dengan Sevilla di babak 16 besar Liga Europa. Bagi I Lupi, Sevilla adalah salah satu tim terkuat di Liga Europa.
Undian babak perdelapan final Liga Europa yang digelar di UEFA, Nyon, Jumat (28/2/2020) telah memperjumpakan Roma kontra Sevilla. Roma terlebih dulu akan menghadapi Sevilla di kandang lawan dalam laga leg perdana babak 16 besar Liga Europa, sebelum gantian meladeni klub Spanyol itu di laga leg kedua.
Sevilla tentu bukan lawan yang mudah dikalahkan. Tim arahan Julen Lopetegui itu memiliki sejarah bagus di Liga Europa. Mereka merupakan tim yang punya trofi terbanyak dengan lima gelar juara dan yang teranyar adalah 2016 lalu. Banyak trofi itu didapatkan di lima final, alias tidak pernah takluk di partai final.
“Sevilla merupakan salah satu tim terbaik di Liga Europa dan bisa dikatakan hingga kini mereka sangat ditakutkan oleh lawan-lawannya. Apalagi mereka kini dilatih oleh seorang pelatih yang sangat berpengalaman dan punya segudang pemain oke,” kata manajer AS Roma, Paulo Fonseca.
“Bahkan mereka kini sedang berada di peringkat keempat di La Liga Spanyol. Jadi mereka bukan lawan yang mudah diremehkan. Kami kini akan berhadapan dengan mereka di babak 16 besar Liga Europa,” tambahnya.
Roma akan melakoni laga leg II di Olimpico, yang dapat mendapatkan keuntungan tersendiri. Fonseca menyatakan timnya baru dapat bicara keuntungan menggelar laga leg II di markas andai bisa mendapatkan hasil baik di laga leg perdana.
“Pertandingan perdana tentu sangat krusial untuk siapapun. Bukan untuk kami saja, tapi tim lain juga merasa seperti itu. Jika kami bisa menerima hasil oke, akan menjadi modal bagus untuk kami kala menjalani laga leg kedua di markas sendiri,” ucapnya lagi.
“Tapi untuk saat ini, keuntungan di pihak Sevilla, yang mengawali di markas mereka lebih dulu. Namun kami harus bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan meraih hasil baik, jika kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan, maka sangatlah bagus,” lanjutnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Inter Milan melangkah ke babak perdelapan final Liga Europa setelah berhasil mengalahkan Ludogorets dengan skor akhir 2-1 di laga leg kedua babak 32 besar.
Seperti diketahui Inter menghadapi Ludogorets di Giuseppe Meazza, Jumat (18/2) dinihari WIB tadi, dihelat tanpa adanya penonton. Ini Ini menyusul wabah virus corona yang juga merebak di Italia.
Nerazzurri sempat terkejut dengan gol Ludogorets yang dibuat oleh Cauly Souza pada menit ke-26. Akan tetapi, La Beneamata lalu bisa berbalik unggul melalui gol-gol yang dicetak oleh Cristiano Biraghi dan Romelu Lukaku.
Dari hasil akhir ini maka Inter melaju ke babak 16 besar dengan total agregat 4-1. Klub besutan Antonio Conte itu sebelumnya menang 2-0 atas lawannya di laga leg perdana. (As)

