Penampilan Edin Dzeko musim ini tak begitu memuaskan. AS Roma pun disarankan melego Dzeko dan mencari striker baru yang lebih berpengalaman.
Edin Dzeko direkrut AS Roma dari Manchester City di bursa transfer musim panas silam dengan nilai transfer kira-kira 11,25 juta poundsterling. Kehadiran striker asal Bosnia itu tentu sangat diharapkan bisa membuat barisan depan Giallorossi menjadi lebih tajam.
Namun kala musim ini selesai, Dzeko tidak bisa memenuhi harapan kubu AS Roma, di mana dia cuma mencetak 10 gol dalam 39 laga yang dilewatinya di semua ajang. Ditambah dia juga sering diganggu cedera. Dzeko pun dinilai kalah tajam dari rekan setimnya, Miralem Pjanic yang mengoleksi 12 gol dan Mohamed Salah yang mencetak 15 gol, yang posisi kedua pemain itu sebagai pemain tengah bukan striker.
Maka dari itu tidak perlu heran andai kritik datang ke Dzeko yang dinilai sebagai salah satu faktor penampilan jelek I Lupi di babak perdana musim, yang bikin mereka tergelincir dari persaingan gelar juara dan pada akhirnya finis di peringkat ketiga klasemen akhir Serie A.
Jika situasi tersebut tak ingin terulang lagi musim depan, maka klub Serigala itu disarankan untuk menjual Dzeko ke klub lain di bursa transfer musim panas ini dan membeli penyerang anyar yang lebih berkualitas atau bisa membantu tim mengoleksi gol lebih banyak lagi.
“Andai saya bos besar di AS Roma, maka saya bakal melepas Edin Dzeko ke klub lain di bursa transfer musim panas ini. Dari dana penjualannya, saya akan mencari striker baru yang lebih berkualitas lagi. Jika AS Roma ingin lebih bersaing dengan para rivalnya dalam perebutan gelar juara Serie A, maka mereka harus segera melakukannya,” jelas mantan pemain AS Roma, Vincent Candela.
“AS Roma seharusnya mendatangkan striker seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, penyerang yang tajam di depan jala lawan. Lihat saja kedua striker itu, mereka sangat membantu timnya dalam mencari kemenangan dan meraih banyak gelar. Saya tahu Roma sudah lama tidak merengkuh gelar juara Scudetto, tapi mereka harus merombak para pemainnya. Kira-kira pemain yang tidak dibutuhkan lagi atau tidak bermanfaat lagi untuk tim, maka harus segera dijual untuk mendapatkan dana tambahan. Dan dari dana itu anda bisa mencari pemain baru yang bisa membuat tim menjadi lebih kuat dan lebih baik,” lanjutnya.
“Perjalanan Roma di awal musim 2015/2016 ini sebenarnya sudah bagus dan sempat memimpin di posisi pertama dalam kurun waktu yang cukup lama, tapi mereka gagal mempertahankannya di paruh kedua musim dan akhirnya mereka finis di urutan ketiga. Ini tentu bukan keinginan mereka dan mereka harus melihatnya dari sekarang supaya di musim depan bisa lebih berprestasi,” katanya menambahkan.
Beralih ke berita lainnya, pemilik AC Milan Silvio Berlusconi mengungkapkan kalau ada sebagian pemain mereka yang bakal dilepas di bursa transfer musim panas ini. Salah satunya adalah Mario Balotelli.
Balotelli pernah sebagai pemain Rossoneri, sebelum dia dijual ke Liverpool dengan harga transfer 16 juta poundsterling di awal musim 2014/2015. Usai semusim yang kurang mengesankan dengan The Reds, yang mana dia cuma bisa mengoleksi satu gol dari 16 laga di Liga Primer Inggris, Balotelli pun akhirnya dikembalikan ke Milan di awal musim 2015/2016.
Akan tetapi, status Balotelli kala dikembalikan cuma menjadi pemain pinjaman. Bersama I Diavolo Rosso, Balotelli tampil sebanyak 20 laga di Serie A dan cuma bisa mengoleksi satu gol. Dari penampilan yang tak mengesankan tersebut, Milan pun memutuskan untuk tak mempertahankan striker asal Italia itu secara permanen. Dengan begitu, dia akan dipulangkan ke Liverpool.
“Kami sudah membicarakan hal ini kepada pelatih dan pihak manajemen klub kami tentang pemain-pemain yang akan dijual pada bursa transfer musim panas ini. Salah satunya adalah Mario Balotelli yang akan dikembalikan ke Liverpool,” kata Berlusconi di situs resmi klub.
“Kami sama sekali tidak tertarik untuk mempertahankan Balotelli di skuad kami lagi. Kami juga akan menjual beberapa pemain kami dan memboyong beberapa pemain baru yang bisa membantu tim meraih kesuksesan,” lanjutnya.
“Selain Balotelli, kami juga siap melepas Kevin Prince Boateng, Philippe Mexes dan Alex. Kami kini sedang menunggu tawaran yang masuk dari klub lain untuk beberapa pemain kami yang akan dilepas. Kami bikin ini bukan berarti kami tidak suka dengan mereka lagi, tapi kami ingin membangun tim kami menjadi lebih bagus.”
“Sudah beberapa musim kami tidak pernah merengkuh gelar juara, ini tentu mengecewakan dan membosankan untuk kami. Maka itu kami pun bertekad membangun tim yang bisa bersaing ketat dengan para rival kami di musim depan,” tandasnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Barcelona.
Thomas Vermaelen mengaku frustrasi lantaran minim diturunkan di atas lapangan hijau. Namun situasi ini tak bikin Vermaelen ingin pergi dari Barcelona.
Sejak cabut dari Arsenal di tahun 2014 silam, Vermaelen memang minim sebagai pemain utama di barisan belakang Los Cules. Dia dinilai kalah bersaing dengan Jeremy Mathieu, Gerard Pique, Javier Mascherano dan Marc Bartra. Selain itu, dia juga kerap diganggu cedera.
Vermaelen hanya tampil 10 kali di Liga Spanyol musim 2015/2016 dan enam kali di antaranya bermain sebagai pemain utama. Setelah itu bek internasional Belgia tersebut lebih kerap dijadikan pemain pelapis kedua.
Kondisi itu bikin isu muncul bahwa Vermaelen bakal hengkang dari Barcelona, tapi sang pemain langsung menampik kabar tersebut.
“Saya memang sedikit kecewa lantaran minim memperoleh jatah tampil di atas lapangan hijau. Namun bukan berarti saya harus pergi dari Barcelona di musim panas ini,” ungkap Vermaelen di situs resmi klub.
“Ini bukan artinya saya tengah menanti tawaran masuk juga. Saat ini saya sedang konsentrasi ke timnas Belgia,” lanjut pemain berumur 30 tahun tersebut.
Kendati minim tampil di klub Catalans pada musim ini yang baru saja selesai, Vermaelen tetap tembus skuad Belgia yang akan bertanding di EURO 2016. Sekarang ini dia telah mengumpulkan 51 caps dan menciptakan satu gol untuk tim nasional Belgia. (As)

